brau DIBELAin neh … 031012


Kinerja BRAU Masih ‘On Track’

Oleh:
pasarmodal – Rabu, 3 Oktober 2012 | 11:20 WIB

INILAH.COM, Jakarta – PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) menggelar public expose untuk menjelaskan kondisi terakhir perusahaan. Berdasarkan hal itu, analis menilai kinerja perseroan masih baik.

“Secara keseluruhan, kami menyimpulkan BRAU masih dalam on-track produksi batu baranya dan kinerja BRAU masih baik walaupun terkendala harga batu bara yang jatuh,”ujar analis Etrading, Rabu (3/10/2012).

BRAU memaparkan proyeksi kinerjanya sampai akhir 2012, dimana perseroan akan menghadapi tantangan ke depannya, karena harga komoditas yang jatuh dan kenaikan stripping ratio perseroan dari 9.46 ke 10.40 pada semester pertama 2012 ini dan mengakibatkan naiknya cash cost per ton sebesar 21% sehingga BRAU melakukan pembaharuan strategi penambangan untuk periode berikutnya.

Di sisi lain, terjadi peningkatan yang positif dalam reserve batu bara sebesar 9% dari 467 juta ton ke 509 dan peningkatan 12% resource dari laporan terakhir JORC yang keluar 2 pekan lalu.

Adapun public expose ini sebenarnya digelar sebagai pernyataan publik perdana , sejak kisruh Bumi Plc menyeret jatuh harga saham BRAU dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Dalam kesempatan ini, Direktur Utama Berau Coal Rosan P. Roeslani menegaskan, tidak ada investigasi oleh Bumi Plc terhadap Berau. Ia menjelaskan, laporan keuangan Berau telah melalui proses audit lembaga audit independen yaitu PricewaterhouseCoopers pada akhir 2011. Hasilnya, laporan keuangan itu mendapat penilaian wajar tanpa syarat.

Menurut Etrading Securities, rumor BRAU pada pemberitaan media massa akhir-akhir ini merupakan suatu hal yang masih tidak jelas akar permasalahannya.

Namun, ketidakjelasan paling tidak sudah terurai, setelah CEO BRAU, Rosan Roeslani, sudah menjelaskan bahwa tidak ada investigasi oleh Bumi Plc terhadap Berau.

“Berau juga telah diaudit lembaga audit independen PwC yang merupakan salah satu dari 4 perusahaan auditor terbesar yang pasti akan melakukan audit dengan independen dan prudent guna menjaga nama baik organisasi,”ujarnya.

Sedangkan analis dari Panin Sekuritas juga merekomendasikan beli untuk BRAU. Hal ini karena harga saham masih jauh di bawah Rp200. “Trading buy untuk BRAU,”katanya.

BRAU optimistis dapat menyelesaikan sejumlah utangnya tahun depan. Saat ini total pinjaman perseroan mencapai US$958 juta yang dialokasikan untuk refinancing, belanja modal dan keperluan umum BRA serta pinjaman yang dilakukan anak usaha.

Perseroan sendiri mengklaim posisi kasnya per Juni 2012 dalam kondisi sehat, sebesar US$500 juta. Meksipun rencana capex tahun ini diturunkan menjadi US$165-190 juta, turun 37%-45% dari sebelumnya US$300 karena kondisi pasar batu bara yang kurang mendukung. [ast]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: