brau NYANGKUT@ cayman island, neH … 121212


Title : BRAU : Investasi BRAU di Chateau masih buram

Nasib dana investasi PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) di Chateau Asset Management SPC
(CAM) masih gelap. Namun, manajemen BRAU mengklaim, dana investasi di perusahaan di
Cayman Island senilai US$ 75 juta itu bisa kembali lagi. “Kami yakin tahun depan bisa balik,”
tandas Rosan Perkasa Roeslani, Presiden Direktur Berau kepada KONTAN, belum lama ini.
Masalah dana investasi ini berpangkal pada aksi Berau di 26 Januari 2010 yang membeli premium
convertible unsecured loan notes Chateau. Surat utang ini tanpa bunga. BRAU akan menerima imbal
hasil berdasarkan kinerja aset dasar sebelum tanggal konversi.(kontan/az)

INVESTASI BRAU
Investasi BRAU di Chateau masih buram
Oleh Veri Nurhansyah Tragistina – Selasa, 11 Desember 2012 | 07:27 WIB

kontan

JAKARTA. Nasib dana investasi PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) di Chateau Asset Management SPC (CAM) masih gelap. Namun, manajemen BRAU mengklaim, dana investasi di perusahaan di Cayman Island senilai US$ 75 juta itu bisa kembali lagi. “Kami yakin tahun depan bisa balik,” tandas Rosan Perkasa Roeslani, Presiden Direktur Berau kepada KONTAN, belum lama ini.

Masalah dana investasi ini berpangkal pada aksi Berau di 26 Januari 2010 yang membeli premium convertible unsecured loan notes Chateau. Surat utang ini tanpa bunga. BRAU akan menerima imbal hasil berdasarkan kinerja aset dasar sebelum tanggal konversi.

Chateau punya hak mengkonversi surat utang itu menjadi saham pilihan yang bisa dikembalikan (redeemable preference shares). Belakangan, surat utang itu dikonversi jadi kepemilikan saham di Chateau, atas nama ASEAN Mining Development Segregated Portfolio (AMD).

AMD adalah sebuah dana investasi dengan target akuisisi pertambangan batubara dan aset berkaitan batubara. Termasuk juga, teknologi ramah lingkungan dengan aplikasi komersial pada pertambangan di ASEAN.

Masalahnya, konversi surat utang menjadi saham AMD tanpa penilaian oleh Berau. BRAU beralasan, surat utang maupun saham AMD mewakili 100% hak kepemilikan aset dasar. “Konversi yang dilakukan hanya merupakan perubahan bentuk,” kata manajemen BRAU dalam penjelasan ke Bursa Efek Indonesia, Kamis lalu (6/12). AMD menggunakan hak konversi surat utang itu sehingga menjadikannya sebagai pemilik langsung aset dasar investasi tersebut

Aset itu dinilai secara kuartalan oleh Chateau Capital Limited (CCL) yang merupakan manajer investasi AMD. CCL merupakan induk perusahaan dari CAM.

Hasil penilaian CCL ini membuat Berau menetapkan nilai wajar investasi Chateau turun menjadi US$ 55 juta per September 2011. Penurunan itu diakui sebagai rugi nilai. Belakangan CCL mengklasifikasikan saham AMD dan membuat nilai wajar investasi itu turun lagi menjadi US$ 47,09 juta.

Masalahnya, Bumi Plc, induk Berau, meminta nilai buku investasi Chateau Berau sama dengan nilai buku Bumi Plc. Untuk itu, Berau menghapus investasi Chateau per Juni 2012.

Hoesen, Direktur Penilaian Perusahaan BEI menyatakan, pihaknya memang sudah mengirim surat permintaan klarifikasi dari manajemen Berau. “Beberapa memang ada yang bukan konsumsi publik, tapi jika diperlukan, kami tentu menginformasikannya ke publik agar semuanya jelas,” jelas dia.

Reza Priyambada, analis Trust Securities menilai, ketidakjelasan dana investasi Berau di Chateau karena BRAU kurang cermat menilai investasi itu. Padahal dana itu lebih baik untuk kebutuhan ekspansi, atau menjadi dividen ketimbang diinvestasikan di perusahaan yang tak. Otoritas juga perlu mengejar penjelasan dari manajemen Berau.
Soal 75 Juta Dollar AS, BRAU Klaim Disuruh Bumi Plc
October 3, 2012

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) dituding menghapus akun senilai 75 juta dollar AS di laporan keuangan Bumi Plc tahun 2011 halaman 23. BRAU angkat bicara soal itu.

“Kalau ini dihubungkan dengan investigasi, saya tidak tahu. Tapi kalau dikaitkan dengan laporan keuangan, dana itu ditempatkan di register fund. Dan karena harga turun, jadi di-adjust (disesuaikan). Ini juga atas permintaan Bumi Plc,” kata Direktur Utama PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) Rosan Perkasa Roeslani di Jakarta, Selasa (2/10/2012).

Sekadar catatan, dalam laporan keuangan tahun 2011 disebutkan, dana 75 juta dollar AS itu mereka gunakan pada 26 Januari 2010 untuk membeli premium convertible unsecured loan notes (surat utang) dari Chateau. Berau Coal tidak mendapat bunga atas pembelian surat utang itu. Belakangan surat utang itu dikonversi menjadi kepemilikan saham di Chateau Asset Management SPC, sebuah perusahaan di kepulauan Cayman untuk dan atas nama ASEAN Mining Development Segregated Portfolio.

ASEAN Mining Development Segregated Portfolio, seperti dalam penjelasan laporan keuangan Berau Coal 2011, adalah sebuah dana investasi dengan target akuisisi pertambangan batubara dan aset yang berkaitan dengan batubara. Termasuk juga, teknologi ramah lingkungan dengan aplikasi komersial pada pertambangan di ASEAN.

Pada 30 September 2011, Berau menetapkan bahwa nilai wajar dari transaksinya itu menurun menjadi 55 juta dollar AS. Selisih kerugian itu kemudian mereka catatkan sebagai rugi penurunan nilai. “Chateau ini terjadi Januari 2010 dan sudah dihapusbukukan (write down). Saya punya keyakinan dana ini akan kembali,” jelasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: