energi terbarukan: OMDO (5) … 130611


PT Pertamina (Persero) mengakui energi terbarukan sulit dikembangkan selama pemerintah tidak memberikan insentif fiskal. Hal ini mengingat pengembangan energi terbarukan memerlukan biaya tinggi.

Demikian disampaikan Direktur Utama Pertamina, Karen Agustiawan pada pidatonya di acara Word Economic Forum (WEF) di Hotel Sangrila, Jakarta Senin (13/6). “Dibanding energi fuel pengembangan energi terbarukan membutuhkan biaya yang tinggi. Oleh sebab itu, diperlukan kebijakan insentif fiskal dari pemerintah,” ungkap Karen.

Selain itu, masalah subsidi yang melilit bahan bakar minyak (BBM) juga dianggap Karen sebagai faktor penghambat. Oleh sebab itu, pihaknya menyarankan kalau energi terbarukan ingin dikembangkan di Indonesia menurutnya harus ada mekanisme insentif yang diberikan oleh pemerintah atau dari pihak finance sendiri.

“Masalah subsidi jelas akan jomplang sekali dengan alternatif energi. Selain itu, dari dunia keuangan juga belum memahami betul kapital insentifnya,” tukas dia. “Saya yakin kalau ini ada insentif, Pertamina bisa mengambil peran penting. Apalagi kita juga sudah mengembangk

http://ekonomi.inilah.com/read/detail/1598872/karen-energi-terbarukan-sulit-tanpa-insentif

Sumber : INILAH.COM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: