energi terbarukan: OMDO (10001) … 200312


Senin, 19 Maret 2012 | 20:10 WIB
Presiden Harapkan Road Map Mobil Listrik Selesai Dua Bulan

TEMPO.CO, Jakarta -Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengharapkan dalam waktu dua bulan rencana pembuatan mobil- motor listrik sudah bisa dituangkan dalam rencana strategis, di dalamnya termuat tujuan dan sasaran yang bisa dicapai. “Semoga dalam waktu dekat, dua bulan bisa dibuat road map, timeline (jadwal) ,” kata dia dalam keterangan persnya di kantor Kepresidenan, hari ini.

Menurut Yudhoyono, para rektor perguruan tinggi negeri menjelaskan karya mobil listrik sudah bisa dihasilkan putra-putri bangsa ini pada tahun 2014. “Semoga dalam waktu tidak terlalu lama, bisa menghasilkan mobil dan motor yang hemat,” kata dia.

Presiden mengatakan keinginan untuk membuat mobil- motor listrik sebagai sarana transportasi yang efisien dan ramah lingkungan sudah dipikirkan sejak sekitar dua tahun lalu. “Waktu itu saya, sejumlah menteri dan lembaga penelitian pengembangan memikirkan bisa melakukan penelitian, pengembangan dan inovasi hingga Indonesia bisa memproduksi mobil ramah lingkungan,” katanya.

Rencananya, mobil ini benar-benar ramah lingkungan hingga tidak lagi menggunakan bahan bakar minyak sebagai sumber energi. “Sejak itu di banyak tempat, di banyak lembaga dilakukan berbagai upaya dan langkah menuju proses produksi tersebut,” kata dia.

Keinginan tersebut semakin besar, Yudhoyono melanjutkan, setelah beberapa pekan lalu Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan menceritakan dukungan positif berbagai kalangan untuk memproduksi mobil elektrik. “Konon rencana ini disambut positif rakyat,” katanya.

Selain itu, kata Yudhoyono, di tengah meningkatnya ekonomi Indonesia kebutuhan BBM tentunya makin besar. “Kalau hanya bersandar pada itu (BBM) kita akan menghadapi banyak kerentanan, krisis ketika menghadapi gejolak minyak mentah dunia. Padahal kecanduan pada BBM tidak bagus dampaknya bagi pemanasan global dan perubahan iklim,” jelas Presiden.

Presiden mengharapkan mobil dan motor listrik ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat. Untuk saat ini, sebelum produksi dimulai, infrastruktur serta lingkungannya yang dipersiapkan, sehingga ketika mobil-motor bisa diproduksi, lingkungannya sudah siap.
Senin, 19 Maret 2012 | 16:39 WIB
Dahlan Pilih Miangas untuk Uji Mobil Listrik

TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara, Dahlan Iskan, akan membuat program pulau tanpa kendaraan berbahan bakar minyak. “Pilot project-nya di Pulau Miangas,” kata Dahlan ketika ditemui seusai berdiskusi dengan PWI di Hotel Pullman, Senin, 19 Maret 2012.

Penduduk di pulau bagian dari Sulawesi Utara itu hanya memiliki 10 buah motor berbahan bakar premium. Dahlan berencana akan bekerja sama dengan PLN, lembaga penelitian dan akademisi seperti ITB atau ITS, untuk membuat motor energi listrik di tahun ini. Setelah motor alternatif itu berhasil dibuat, kendaraan milik warga Miangas akan ditarik dan ditukar.

Mantan Direktur PLN ini mengatakan, program ini akan memberi keuntungan kepada masyarakat Miangas. Pengeluaran akan lebih hemat sepertiganya dibanding menggunakan motor berbensin. “Kalau mengisi baterai motor pukul 23.00-05.00 malah lebih hemat 40 persen,” kata Dahlan.

Pria kelahiran Magetan ini mengatakan jika Pulau Miangas berhasil, maka proyek ini akan diikuti pulau-pulau kecil lainya. “Kalau yang kecil sudah, baru berpindah ke yang besar,” ujar Dahlan. Jika motor listrik berhasil dibuat, selanjutnya akan membuat mobil tenaga listrik.

Menurut Dahlan, inovasi-inovasi ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan bahan bakar minyak. Baginya, siapapun presidennya, harga BBM akan tetap naik karena sangat bergantung dengan harga minyak mentah dunia. “Solusinya energi alternatif untuk mengurangi ketergantungan,” ujar Dahlan Iskan.

SUNDARI
Sabtu, 17 Maret 2012 | 17:10 WIB
Dahlan Iskan: Kenaikan Harga BBM Jerat Presiden

TEMPO.CO, BANDUNG- Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan mengatakan, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) selalu menjerat semua Presiden. Aksi demonstrasi penolakan hingga bakar-bakaran dinilainya tidak cukup untuk memerangi masalah BBM yang bakal terus naik harganya di masa datang. Dahlan menawarkan skenario solusi: pembuatan mobil dan motor listrik.

Menurut Dahlan, hanya ada dua cara berperang melawan kenaikan harga BBM, yaitu beralih ke bahan bakar gas dan listrik. “Ayo perangi BBM, tidak ada jalan lain,” katanya di hadapan sekitar 500 mahasiswa ITB, Sabtu 17 Maret 2012.” Kita juga harus menyiapkan langkah-langkah untuk menolong lapisan masyarakat yang terkena dampak kenaikan BBM itu”

Dahlan hadir sebagai pembicara dan berdiskusi pada kuliah umum tentang BUMN menjadi perusahaan internasional di Aula Barat ITB selama 1 jam lebih dari pukul 14.00 WIB.

Dahlan mengakui jika rencanapemerintah menaikkan harga BBM mendapat tekanan kuat. Padahal, nilai subsidi BBM telah mencapai Rp 200 triliun. “Angka itu cukup besar dan uang sebanyak itu kenapa hanya diperuntukan orang-orang yang memiliki mobil. Uang sebanyak itu akan lebih baik jika membangun infrastruktur seperti jalan dan lain-lain yang bisa memberikan nilai tambah kepada masyarakat,” ujarnya.

Soal mobil listrik, Dahlan menginginkan dilakukan salah satu BUMN. ” Saya inginnya mobil nasional itu dalam bentuk mobil listrik. Konsepnya tidak pakai BBM, tapi listrik. Karena kalau tidak ada usaha mengurangi pemakaian BBM, akan heboh begini terus,” kata Dahlan.

Menurut dia, mobil dengan tenaga listrik sudah sangat diperlukan, mengingat jumlah mobil di Indonesia semakin banyak. Sementara itu, persediaan BBM semakin berkurang. “Kecenderungan dunia akan seperti itu, sehingga tidak lagi pakai BBM dan beralih pakai listrik. Dunia sebentar lagi mengarah ke sana,” kata dia.

ANWAR SISWADI

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: