minyaaa($97)aak … 020212


Harga kontrak minyak masih ditransaksikan mendekati level terendah dalam enam pekan terakhir. Pada pukul 12.55 waktu Singapura, harga kontrak minyak jenis WTI untuk pengantaran Maret berada di level US$ 97,40 sebarel atau turun 21 sen di New York Mercantile Exchange. Kemarin, harga minyak turun 0,9% menjadi US$ 97,61 per barel, yang merupakan level terendah sejak 20 Desember lalu. Jika dihitung, sepanjang tahun ini, harga minyak sudah turun 1,4%.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Maret naik 23 sen atau 0,2% menjadi US$ 111,79 sebarel di ICE Futures Europe exchange. Kemarin, harga minyak Brent naik 58 sen menjadi US$ 111,56 per barel. Ini merupakan kenaikan tertinggi sejak 11 Januari lalu.

Penurunan harga minyak WTI disebabkan oleh beberapa faktor. Di antaranya, peningkatan cadangan minyak AS yang melampaui estimasi serta penurunan penggunaan bensin ke level terendah dalam sepuluh tahun terakhir.

Asal tahu saja, data Departemen Energi AS menunjukkan, suplai cadangan minyak AS naik sebesar 4,2 juta barel pada pekan lalu. Sementara, hasil survei Bloomberg memprediksi, cadangan minyak hanya akan naik sebesar 2,6 juta barel.

“Pasar minyak masih didorong oleh faktor domestik AS, yakni cadangan minyak mentah dan penurunan penggunaan bensin,” papar Ric Spooner, chief analyst CMC Markets di Sydney.

http://investasi.kontan.co.id/news/faktor-domestik-as-sebabkan-harga-minyak-melempem

Sumber : KONTAN.CO.ID

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: