m(anipula$1)inyaaaaak … 250511


Rabu, 25/05/2011 10:43 WIB
AS Gugat 2 Pialang Minyak Besar Atas Tuduhan Manipulasi Harga di 2008
Nurul Qomariyah – detikFinance

New York – Regulator Amerika Serikat (AS) mengumumkan gugatan terbesar dalam sejarah terkait manipulasi harga minyak yang terjadi di 2008. Manipulasi harga minyak itu melibatkan dua pialang dan 2 perusahaan perdagangan yang dimiliki jutawan kaya Norwegia, John Fredriksen.

Mereka dituduh melakukan manipulasi harga minyak sehingga meraup keuntungan US$ 50 juta atau sekitar Rp 450 miliar dengan cara menekan pasar di 2008.

Commodity Futures Trading Commission (CFTC) mengatakan, dua pialang yakni James Dyer dari Panon Energy di Oklahoma dan Nick Woldgoose dari Arcaddia Energi yang berbasis di Eropa, telah mengumpulkan posisi fisik minyak dalam jumlah besar di pusat perdagangan AS, guna menciptakan kesan suplai minyak sedang ketat sehingga harga minyak pun melambung.

Namun selanjutnya para pialang itu melepas sejumlah barel minyak ke pasar, sehingga menyebabkan harga minyak jatuh dan meraup laba dari posisi jangka pendek di pasar berjangka.

“Terdakwa melakukan siklus manipulatif, mendorong harga minyak WTI naik secara palsu dan kemudian turun untuk meraup untung yang tidak sesuai dengan peraturan,” demikian gugatan yang diajukan di New York, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (25/5/2011),

Gugatan sipil dilayangkan 3 tahun setelah dilakukannya penyelidikan oleh CFCT terhadap spekulasi harga minyak, dan bersamaan dengan upaya Presiden Barack Obama yang ingin meyakinkan masyarakat AS bahwa ia sedang mencoba menekan harga bensin dan menjamin mereka tidak akan menjadi subyek manipulasi.

Dua pialang Dyer dan Wildgoose cukup dikenal sebagai veteran di pasar minyak AS, dengan jam terbang tinggi dan pernah menjadi pialang di BP Plc pada awal tahun 2000-an. Pada tahun tersebut, raksasa minyak asal Inggris itu juga pernah diselidiki karena kepemilikannya yang besar di tanki minyak Cushing, Oklahoma, sebagai titik pengiriman minyak berjangka AS.

BP akhirnya dikenakan denda US$ 2,5 juta oleh New York Mercantile Exchange pada tahun 2003 karena diduga melakukan manipulasi pasar minyak AS. Denda itu kemudian dibayar tanpa mengakui kesalahannya. Namun kasus tersebut tidak melibatkan tuduhan pelanggaran baik kepada Dyer maupun Wildgoose.

Baik Parnon dan Arcadia merupakan perusahaan perdagangan yang dikontrol oleh jutawan kaya kelahiran Norwegia, Fredriksen. Dengan kekayaan US$ 10,7 miliar, Fredriksen kini berada di posisi ke-72 dalam daftar orang terkaya di dunia.

Gugatan tersebut menyatakan, CFTC mungkin akan meminta dampak dari manipulasi itu hingga 3 kali lipat dari keuntungan. Jika FCTF memenangkan kerugian US$ 150 juta, maka akan menjadi denda terbesar kedua dalam sejarah lembaga tersebut. CFTC sebelumnya mengalami kesulitan memenangkan kasus manipulasi meski reformasi finansial AS pada tahun lalu memberikan kekuatan yang lebih luas.

Strategi perdagangan sendiri fokus terutama pada penyebaran harga minyak berjangka atau waktu penyebaran ketimbang harga minyak mentah yang sama sekali palsu. Tuduhan skema pengaturan harga minyak itu juga terjadi pada tahun ketika harga minyak mengalami gonjang ganjing terbesar dalam sejarah. Di 2008, harga minyak mentah sempat melonjak ke titik tertingginya di level US$ 147 per barel, sebelum akhirnya jatuh ke level US$ 30 per barel pada akhir tahun.
(qom/dnl)
WASHINGTON, May 24, 2011 (AFP)
US authorities on Tuesday accused three companies linked to Norway-born Cypriot shipping and drilling tycoon John Fredriksen of manipulating oil trading on the NYMEX and ICE exchanges in 2008.

The Commodity Futures Trading Commission (CFTC) said it had filed a civil suit against three affiliated companies — Parnon Energy Inc. of California, Arcadia Petroleum Ltd. of Britain, and Arcadia Energy (Suisse) SA of Switzerland — for collaborating to manipulate oil prices in a scheme that netted them $50 million in profits.

Also named in the accusation were traders James Dyer of Australia and Nicholas Wildgoose of the United States.

All three of the accused companies are wholly owned subsidiaries of Farahead Holdings Ltd, with London-based Arcadia Petroleum the main operating firm in the trading ring.

Farahead is a part of the sprawling shipping, oil drilling and fish farming conglomerate of Fredriksen, the London-based Cypriot citizen who ranked number 72 on this year’s Forbes billionaires list with a fortune of $10.7 billion.

Fredriksen was not named in the accusations.

The CFTC said that from late 2007 through April 2008, the three companies and the two traders sought to control already tight supplies of the benchmark West Texas Intermediate crude oil with physical purchases of millions of barrels “even though they did not have a commercial need for crude oil.”

Tightening the supply of physical crude drove up their WTI futures and options contracts on the NYMEX and IntercontinentalExchange.

After taking profits in that way, the accused shorted WTI contracts and then quickly dumped their physical oil, pushing down the price and delivering more profits to the, the CFTC said.

“Pursuant to this manipulative cycle … defendants realized profits from their WTI Derivatives trading that exceeded $50 million.”

The scheme took place at a time when global oil prices were soaring toward a peak near $150 a barrel on a speculative frenzy that collapsed, driving price down to nearly one fifth of the high.

The CFTC said the traders reported to the unnamed chief executive and head trader of Arcadia Petroleum, who “performed the functions of CEO for Parnon and Arcadia Suisse.”

It also said they halted the scheme when they discovered they were being investigated by the CFTC.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: