US$38 Jt @brau 2013 @ 24,2 Jt TON … 1302201empat-290814


INILAHCOM, Jakarta – PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) merencanakan pembangunan power plant untuk kalangan sendiri di Sumatera.

“Kaji power plant di sumatra. Di daerah yang ada Berau, untuk supply kebutuhan internal,” ujar Direktur Utama BRAU Amir Sambodo usai RUPSLB di Jakarta, Rabu (6/8/2014).

Menurut Amir kapasitas power plant sebesar 2×100 mw. Anggaran untuk investasi tersebut mencapai US$170 juta-US$180 juta.

Selain membangun power plant, lanjut Amir, pihaknya akan melakukan akusisi perusahaan batubara yang tersebar di sekitar Berau.

“Secara formal belum lakukan proses akuisisi, waktu kita IPO, kita janjikan capex untuk peningkatan kapasitas. Itu disebutkan bangun coal fire dan power plant. Kita lakukan study, Berau Coal masuk ke bisnis power plant sudah ada prospektusnya. Potensi diversifikasi bisa dilakukan,” katanya. [hid]
INILAHCOM, Jakarta – PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) akan mengajukan izin ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) karena akan meningkatkan produksi.

Direktur Utama BRAU, Amir Sambodo mengatakan akan meningkatkan produksi mencapai 24,2 juta ton pada tahun ini. “Mengajukan ke ESDM, di atas 24,2 juta ton, tahun lalu 23,2 juta ton produksi,” ujar Amir usai RUSTLB di Jakarta, Rabu (6/8/2014).

Amir menjelaskan peningkatan produksi untuk penetrasi pasar baru. “Apa ada penetrasi pasar baru, pasar seperti India dan China. Customer domestik harus diperhatikan,” katanya.

Brau tetap akan menjaga suplai ke domestik. “Kita perhatikan domestik juga. Kita tahu pemerintah akan bangun oleh PLN dan IPP pembangkit listrik kita akan suplai coalnya,” jelasnya. [hid]

Jakarta: PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU), merupakan anak usaha Asia Resources Minerals dahulu bernama Bumi Plc merealiasikan belanja modal/ capital expenditure (capex) US$ 38 juta pada 2013. Realisasi belanja modal itu lebih rendah dari target US$ 49 juta.

Mengutip dari situs Asia Resources Mineral, Kamis (13/2/2014), fokus perseroan yang memiliki kode emiten BRAU untuk melakukan efisiensi berdampak terhadap realisasi belanja modal pada 2013. Perseroan mengurangi belanja modal terutama untuk hauling roads dan jembatan serta infrastruktur pendukung.

Lalu produksi perseroan mencapai 23,5 juta ton pada 2013. Angka itu naik 12% dari realisasi tahun 2012 sebesar 21 juta ton. Produksi perseroan mencapai 5,9 juta ton pada kuartal IV 2013.

Sementara itu, penjualan perseroan naik 11% menjadi 23,3 juta ton pada 2013 dari periode sama tahun 2012 sebesar 21 juta ton. Harga rata-rata penjualan batu bara perseroan mencapai US$ 59,6 per ton. Angka harga rata-rata penjualan itu turun 16% menjadi 70,9 juta ton.

“Produksi batu bara mencapai 23,5 juta ton sedikit lebih baik dari target sebelumnya. Saat ini kami sedang diskusi untuk meningkatkan kuota produksi di atas 23 juta ton dengan pejabat Indonesia,” ujar CEO Asia Resources Minerals Plc, Nick von Schrinding.

Selain itu, perseroan menargetkan produksi sekitar 10% pada 2014. Pihaknya akan fokus untuk mengurangi biaya dan mengoptimalkan aset di tengah kondisi harga batu bara yang melemah.

http://bisnis.liputan6.com/read/825799/berau-coal-realisasikan-belanja-modal-us-38-juta

Sumber : Liputan6.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: