adro dianjurkan MAEN $etrum (2)


INILAHCOM, Jakarta – Keputusan Presiden Joko Widodo menetapkan Ignasius Jonan sebagai Menteri ESDM dan Arcandra Tahar sebagai Wakil Menteri ESDM, memang kejutan. Lalu, bagaimana respons pengusaha listrik?

Ketua Harian Asosiasi Pembangkit Listrik Swasta Indonesia (APLSI) Arthur Simatupang mengapresiasi keputusan Presiden Jokowi memasang duet Jonan-Candra, sebutan akrab Arcandra Tahar sebagai pimpinan di Kementerian Energi dan Sumber daya Mineral (ESDM).

“APLSI menyambut baik, apalagi keduanya merupakan profesional yang sudah memiliki legacy (warisan) di bidangnya masing-masing,” kata Arthur di Jakarta, Sabtu (15/10/2016).

Arthur bilang, Jonan merupakan sosok profesional yang berintegritas serta berprestasi sejak menjabat Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI). Saat menjabat Menteri Perhungan, Jonan mampu mengkreasiklan sejumlah gebrakan.

Tak salah apabila, kata Arthur, APLSI optimis akan kinerja dari Menteri ESDM Jonan. berbagai sengkarut energi yang mengemuka di Indonesia, diprediksi bakal dipermudah.

Sedangkan Sekjen APLSI Priamanaya Djan menilah Wakil Menteri ESDM Candra. Dia bilang, Candra sangat bisa diandalkan untuk membantu tugas dari Menteri ESDM. “Pak Jonan pengalaman di birokrasi dan ‘leadership’ (kepemimpinan), Arcandra kuat di riset dan konsep. Ini duet yang pas, saling melengkapi,” papar Pria.

Pria mengatakan APLSI siap menjadi mitra strategis duet Jonan-Candra untuk menyukseskan pembangunan infrastruktur listrik ke depan. Sebelumnya, Jokowi menegaskan keinginannya kepada Jonan dan Arcandra agar mereformasi besar-besaran pada sektor energi dan sumber daya mineral.

“Saya yakin keduanya adalah figur-figur profesional yang tepat yang berani yang punya kompetensi untuk melakukan reformasi besar-besaran di ESDM,” kata Presiden Jokowi setelah acara pelantikan Jonan-Candra di Istana Negara, Jakarta, Jumat lalu (14/10/2016).

Presiden menegaskan, reformasi di sektor energi terkait erat dengan isu pembenahan manajemen dan diharapkan berbagai pihak jangan mengkaitkan penunjukan Jonan dan Candra dengan isu politik ataupun isu personal.

Sementara, Wamen Candra mengatakan akan melanjutkan program kerja yang sudah ada dan berjalan di kementerian tersebut. “Program yang ada dan sudah berjalan nanti akan dilanjutkan, saya sama pak menteri akan diskusi gimana kedepannya. Tentu kita akan merencanakan yang terbaik buat bangsa,” kata Candra.

Pria berdarah Minang ini bilang, program kerja tersebut termasuk proyek pengembangan Blok Masela. Dia juga meyakini dirinya dan Jonan bisa mendongkrak industri energi Indonesia.[tar]

lol

Jakarta detik- Harga batu bara yang terus menurun sejak 2011, membuat PT Adaro Energy Tbk melakukan diversifikasi bisnis agar dapat bertahan. Kini Adaro telah bertransformasi dari sekedar perusahaan yang bergerak di bisnis pertambangan, untuk berbisnis pembangkit listrik dan logistik.

“Adaro sudah bertransformasi dari yang tadinya cuma tambang jadi ada logistik, pembangkit listrik. Jadi sekarang kita ada tiga pilar bisnis, yaitu tambang, logistik, dan power plant,” ujar Presiden Direktur Adaro, Garibaldi ‘Boy’ Thohir, saat ditemui di Gedung Sudirman, Jakarta, Rabu (14/9/2016).

Boy menargetkan, kontribusi dari bisnis logistik dan pembangkit listrik bisa lebih besar dari usaha tambang dalam 5 tahun ke depan. Dengan begitu, Adaro tidak bergantung lagi pada komoditas. Bila harga komoditas dalam tren menurun, keuangan Adaro tetap stabil.

“Dengan strategi seperti ini mudah-mudahan nanti kita tidak melulu bergantung pada tambang. Saya bayangkan lima tahun dari sekarang bisa sepertiga dari logistik, sepertiga dari power plant, sepertiga dari tambang sehingga nanti kalau ada gejolak bisa lebih stabil. Kalau kita melulu hanya tergantung pada komoditi, begitu naik ya naik begitu turun jatuh. Nah kalau dengan strategi ini bisa lebih stabil,” paparnya.

Dia menambahkan, bisnis pembangkit listrik dan logistik Adaro kini sudah semakin berkembang. Kontribusi keduanya terhadap kinerja Adaro sekarang sudah mencapai 40%.

“Sekarang yang dominan memang masih pertambangan, sekitar 60 persen. Tapi 40 persen sudah dari non mining,” tutupnya. (wdl/wdl)

ets-small

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: