harga saham BRAU TURUN dahsyat, adro BEDA … 290713_070616


new-chin-year-dragon-02

Bisnis.com, JAKARTA‚ÄĒ Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII) ditutup menguat 4,10 poin atau 0,61% pada perdagangan akhir sesi I (7/6/2016).

Sepanjang hari ini, indeks bergerak pada kisaran 669,17 sampai 673,51.

Penguatan indeks syariah seiring dengan penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang ditutup di zona hijau dengan menguat 28,48 poin atau 0,58% di level 4.924,50 di akhir sesi I.

Dari 30 saham syariah yang diperdagangkan, sebanyak 21 saham menguat, 3 saham melemah, dan 6 saham stagnan.

Saham-saham yang menguat:

ADRO +7,14
AALI +6,31
PTBA +3,38
INCO +02,92

 

Saham-saham yang melemah:

PWON -1,75
WIKA -1,49
ASII -0,36

Sumber: Bloomberg.

lol

JAKARTA kontan. Kinerja emiten batubara sepanjang kuartal I terlihat masih berat. Tapi, beberapa emiten mulai menunjukkan perbaikan kinerja, setelah banyak tergerus karena merosotnya harga batubara tahun lalu.

Sebagian besar emiten batubara menahan ekspansi. Sebagai gantinya, emiten menggenjot efisiensi. Misalnya saja PT Adaro Energy Tbk (ADRO). Emiten ini mencetak kenaikan laba bersih meski pendapatannya menurun.

Dalam tiga bulan pertama tahun ini, perseroan membukukan laba bersih senilai US$ 61 juta, atau naik 3%. Di sisi lain, pendapatan usaha ADRO turun 17,51% menjadi US$ 586 juta karena penurunan harga jual rata-rata.

Harga jual rata-rata ADRO 17% lebih rendah daripada periode sama tahun lalu. Namun, volume penjualan masih stabil, yaitu 13,5 juta ton. Tahun ini, ADRO menargetkan produksi batubara sebesar 52-54 juta ton.

PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) mencetak pertumbuhan penjualan 8,16% menjadi Rp 3,54 triliun. Tapi, laba bersih PTBA turun tipis 2,2%. Pada kuartal I 2016, PTBA menjual 5,23 juta ton batubara atau naik 14% jika dibandingkan penjualan di periode yang sama tahun lalu.

Jumlah itu terdiri dari penjualan domestik 2,91 juta ton atau 56% dari total penjualan. Sisanya 2,32 juta ton merupakan ekspor.

PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) juga mencetak kenaikan pendapatan dari US$ 122,17 juta menjadi US$ 126,8 juta. DOID yang merugi US$ 10,43 juta kuartal pertama tahun lalu, mencetak laba bersih US$ 3,06 juta.

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) masih mencetak penurunan pendapatan 18% menjadi US$ 331,1 juta. Laba bersih ITMG pun turun.

Yudha Gautama, Analis Mandiri Sekuritas, mengatakan, beberapa emiten batubara mencatatkan kinerja di atas ekspektasi. Misalnya saja, margin laba ITMG masih lebih baik dari perkiraan. Secara kuartalan, margin ITMG masih meningkat.

Hal ini karena pengurangan biaya produksi yang lebih baik dari perkiraan. Beban penjualan juga menurun 26% menjadi US$ 26 juta.

Yudha juga menilai, meski rata-rata harga jual batubara ADRO lebih rendah, margin kotor ADRO masih bisa meningkat, karena ada pengurangan beban tunai. Efisiensi pertambangan dan rendahnya biaya bahan bakar juga menyelamatkan margin ADRO.

Hans Kwee, Direktur Investa Saran Mandiri, menilai, emiten batubara mulai menuai manfaat dari efisiensi sepanjang tahun lalu. Ia menilai, harga minyak cenderung akan lebih tinggi dari tahun lalu, sehingga harga batubara pun bisa lebih bagus dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut dia, emiten yang posisi kas masih stabil dan utang rendah, akan menuai margin lebih baik. Dari beberapa emiten batubara yang mulai mengalami perbaikan kinerja, ia lebih menyukai PTBA dan ADRO.

Menurutnya, meski laba PTBA masih menurun, akan ada perbaikan pada tahun ini karena perusahaan tersebut masih fokus pada penjualan di dalam negeri. Sementara ADRO menjadi menarik, karena sebagian batubaranya digunakan produksi listrik sendiri, sehingga prospek dalam jangka menengah dan panjang menjanjikan.

Hans merekomendasikan buy untuk PTBA dan ADRO dengan target harga masing-masing Rp 7.966 dan Rp 843. Lalu rekomendasi wait and see ITMG dengan target Rp 8.309 per saham. Sementara Yudha merekomendasikan netral untuk ADRO dengan target harga Rp 690.

Emoticons0051

21 April 2016: ADRO (720)Rekomendasi: Spec BUY—Candle Adaro Energy (ADRO) ditutup di atas EMA (5,10) serta membentuk pola long wait marubozuyang merupakan sinyal bullish continuation, stochastic golden cross dan MACDpositif. Target kenaikan harga pada level 740 kemudian 760 dengan support di695, cut loss jika break 675.
Sumber : IPS RESEARCH

ezgif.com-resize

per tgl 16 Mar 2016:

JAKARTA. Proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Batang di Jawa Tengah bakal berjalan mulus setelah Mahkamah Agung menolak gugatan warga yang lahannya terdampak proyek tersebut. Pasca keputusan MA tersebut, PT Adaro Energy Tbk bakal langsung menegosiasikan pendanaan untuk proyek tersebut.

Tapi, analis Bahana Securities Arandi Ariantara melihat PLTU tersebut masih belum akan menghasilkan dampak positif bagi Adaro. “Pada tingkatan ini, pembangkit listrik Batang diharapkan bisa mendatangkan pendapatan pada 2018-2019,” kata Arandi melalui riset, hari ini (16/3).

Selain itu, masih ada risiko proyek ini tertunda. Karena itu, Arandi menurunkan rekomendasi untuk emiten berkode ADRO ini dari semula beli menjadi tahan.

Meski begitu, Adaro masih memiliki sentimen positif yang bisa menopang kinerja. Valuasi rasio pengupasan dan biaya kas perusahaan tambang ini rendah. Karena itu, Arandi hanya menurunkan sedikit target harga ADRO, dari sebelumnya Rp 700 per saham menjadi Rp 645 per saham.

Pada penutupan perdagangan sesi satu hari ini, harga ADRO sudah mencapai Rp 730 per saham.

per tgl 10 Maret 2016: ADRO (790)Rekomendasi: Sell On Strength —Candle Adaro Energy (ADRO) rally kembali hingga membuat gap-up dan overshoot di atas upper-band. MACD masih positif namun stochastic overbought sehingga rawanprofit taking. Lebih baik jual dahulu dengan target harga 815. Gap yangterbuka yakni 745-755. Support terdekat 725.
Sumber : IPS RESEARCH

ADRO (545)Rekomendasi: Sell On Strength—Major trend Adaro Energy (ADRO) masih strong bearish meskipun kemarin sempat menyentuh autoreject atas. Resist EMA10 telah tembus dengan volume yang tinggi. MACD masihnegatif sedangkan stochastic oversold. Level jual di resist 585 kemudian630. Sementara support 500.

Sumber : IPS RESEARCH

ikon analisis gw

… tapi gw MAMPU MELAKUKAN PEMBALIKAN ARAH dengan FOKUS LABA DALAM TREN TURUN, sehingga potential gain % gw tetap bisa POSITIF, pokoke jauh DI ATAS potential gain % realistis sejak 2 Januari 2013:
tren turun coal mining 2013

tren turun coal mining 2013 tabelbig-dancing-banana-smiley-emoticon

Hingga Juni 2013
Inilah 10 Saham Paling Rugi

Oleh: Agustina Melani
pasarmodal – Selasa, 6 Agustus 2013 | 18:00 WIB

 

INILAH.COM, Jakarta – Saham PT Centrin Online Tbk (CENT) mencatatkan sebagai saham top loser (melemah signifikan) dengan turun 74,38% ke level harga Rp310 per saham pada Juni 2013 dari Desember 2012 sebesar Rp1.210 per saham.

Kedua, saham PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA) mencatatkan saham top loser dengan turun 64,71% menjadi Rp1.200 per saham pada Juni 2013 dari posisi Desember 2012 senilai Rp3.400. Ketiga, saham PT Harum Energy Tbk turun 49,58% menjadi Rp3.025 per saham pada Juni 2013 dari posisi Desember 2012 senilai Rp6.000 per saham. Demikian seperti dikutip dari data Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (6/8/2013).

Urutan keempat, saham PT ICTSI Jasa Prima Tbk sebagai saham top loser dengan turun 49,25% ke level harga Rp340 per saham pada Juni 2013 dari posisi Desember 2012 senilai Rp670. Kelima, saham PT Centris Multipersada Pratama Tbk (CMPP) turun 48,67% menjadi Rp770 per saham pada Juni 2013 dari posisi Desember 2012 senilai Rp1.500 per saham.

Saham PT Colorpak Indonesia turun 48,63% dari Rp1.460 per saham pada Desember 2012 menjadi Rp750 per saham pada Juni 2013. Urutan ketujuh, saham PT Mitra International Resources Tbk (MIRA) mencatatkan saham top loser dengan turun 47,97% menjadi Rp64 per saham pada Juni 2013 dari posisi Desember 2012 senilai Rp123 per saham. Lalu, saham PT Atlas Resources Tbk (ARII) turun 47,02% dari Rp1.510 per saham pada Desember 2012 menjadi Rp800 pada Juni 2013.

Urutan kesembilan, saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) turun 45,91% menjadi Rp860 per saham pada Juni 2013 dari posisi Desember 2012 senilai Rp1.590 per saham. Urutan kesepuluh, saham PT Samindo Resources Tbk melemah 45,83% menjadi Rp455 per saham pada Juni 2013 dari posisi Desember 2012 senilai Rp840 per saham.

… well, gw mah maseh hepi lah … potential gain % harga saham adro yang gw inves emang seh maseh negatif, tapi JAUH LEBE IMUT khan daripada TREN HARGA TURUN ADRO yang ampe – 45% …ūüôā
tren turun coal mining 2013ADROtabel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: