yang murah n teraba1kan @adr0 … 060414


Pilih Saham Murah dan Terabaikan

Oleh: Ahmad Munjin
pasarmodal – Senin, 24 Maret 2014 | 03:00 WIB

INILAHCOM, Jakarta – Laju IHSG dinilai masih punya harapan untuk menguat ke 5.000 dalam dua pekan ke depan. Para pemodal disarankan memilih saham bagus tapi murah dan terabaikan.

Pengamat pasar modal Sem Susilo memperkirakan, dalam sepekan ke depan, support IHSG berada di level 4.600 dan resisten 4.800-4.900. Supper resistanceberada di angka 5.000. Diharapkan, kata dia, level 5.000 bisa dicapai dalam dua pekan ke depan.

Menurut Sem, saham-saham yang potensial saat ini adalah yang justru diabaikan orang: saham-saham batu bara. Ini terjadi seperti waktu saham-saham properti dan konstruksi setengah tahun yang lalu yang diabaikan orang.“Sekarang, sudah saatnya mengumpulkan saham-saham di sektor batu bara untuk dipanen dalam jangka menengah, 3 bulan. Saham pilihan kita adalah batu bara karena paling murah dan paling terabaikan,” katanya kepada INILAHCOM.

Pada perdagangan Jumat (21/3/2014) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 1,242 poin (0,03%) ke posisi 4.700,215. Investor asing mencatatkan penjualan saham bersih (net foreign sell) sebesar Rp349,6 miliar. Berikut ini wawancara lengkapnya:

Mengakhiri pekan lalu, IHSG hanya menguat tipis 0,03%. Apa yang terjadi?

Laju IHSG Jumat (21/3/2014) seharusnya bisa naik mengikuti penguatan bursa saham regional yang cukup baik. Kenaikan indeks akhir pekan ini kurang maksimal, karena pasar secara psikologis masih khawatir atas koreksi tajam IHSG Kamis (20/3/2014). Jadi, masih ada ketakutan psikologis. Apalagi, posisi pasar saat ini adalah akhir pekan.

Kita melihat bahwa respons pasar terhadap tapering off AS dan rencana kenaikan suku bunga The Fed pada 2015 sebenarnya sangat rasional. Artinya, tidak ada ketakutan yang luar biasa di pasar. Lagi pula, suku bunga AS baru akan dinaikkan pada pertengahan 2015 ke level 1%. Ini sebenarnya masih sangat lama.

Apa implikasinya jika nanti suku bunga The Fed benar-benar dinaikkan?

Perbandingan suku bunga AS dengan BI rate, sebenarnya 1:30. Suku bunga AS 0,25% dan BI rate 7,5%. Fed menaikkan suku bunga jadi 0,50% atau 0,75%, sebenarnya masih jauh lebih rendah dibandingkan BI rate. Karena itu, ketakukan akan terjadinya capital outflow menurut saya terlalu berlebihan.

Lantas bagaimana Anda melihat arah IHSG berikutnya?

IHSG tetap memiliki harapan untuk menguat hingga 5.000.Angka ini merupakan resistance yang sangat kuat. Pada kisaran level ini memang disarankan pemodal untuk mengurangi posisi.

Arah IHSG sepekan ke depan?

Dalam sepekan ke depan, support IHSG berada di 4.600 dan resisten 4.800-4.900. Supper resistance di level 5.000. Kita harapkan, level 5.000 bisa dicapai dalam dua pekan ke depan.

Faktor apa saja yang jadi katalis penguatan IHSG?

Katalis penguatan IHSG adalah, pertama, neraca perdangan Indonesia surplus. Kedua, pemerintah menjanjikan adanya paket stimulus ketiga. Paling lama, akhir Maret 2014. Ketiga, pemulihan ekonomi global, relatif berada di rel yang diharapkan. Keempat, dari dalam negeri, hampir tidak ada sentimen negatif. Kelima, secara politik, jika tidak ada manuver yang luar biasa dipastikan Pak Jokowi jadi presiden.Jadi, ada lima hal yang menjadi katalis positif bagi IHSG.

Apa saran Anda untuk para pemodal di bursa saham?

Saham-saham yang potensial saat ini adalah saham-saham yang justru diabaikan orang: saham-saham batu bara. Ini terjadi seperti waktu saham-saham properti dan konstruksi setengah tahun yang lalu yang diabaikan orang.Sekarang, sudah saatnya mengumpulkan saham-saham di sektor batu bara untuk dipanen dalam jangka menengah, 3 bulan.

Spesifik saham pilihan Anda?

Saham unggulan di sektor batu bara disarankan PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA). Saham ini bisa dibeli di kisaran harga Rp9.300 dan kalau tidak dapat maksimal di Rp9.400. Target harga 3 bulan di Rp12.000 dan target trading pendek Rp10.000.Support PTBA berada di Rp9.000. Risikonya sudah terbatas di support ini.

Hanya saham PTBA?

Sebetulnya, untuk saham batu bara yang bagus adalah PTBA dan PT Adaro Energy (ADRO). Tapi, karena kita lebih minded BUMN, saya rekomendasikan PTBA saja. Apalagi, pangsa pasar PTBA lebih bagus karena banyak menyuplai batu bara untuk PLN. PTBA juga sudah masuk ke bisnis Pembangkit Listrik Tenaga Batu Bara. Karena itu, harga saham PTBA diharapkan bisa cepat bangkit.Saham pilihan kita adalah batu bara karena paling murah dan paling terabaikan. Pilihannya ADRO dan PTBA. Tapi, karena PTBA adalah BUMN sehingga orang pilih PTBA.[jin]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: