energi alternatif : OMDO (111)


JK: Konversi ke Gas, Mana Konverternya?
Jusuf Kalla menilai program konversi BBM ke BBG sebagai langkah tak rasional.
Kamis, 2 Februari 2012, 12:47 WIB
Syahid Latif, Sukirno

VIVAnews – Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, menilai rencana pemerintah mengubah konsumsi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) sebagai program yang tidak realistis.

“Apanya yang mau dikonversi? Konverternya tidak ada, pompa bensinnya tidak ada, gasnya tidak ada,” kata Jusuf Kalla usai acara Economic and Capital Market Outlook 2012, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis, 2 Februari 2012.

Kebijakan konversi, menurut JK, sapaan Jusuf Kalla, tidak bisa dilakukan dengan mengandalkan pidato-pidato semata. Pemerintah harus melaksanakan program konversi ini dengan sungguh-sungguh. “Semua bisa asal kerja keras, ada perencanaan dan sistematis,” ungkapnya.

Sebelumnya, JK mengingatkan, konversi BBM ke gas memerlukan persiapan matang. Jika tidak, konversi ini malah menimbulkan kekacauan. “Kalau hanya sekadar bicara langsung mau konversi 1 April, mana bisa. Itu bisa menimbulkan kekacauan,” kata Kalla.

Kalla yang pernah mengeluarkan kebijakan konversi minyak tanah ke gas ini menilai, langkah konversi BBM ke gas sangat berbeda. Minyak tanah dinilai bukan barang bergerak.

“Kalau mau dikonversi, kan mobil bergerak seperti ke Bandung, Bogor, Semarang, kalau kehabisan gas dan di sana tidak ada fasilitas bagaimana caranya? Bagaimana dapatnya? Kalau pom bensin kan di mana-mana ada,” jelasnya. (art)
• VIVAnews

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: