$4r4t0g4 v. MANDALa … 080711


PT Saratoga Investama Sedaya (Saratoga) mengaku telah menyelesaikan proses akuisisi PT Mandala Airlines (Mandala) hingga 50%. Walaupun batal terbang bulan Juli 2011 ini, Perusahaan milik Sandiaga Uno tersebut optimistis Mandala bisa ‘mengepakkan sayapnya’ kembali di tahun kelinci ini.

Demikian diungkapkan oleh pihak legal Saratoga Devin Wirawan kepada detikFinance, Kamis (19/5/2011).

“Saat ini memang belum selesai proses akuisisi-nya namun progress-nya ya masih on going. Bisa dibilang 50%-lah due dilligence nya,” ujar Davin.

Dijelaskan Davin, saat ini Saratoga masih melihat keseluruhan aset dan lialibilities serta funding yang akan dibutuhkan. Oleh karena itu Davin mengungkapkan pihak Saratoga belum bisa memaparkan berapa nilai keseluruhan dari akuisisi Mandala.

“Masih dilihat dan dihitung keseluruhannya jadi belum bisa disampaikan. Dari aset, lialibilities, funding dan bagaimana persiapan Mandala untuk beroperasi kembali,” kata Dia.

Lebih jauh Davin mengatakan, memang rencana awal Mandala ditargetkan akan terbang pada Juli 2011. Tetapi, sambung Davin hal itu tidak bisa dilakukan karena belum selesainya proses akuisisi.

“Tetapi kami tetap optimistis bisa dilakukan pada tahun ini juga, kita persiapkan semuanya baru nanti lapor kepada Kementerian Perhubungan,” paparnya.

Mandala sudah berhenti beroperasi sejak 13 Januari 2011 akibat gangguan keuangan. Sandiaga melalui Saratoga akan menguasai 51% saham Mandala. Sementara 33% akan menjadi milik Tiger Airways, dan sisanya 16% akan menjadi pemilik para kreditur.

Mandala Airlines berhenti akibat kekurangan dana operasional dan menumpuknya utang hingga mencapai Rp 2,4 triliun. Jumlah utang Mandala Airlines mencapai Rp 2,45 triliun kepada kreditur konkuren yang jumlahnya ratusan, dan utang ke kreditur separatis yaitu Bank Victoria Rp 54,14 miliar.

Berhentinya operasional Mandala sempat mengejutkan karena sebelumnya maskapai ini sempat mencuatkan berbagai rencana ambisius. Berbulan-bulan Mandala harus melakukan negosiasi restrukturisasi utang dengan para krediturnya, termasuk pada pemegang tiket yang meminta refund. Pada Maret lalu, restrukturisasi utang sudah tercapai dan Mandala siap menggaet investor baru.

Sebelumnya untuk menghindari likuidasi, secara garis besar Mandala mengajukan rencana perdamaian yang mencakup ketiga hal berikut:

Masuknya investor baru untuk menyuntikkan modal bagi perusahaan.

Pengajuan konversi sebagian besar utang kreditur konkuren menjadi saham.

Masuknya pengelola baru untuk memulai kembali operasi perusahaan.

Sumber: detikcom

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: