AMANnnnnnnnnnnN@brau … 031012


BUMI dan BRAU balik mempertanyakan Bumi Plc
Oleh Amailia Putri Hasniawati, Veri Nurhansyah Tragistina, Sandy Baskoro – Rabu, 03 Oktober 2012 | 05:21 WIB

JAKARTA. Sengkarut di tubuh Bumi Plc dengan dua anak usahanya: PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU), makin pelik. BUMI dan BRAU justru balik mempertanyakan langkah Bumi Plc melakukan investigasi.

BUMI dan BRAU menggelar public expose insidentil di tempat terpisah di Jakarta, Selasa (2/10). Acara itu sesuai permintaan otoritas Bursa Efek Indonesia menyikapi kisruh di Grup Bumi Plc.

Di akhir September 2012, Bumi Plc mengumumkan akan menginvestigasi BUMI dan BRAU. Bumi Plc mencurigai adanya keganjilan di laporan keuangan dua emiten batubara itu (KONTAN, 25 September 2012).

BUMI dan BRAU mengaku tidak tahu menahu perihal rencana investigasi Bumi Plc. “Kami telah mengirim surat ke Bumi Plc. Sebelum ada penjelasan mereka, kami tidak mau berspekulasi,” kata Dileep Srivastava, Direktur dan Sekretaris Perusahaan BUMI.

Merujuk laporan keuangan Bumi Plc tahun 2011, disebutkan adanya penghapusan akun senilai US$ 75 juta milik Berau. Penghapusan ini karena auditor Bumi Plc, Pricewaterhouse Coopers LLP tidak bisa memverifikasi nilai itu.

Dalam laporan keuangan Berau tahun 2011, dana itu digunakan 26 Januari 2010 untuk membeli convertibel unsecured loan notes (surat utang) dari Chateau Asean Fund 1. Pada 21 Januari 2011, Chateau melaksanakan hak konversi untuk mengubah surat utang menjadi saham di Chateau Asset Management SPC (CAM), sebuah perusahaan portofolio terpisah di Kepulauan Cayman.

Tapi Direktur Utama BRAU, Rosan P. Roeslani membantah penempatan dana di Chateau menjadi dasar Bumi Plc menghembuskan rencana penyelidikan laporan keuangan. Nilai dana itu diturunkan (mark-down) karena harga saham CAM turun sehingga harus dilakukan penyesuaian.

Berau melakukan mark-down juga karena titah Bumi Plc yang ingin menyamakan buku keuangannya dengan seluruh anak perusahaannya. “Mereka melakukan write down, maka kami write down juga. Ini masalah pembukuan saja sehingga saya memiliki keyakinan sangat tinggi bahwa dana itu akan kembali,” klaim Rosan.

Chairman Bumi Plc Samin Tan tak dapat dimintai konfirmasinya. Panggilan telepon dan pesan singkat KONTAN tak berbalas.

Analis Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe, menilai investor sebaiknya tak menjadikan saham BUMI sebagai instrumen investasi jangka panjang. Kisruh di Bumi Plc dan melibatkan BUMI menunjukkan transparansi manajemen di lingkaran Grup Bakrie patut dipertanyakan.
BRAU: Kondisi Keuangan Kami Aman
Penulis : Didik Purwanto | Selasa, 2 Oktober 2012 | 16:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Utama PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) Rosan Perkasa Roeslani menjelaskan pihaknya baru saja mengirim surat klarifikasi ke BUMI Plc pada 1 Oktober kemarin. Isinya meminta klarifikasi tentang rencana audit keuangan BRAU oleh BUMI Plc.

“Kami baru mengirim surat untuk meminta klarifikasi ke BUMI Plc pada 1 Oktober kemarin. Jadi kita tunggu saja hasil penjelasan dari BUMI Plc tentang rencana audit tersebut,” kata Rosan dalam konferensi pers di Graha Niaga Jakarta, Selasa (2/10/2012).

Hingga saat ini, Rosan menganggap bahwa keuangan BRAU dinilai masih aman. Saat ini, utang perseroan sebesar 950 juta dollar AS dan pinjaman perbankan senilai 8,5 juta dollar AS.

Rinciannya dua senior secured notes yang diterbitkan Berau Capital Resources senilai 450 juta dollar AS. Nilai tersebut akan jatuh tempo pada 2015. Utang tersebut kepada Bank of New York Mellon. Tingkat bunganya 12,5 persen.

Selain itu ada utang senilai 500 juta dollar AS dengan bunga 7,25 persen yang baru diterima pada 13 Maret 2012. Utang tersebut akan jatu tempo pada 2017.

Di sisi lain, BRAU juga memiliki utang sebesar 2,1 juta dollar AS dengan bunga 8 persen jangka waktu 60 bulan ke Bank Mega. Selain itu ada juga utang sebesar 2,8 juta dollar AS ke Bank Mega dan Bank Exim sebesar 5 juta dollar AS dengan bunga 7,25 persen.

“Kondisi kas kita masih 512 juta dollar AS di bank. Posisi kita masih aman. Rasio utang kita masih satu lebih sedikit. Jadi kondisi keuangan kita masih aman, kondisi keuangan kita masih sehat,” jelasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: