Adaro, saham gw

November 23, 2009

adro berwindow-dressing dah … 231109

Filed under: Isi Perut ADARO — bumi2009fans @ 9:57 am

Senin, 23 November 2009 | 08:30

AKSI KORPORASI ADRO

Desember, ADRO Bagikan Dividen Interim

JAKARTA. Daftar perusahaan yang membagikan dividen interim di penghujung tahun ini semakin panjang. Yang teranyar adalah PT Adaro Energy Tbk (ADRO). Salah satu produsen batubara terbesar di Indonesia ini berniat membagikan dividen interim tahun buku 2009 sebesar Rp 12 per saham ke pemegang saham.

Berarti, total nilai dividen interim itu setara dengan Rp 383,83 miliar. Jumlah ini setara sekitar 11% dari laba bersih yang diraup perusahaan per akhir September 2009, yang sebesar Rp 3,51 triliun.

Komisaris Utama ADRO Edwin Soeryadjaya mengatakan, pembagian dividen ini bakal terlaksana tanggal 30 Desember mendatang. “Pembagian dividen interim telah diputuskan dalam rapat direksi 19 November lalu, yang berasal dari laba bersih periode September 2009,” katanya, kemarin (22/11).

Pemegang saham yang berhak mendapat rezeki ini adalah mereka yang namanya tercatat (recording date) hingga periode perdagangan 16 Desember 2009. Saat ini, jumlah saham tercatat ADRO mencapai 31,99 miliar saham.

Berdasarkan data RTI hingga 30 Oktober 2009, pemegang saham terbesar perusahaan ini adalah PT Adaro Strategic Investments dengan kepemilikan mencapai 43,91%.Selanjutnya Presiden Direktur ADRO, Garibaldi Thohir memiliki 7,13% saham.

GSCO-Adcrop Holdings dan UBS AG Singapore S/A Atticus Invesments Pte Ltd masing-masing menggenggam 6,46% serta 5,55% saham. Sedangkan masyarakat dengan kepemilikan di bawah 5% mengoleksi total 36,95% saham.

Pengamat pasar saham Gifar Indra Sakti mengatakan, pembagian dividen interim ini tidak akan mengganggu kinerja Adaro. “Pembagian dividen tidak akan memengaruhi belanja modalnya karena sudah di bahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebelumnya,” imbuhnya.

Pembagian dividen ini juga mengindikasikan sehatnya kinerja ADRO. Laba bersih perusahaan ini per akhir kuartal ketiga 2009 melonjak 411,99% dari periode sama 2008 menjadi Rp 3,51 triliun.

Catatan saja, harga saham ADRO pada Jumat pekan lalu naik 1,19% ke level Rp 1.700 per saham. Artinya, dividend yield ADRO berkisar 0,71%.

Irma Yani KONTAN

era panel solar era ENERGI TERBAHARUI JALUR KILAT…

Filed under: BURSA adro — bumi2009fans @ 8:26 am

Senin, 23/11/2009 00:46 WIB

AKSELERASI
Sanyo pacu kapasitas panel solar

oleh :

TOKYO: Sanyo Electric Co, berambisi menaikkan kapasitas produksi panel solar hingga dua kali lipat di Eropa pada tahun depan guna memenuhi permintaan konsumen yang terus meningkat di kawasan tersebut di samping juga Jepang.

Nikkei melaporkan Sanyo berupaya meningkatkan kapasitas pabrik menjadi sebesar 315.000 kilowatt seiring dengan langkah ekspansi unit produksinya di Hongaria. (Bloomberg/smu)

bisnis.com

November 21, 2009

cum dividen adro 16 desember 2009 … imbas pemilik buyback …211109

Filed under: BURSA adro — bumi2009fans @ 7:34 pm

Sabtu, 21/11/2009 10:44 WIB
Adaro Bagi Dividen Interim Rp 12 Per Lembar
Angga Aliya ZRF – detikFinance
Jakarta – PT Adaro Energy Tbk (ADRO) berencana membagikan dividen interim tahun buku 2009 sebesar Rp 12 per saham. Total dividen interim tersebut mencapai Rp 383,83 miliar.

Menurut Wakil Direktur Utama Adaro Energy Christian Ariano Rachmat, dividen interim yang akan diambil dari laba bersih triwulan-III 2009 itu akan dibayarkan pada 30 Desember 2009.

“Berdasarkan hasil keputusan rapat Dewan Direksi dan Komisaris Adaro Energy pada tanggal 19 November 2009, kami sampaikan perseroan membagikan dividen interim sebesar Rp 383,831,” katanya seperti dikutip dari keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/11/2009).

Dividen interim ini akan diberikan kepada para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan (recording date) pada tanggal 16 Desember 2009 sampai dengan pukul 16.00 WIB.

Ia menambahkan, bagi pemegang saham yang sahamnya tercatat dalam penitipan kolektif pada KSEI, maka dividen interim akan diterima melalui pemegang rekening di KSEI. Konfirmasi tertulis megenai hasil pendistribusian akan disampaikan oleh KSEI kepada perusahaan efek atau bank kustodian.

“Selanjutnya pemegang saham akan menerima informasi tentang hal tersebut dari perusahaan efek dimana pemegang saham membuka rekeining,” katanya.

Ia juga mengatakan, bagi pemegang saham yang masih menggunakan warkat, maka perseroan akan melaksanakan pembagian dividen interim secara transfer. Oleh karena itu para pemegang saham diminta untuk memberitahukan instruksinya secara tertulis, selambatnya tanggal 16 Desember 2009 kepada Biro Administrasi Efek Perseroan.

(ang/qom)

Adaro Bagi Dividen Rp 383,8 Miliar
Dividen interim tahun buku 2009 itu sebesar Rp 12 per saham.
SABTU, 21 NOVEMBER 2009, 09:05 WIB
Arinto Tri Wibowo

Tambang batu bara (www.warwick.ac.uk)
BERITA TERKAIT
Edwin Soeryadjaya Tambah Saham di Adaro
Adaro Pastikan Terbitkan Obligasi US$800 Juta
Anak Usaha Adaro Akuisisi Maritim Barito
Adaro Indonesia Raih Pinjaman US$ 500 Juta
Adaro Indonesia Tawarkan Obligasi Dolar AS
Web Tools

VIVAnews – PT Adaro Energy Tbk (ADRO) akan membagikan dividen interim tahun buku 2009 sebesar Rp 12 per saham. Dividen interim itu akan dibayarkan pada 30 Desember 2009.

Wakil Direktur Utama Adaro Energy Christian Ariano Rachmat dalam penjelasan tertulis perseroan yang dipublikasikan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat 20 November 2009 mengatakan, total dividen interim mencapai Rp 383,83 miliar.

Pembagian dividen interim untuk 31,98 miliar saham itu diputuskan dalam rapat direksi 19 November 2009. Dividen interim berasal dari laba bersih perseroan periode September 2009.

Pemegang saham yang berhak atas dividen interim itu adalah mereka yang tercatat dalam daftar pemegang saham pada 16 Desember 2009.

arinto.wibowo@vivanews.com

• VIVAnews

November 20, 2009

minyak rehat akibat S and P sesat … 201109

Filed under: BURSA adro — bumi2009fans @ 7:21 am

20/11/2009 – 06:58
Ups! Harga Minyak Anjlok
Mosi Retnani Fajarwati

(istimewa)
INILAH.COM, New York – Harga minyak anjlok pada perdagangan Kamis (19/11) dibawah US$ 77,46 per barel seiring data perekonomian yang mixed.

Harga kontrak minyak untuk kontrak Desember turun US$ 2,12 ke US$ 77,46 per barel pada perdagangan Kamis (19/11). Harga minyak bergerak di level US$ 79 per barel selama lebih dari 1 bulan.

Sementara itu, kantor pusat OECD memproyeksikan kenaikan permintaan minyak pada 2010 seiring dengan pemulihan perekonomian, kendati masih labil.

Pelemahan harga minyak juga dipicu oleh menguatnya nilai tukar dolar AS terhadap mata uang dunia lainnya dan memicu para investor untuk menanamkan dananya pada perdagangan dolar AS. Hal tersebut membuat harga komoditas melemah, termasuk minyak.

Pada perdagangan Nymex, harga minyak cair turun 1,36 sen ke US$ 2,03 per galon, harga gasolin juga turun menjadi US$ 1,99 atau 1,24 sen per galon, dan harga gas alam jatuh 5,8 sen ke US$ 4,19 per 1.000 kaki kubik.

In other Nymex trading, heating oil fell 1.36 cents to $2.0350 a gallon. Gasoline for December delivery was down 1.24 cents to $1.9990 a gallon. Natural gas for December delivery fell 5.8 cents to $4.196 per 1,000 cubic feet.

Di London, harga Brent untuk kontrak Januari turun 77 sen ke US$ 78,7 pada ICE Futures. [mre]

Oil falls on economic worries
Brian Baskin From: Dow Jones Newswires November 20, 2009 8:02AM

OIL fell today as a pair of closely watched economic indicators added to fears that the US economy is in for a slow recovery.

Light, sweet crude for December delivery settled $US2.12, or 2.7 per cent, lower at $US77.46 a barrel on the New York Mercantile Exchange. Brent crude on the ICE futures exchange settled $US1.83, or 2.3 per cent, lower at $US77.64 a barrel.

The US Labour Department reported no change in the number of new jobless claims last week, while the Conference Board said its index of leading economic indicators had inched up 0.3 per cent in October.

The jobless claims data was slightly better than the consensus forecast and the Conference Board index slightly worse, but both failed to deliver on hopes for new signs of a speedy rebound. Oil and equities, which have moved together for much of the year, fell early and stayed down, with the S&P 500 recently down about 1.4 per cent.

Oil traders are basically using the S&P 500 as a leading indicator of all future petroleum demand,” said Tim Evans, an analyst with Citi Futures Perspective.

KEY COMMODITY PRICES: oil. gold, base metals, livestock and wheat

Some of the money pulled out of commodities and equities ended up in the US dollar, which strengthened from $US1.4966 to trade recently at $US1.4914 against the euro. That in turn added to oil’s losses by making the US dollar-denominated commodity more expensive for holders of other currencies.

If the economy continues to fail to live up to expectations, either share prices will fall, pulling oil prices lower, or weak demand for crude will finally tear the oil market away from equities, Mr Evans said.

Bulging US oil inventories are one potential source of downward pressure on oil prices. Stockpiles remain high as demand has failed to pick up significantly, despite months of improvement in economic conditions.

The US Energy Information Administration reported yesterday a 900,000-barrel decline in crude stockpiles, but that represents shipments delayed by Hurricane Ida last week, rather than any improvement in demand. The market could therefore be in for a surprise with next week’s data.

“That crude didn’t go anywhere, it’s floating offshore and is going to be delivered this week,” said Rick Mueller, director of oil markets at Energy Security Analysis Inc., a consultancy in Wakefield, Mass.

Only production cuts by members of the Organisation of Petroleum Exporting Countries has “kept inventories from really taking off,” Mr Mueller said.

OPEC agreed to reduce otuput by 4.2 million barrels a day last year, and is still between 60 per cent and 70 per cent of that oil off the market, according to analysts who track OPEC shipments.

energi terbaharui, sebuah peluang juga bwat cic … 201109

Filed under: BURSA adro — bumi2009fans @ 7:04 am

Kamis, 19 November 2009 | 17:50

AKSI KORPORASI CIC

CIC Bidik Poly Energy Garap Bisnis Solar Cell

SHANGHAI. China Investment Corp terus melebarkan sayap bisnisnya. Untuk memantapkan bisnisnya di sektor pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), CIC terus melakukan pembelian saham perusahaan energi di negara produsen terbesar polysilicon.

Guna mewujudkan ambisinya menjadi salah satu pemain besar di sektor PLTS, CIC telah mengucurkan dana HK $ 5,5 miliar atau US$ 710 juta. Dana sebesar itu, untuk membeli 20% saham di GCL-Poly Energi Holdings Ltd, sebuah perusahaan energi yang tercatat di bursa Hong Kong.

GCL-Poly akan menerbitkan saham baru sebanyak 3,11 miliar untuk CIC di harga US$ 1,79 per saham. Harga ini telah didiskon 23% dari harga pada 13 November lalu. Dalam kesepakatan, CIC tidak bisa menjual saham GCL-Poly selama sembilan bulan, tapi memiliki hak menunjuk dua anggota dewan direksi di perusahaan.

Kedua perusahaan setuju membentuk usaha patungan di proyek PLTS. CIC, yang pada akhir tahun mengelola aset senilai US$ 300 miliar melakukan ekspansi itu untuk mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi China.

Kapasitas listrik meningkat

Menurut Timotius Kwai, analis di Sekuritas Quam, Hong Kong, ekspansi CIC menunjukkan dukungan pemerintah China terhadap sektor PLTS. “Pemerintah China telah menunjukkan dukungannya terhadap industri tenaga surya dan ingin menjadi pemain besar di sektor ini,” kata Kwai.

Cui Rongqiang, Ketua Masyarakat Energi Tenaga Surya Shanghai, menilai, langkah yang dilakukan CIC dapat mendukung China untuk meningkatkan kapasitas listrik tenaga suryanya, lebih dari 13 kali lipat pada tahun 2011. “Kapasitas listrik tenaga surya China bisa meningkat hingga 2.000 megawatt pada 2011 dan 20.000 megawatt pada tahun 2020, dibandingkan dengan 150 megawattpada tahun 2008,” kata Cui.

Pada September lalu, CIC telah menghabiskan dana US$ 3,69 miliar untuk membeli sejumlah saham perusahaan energi. Dana itu, antara lain, untuk membeli 11% saham Astana, anak BUMN Inggris di Kazakhstan yang bergerak di sektor energi senilai US$939 juta.

Selain itu, CIC juga mengucurkan US$ 1,9 miliar untuk membiayai utang Bumi Resources dan 15% saham Nouble Group Ltd, Hong Kong. Pada Juli lalu, CIC juga membeli 17% saham perusahaan tambang Canada, Vancouver Teck Resources Ltd.

CIC juga tercatat telah memberikan pinjaman sebesar US$ 500 juta kepada SouthGobi Energy Resources Ltd, untuk mengembangkan cadangan batubaranya di Mongolia Selatan.

Dikky Setiawan Bloomberg

November 19, 2009

elsa, trub ikutan donk … 191109

Filed under: Bursa ELSA — bumi2009fans @ 4:46 pm

Proyek 10.000 MW
PLN Segera Buka Tender Pembangkit Tahap II
Empat pembangkit ini akan masuk dalam proyek percetan 10 ribu MW tahap II.
KAMIS, 19 NOVEMBER 2009, 16:35 WIB
Hadi Suprapto, Ferial

Pembangkit listrik dari energi terbarukan, panas bumi. (bp.blogspot.com)
BERITA TERKAIT
Bank Dunia Minati Pembangkit PLN Tahap II
Pemerintah Jamin Proyek 10 Ribu MW Tahap II
Menteri ESDM Prioritaskan Proyek 10.000 MW II
PLN Cari Dana Rp 5 Triliun ke Bank Daerah
PLN Siap Bangun 40% Proyek 10 Ribu MW Tahap 2
Web Tools

VIVAnews – PT Perusahaan Listrik Negara tahun depan akan membuka tender rancang-bangun, pengadaan, dan konstruksi (EPC) empat pembangkit yang akan masuk dalam program percepatan 10.000 Megawatt tahap kedua. Nilai kontrak ini US$ 2,05 miliar.

Empat pembangkit ini PLTA Upper Cisokan dengan nilai US$ 1 miliar, PLTU New Sumut dengan kapasitas 2×100 MW US$ 500 juta, PLTP Asahan III 2×174 MW senilai US$ 300 juta, dan PLTU Parit Baru Pontianak 2×50 MW senilai US$ 250 juta.

“Tahun depan kami akan membuka tender proyek ini,” kata Direktur Perencanaan dan Teknologi PLN Bambang Praptono di Gedung Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis 19 November 2009.

Menurut dia, untuk pendanaan pembangunan proyek ini, PLN akan mendapat pinjaman dari sindikasi perbankan China dan Japan International Cooperation Agency (JICA). Sindikasi perbankan China akan membiayai Pembangkit New Sumut dan Parit Baru, Sedangkan JICA akan membiayai Pembangkit Asahan.

Untuk proyek yang akan masuk dalam program percepatan kedua, yaitu PLTP Lahendong Unit empat dengan kapasitas 1×120 MW. Proyek ini sudah mendapatkan pinjaman dari Asian Development Bank (ADB) senilai US$ 30 juta.

“Untuk Lahendong pemenang EPC-nya sudah ditentukan, yaitu Sumitomo Corporation,” kata Bambang. “Penandatanganan kontrak akan dilakukan tahun depan.”

hadi.suprapto@vivanews.com

• VIVAnews

adro maseh direkomendasikan beli, walau agak cape … 191109

Filed under: BURSA adro — bumi2009fans @ 1:39 pm

Kamis, 19/11/2009 08:42 WIB

Cermati saham PGAS, SMGR, ASII, JSMR, ADRO

oleh : Sylviana Pravita R.K.N.

JAKARTA (bisnis.com): Saham PGAS, SMGR, ASII, JSMR, ADRO dan BMRI direkomendasikan meraih gain pada perdagangan saham hari ini terkait dengan faktor teknikal dan pemberitaan media.

“Saham-saham yang berpotensi meraih gain adalah Bank Mandiri (BMRI), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Semen Gresik Tbk (SMGR) dan PT Astra Internasional Tbk (ASII) dilihat dari sisi pergerakan saham,” kata analis saham PT BNI Securities M. Alfatih, kepada bisnis.com, pagi ini.

Adapun, Kresna Securities menilai IHSG kemungkinan akan melakukan konsolidasi sebelum mengkonfirmasi gerakan selanjutnya untuk melanjutkan kenaikan atau justru turun. Aksi profit taking mungkin akan terjadi setelah IHSG mengalami kenaikan selama 6 hari berturut-turut serta posisi stochastic yang sudah overbought di 93,2. Trading range pada hari ini berada antara 2461- 2497. Rekomendasi Kresna untuk saham ASII, JSMR, ADRO.

Pemberitaan Bisnis Indonesia edisi hari ini menyebutkan Grup Bakrie melalui PT Multi Daerah Bersaing (MDB) akhirnya yang ditunjuk mengambil 14% saham PT Newmont Nusa Tenggara setelah Pemda NTB dan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tidak mencapai kesepakatan pembagian porsi saham.

Keputusan itu tertuang dalam surat Dirjen Minerbapabum Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral Bambang Setiawan yang ditujukan kepada manajemen Newmont.

Surat dari Ditjen Mineral, Batu bara, dan Panas Bumi No. 3217/87/DJB/2009 tertanggal 18 November berisi Pemda NTB atau badan yang ditunjuk sebagai pembeli 14% saham Newmont untuk divestasi 2008-2009.

Keputusan lahir dari hasil keputusan rapat antara Kantor Menko Perekonomian, Depkeu, Kantor Meneg BUMN, Pemda Nusa Tenggara Barat, kemarin. Sebelum terbit keputusan itu, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral terlebih dahulu memfasilitasi perundingan antara Pemda NTB bersama mitranya PT Multicapital Indonesia (Grup Bakrie) dengan Antam.

Tetapi perundingan kedua belah pihak tidak tercapai kesepakatan. Baik Pemda NTB maupun Antam sama-sama kukuh dengan skema kerja sama yang ditawarkan masing-masing, terutama soal porsi pembagian 14% saham senilai US$493,6 juta itu.

Dirjen Minerbapabum Bambang Setiawan mengemukakan pemerintah sebenarnya telah menawarkan tiga opsi skema kerja sama dan pembagian porsi bagi saham antara Pemda NTB dan Antam sebagai perwakilan pemerintah pusat.

“Keputusannya dari pertemuan tadi [kemarin] adalah proses divestasi 2008-2009 dilanjutkan transaksinya antara pemda dan Newmont karena Antam tidak bisa masuk dalam skema kerja sama yang ditawarkan,” ujarnya.

Berkaitan dengan tuntasnya perundingan Pemda NTB dan Antam, dia berharap keputusan penunjukan itu akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan SPA (sales and purchase agreement) 14% saham Newmont dengan segera atau sebelum 23 November 2009. “Sudah beres, tinggal tanda tangan SPA.”

Adapun, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) meraih kredit senilai Rp1,52 triliun dari konsorsium yang dipimpin BNI guna restrukturisasi PT Marga Nujyasumo Agung.

Berita lainnya adalah PT Energi Mega Persada Tbk telah menunjuk sejumlah penasihat keuangan untuk membantu menggolkan rencana penawaran umum terbatas (rights issue) hingga Rp5 triliun sebagai bagian dari restrukturisasi utangnya kepada kreditor.

Dalam laporan keuangannya, Energi Mega diwajibkan menggelar rights issue minimal senilai US$150 juta dalam rangka menambah modal sebagai bagian dari konsekuensi perolehan pinjaman dari Credit Suisse pada tahun lalu sebesar US$450 juta.

Direktur Keuangan Energi Mega Didit A. Ratam menyebutkan manajemen sedang menyiapkan rencana aksi korporasi. Jika rights issue menjadi opsi restrukturisasi utang, PT Bakrie & Brothers Tbk selaku induk perusahaan nantinya terlibat menyuntikkan modal ke Energi Mega.
“Tentu kalau ingin mempertahankan kepemilikannya yang sekitar 43%, mereka [Bakrie & Brothers] harus menyuntikkan modal. Berapa dana yang harus disuntikkan tinggal hitung matematis saja,” paparnya (Bisnis, 19 Oktober).

Dengan mengecualikan rencana penambahan ekuitas itu, analis PT Danareksa Sekuritas Lisa Yulianingrum memperkirakan rasio utang terhadap ekuitas (DER) Energi Mega meningkat, yakni dari 0,7 kali pada 2008 menjadi 1,8 kali pada akhir tahun ini.

“Posisi itu masih lebih baik dibandingkan dengan DER 2005 sebesar 4,5 kali ketika perseroan mengakuisisi cadangan Kangean. Ke depan, kami mengekspektasikan posisi rasio gearing turun 1,5 kali pada 2011 dan kemudian menjadi 1,3 kali pada 2012,” paparnya dalam laporan riset per 23 Oktober.

Selain itu, pemberitaan media juga menyebutkan bahwa PT Ciputra Property Tbk menargetkan dapat membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp163 miliar dengan pendapatan Rp366 miliar pada akhir tahun ini.

Laba bersih itu turun 13,30% dibandingkan dengan perolehan tahun lalu yang sebesar Rp188 miliar, sedangkan pendapatan tumbuh 12,61% dari sebelumnya Rp325 miliar.

Manajemen memaparkan proyeksi kinerja tersebut ditopang oleh kenaikan harga sewa dan tingkat hunian (okupansi) proyek properti komersil perseroan yang tersebar di sejumlah kota.

Ciputra Property adalah anak usaha Grup Ciputra yang bertanggungjawab terhadap pengelolaan dan pengembangan portofolio properti komersil milik taipan properti Ciputra tersebut.

bisnis.com

adro rehat sebentar, kayanya, menurut analis pro … 191109

Filed under: BURSA adro — bumi2009fans @ 9:13 am


… adro disasarkan pada harga 1690 pada periode 16-20 November 09 menurut samuel sekuritas … believe it or not…

energi terbaharui semakin dikembangkan, seharuZSZSZSnya … 191109

Filed under: BURSA adro — bumi2009fans @ 8:36 am

Energi Arus Laut Akan Dikembangkan Indonesia
Selasa, 17 November 2009 12:03 MAM
Pemerintah akan mengembangkan energi arus laut (EAL) sebagai bagian dari reneweble energy yang akan digunakan sebagai bahan bakar listrik d daerah terutama kawasan ekonomi khusus dan daerah kepulauan. Langkah ini diharapkan berpotensi lanyatan Indonesia mempunyai laut seluas lima juta km dan salahsatu arus lalu lintas terbesar di dunia.

Menneg PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana, menyatakan energi arus laut (EAL) sebagian bagian dari pengembangan reneweble energy dalam program prioritas Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Energi ini akan digunakan sebagai alternatif bahan bakar listrik di daerah terutama kawasan ekonomi khusus dan daerah kepulauan.

Indonesia dinilai mempunyai potensi besar dalam pengembangan EAL. Pasalnya, negara ini mempunyai laut seluas lima juta km.

Arus Laut Lintas Indonesia, ujar Armida, merupakan salahsatu terbesar di Indonesia. Karena, air laut Indonesia merupakan perpindahan dari Samudera Pasifik ke Samudera Hindia.

Kepulauan Riau sebagai salahsatu fokus pengembangan EAL. Sebanyak tiga kawasan dijadikan dalam pengembangan tersebut yaitu Batam, Bintan, dan Karimun.

Armida mengemukakan ketiga kawasan ini dinilai mempunyai daya tarik bagi investor yaitu kepastian hukum, insentif fiskal, dan infrastruktur termasuk energi. Sejumlah investor swasta sedang diundang pemerintah dalam pengembangan EAL. Pengembangan EAL diharapkan juga mendukung program 10.000 megawatt (MW). Mochamad Ade Maulidin

menjadi lebe MAHAL, itu kondisi minyak saat ini … 191109

Filed under: BURSA adro — bumi2009fans @ 8:22 am

19/11/2009 – 05:53
Minyak Masih Jaya, Mantab!
Mosi Retnani Fajarwati

INILAH.COM, New York – Harga minyak masih menguat, seiring dengan pelemahan dolar AS dan harapan akan meningkatnya konsumsi minyak pada Thanksgiving nanti.

Harga minyak untuk kontrak Desember naik 44 sen ke US$ 79,58 pada perdagangan Rabu (18/11), berdasar New York Mercantile Exchange. Sebagian besar perdagangan telah bergeser ke kontrak Januari, yang naik 38 sen ke US$ 80,1 per barel.

Pelemahan dolar AS memicu peningkatan harga minyak hampir setahun ini. Harga minyak yang menggunakan dolar AS, menguat seiring dengan anjloknya dolar AS dan para investor yang memiliki dana besar dalam dolar AS membeli lebih banyak.

AAA melaporkan pada perdagangan Rabu, 33,e juta orang akan berlibur dihari Thanksgiving mendatang. Angka tersebut naik 2,1% dari tahun lalu. Peningkatan tersebut merupakan sinyal bahwa para konsumen lebih percaya diri terhadap perekonomian saat ini.

Sementara itu, the Energy Information Administration melaporkan, cadangan minyak saat ini mencapai 900 ribu barel berdasar data akhir pekan lalu.

Beberapa analis berharap krisis ekonomi global pulih untuk menjaga peningkatan yang terus-menerus pada harga komoditas. Pertumbuhan global tampaknya akan berada pada kisaran 2,5% selama 3 tahun ke depan, demikian disampaikan Asia Chairman Morgan Stanley Stephen Roach.

Pada perdagangan Nymex, harga minyak cair turun kurang dari 1 penny ke US$ 2,04 per galon, gasolin naik kurang dari 1 penny ke US$ 2,01 per galon, dan gas alam turun 27,6 sen ke US$ 4,25 per 1.000 kaki kubik.

Di London, harga Brent naik 50 sen ke US$ 79,47 pada ICE Futures. [mre]

Older Posts »

Blog at WordPress.com.