minyaaa($102)aak … 190511


Kontrak harga minyak ditransaksikan mendekati level paling tinggi dalam seminggu terakhir di New York. Melonjaknya harga minyak terjadi setelah data yang dirilis pemerintah AS menunjukkan cadangan minyak di Negeri Paman Sam itu mengalami penurunan seiring dengan penggunaan yang meningkat serta terpangkasnya suplai minyak.

“Harga minyak meningkat setelah Departemen Energi AS merilis data yang cukup bullish. Data tersebut menunjukkan adanya penurunan cadangan minyak yang cukup dalam,” jelas Mark Pervan, head of commodity research Australia & New Zealand Banking Group Ltd di Melbourne.

Pada pukul 12.22 waktu Sydney, kontrak harga minyak untuk pengantaran Juni di New York Mercantile Exchange berada di posisi US$ 100,32 per barel. Kemarin, kontrak yang sama naik US$ 3,19 menjadi US$ 100,10. Ini merupakan level tertinggi sejak 10 Mei lalu.

Sementara itu, kontrak harga minyak jenis Brent untuk pengantaran Juli berada di posisi US$ 112,53 per barel di ICE Futures Europe Exchange di London. Kemarin, kontrak yang sama naik US$ 2,31% menjadi US$ 112,30 per barel, level tertinggi sejak 13 Mei lalu.

Sekadar informasi, kemarin, Departemen Energi AS merilis data yang menunjukkan cadangan minyak turun 15.000 barel pada minggu lalu menjadi 370,3 juta barel.

http://investasi.kontan.co.id/v2/read/1305776864/67849/Cadangan-AS-menipis-harga-minyak-dunia-terdongkrak-ke-atas-level-US-100

Sumber : KONTAN.CO.ID
Wall Street mengakhiri pelemahan yang menghantamnya selama tiga hari berturut-turut berkat reboundnya harga komoditas dan kinerja keuangan yang kuat dari Dell.

Rebound-nya pasar ini berhasil mengangkat indeks S&P yang sebelumnya turun hingga dua persen akibat data ekonomi yang di bawah ekspetasi.

“Kami melihat ini hanya sebentar saja. Tapi apakah berkelanjutan? Itu adalah pertanyaan bernilai jutaan dolar,” kata managing director Stifel Nicolaus Capital Markets David Lutz seperti dikutip dari Reuters di Baltimore.

Sebelumnya, pasar saham tergelincir seiring dengan penurunan harga yang tajam pada komoditas yang telah mendorong investor mengalihkan dananya ke aset lainnya. Beberapa investor percaya koreksi akan berlanjut, tetapi naiknya indeks fund manager tertarik untuk membeli saham pada posisi harga yang rendah ini.

Harga minyak mentah berjangka AS naik lebih dari tiga persen, kembali ke atas USD100 per barrel sebagai dampak dari persediaan minyak mentah yang tiba-tiba jatuh. Chevron Corp naik 2,4 persen menjadi USD102,86, dan merupakan saham yang mengangkat indeks Dow menguat. Saham Dell melonjak 5,4 persen menjadi USD16,75 setelah melaporkan labanya yang melebihi harapan.

Pada penutupan perdagangan Rabu (18/5/2011) waktu setempat, Dow Jones Industrial naik 80,60 poin atau 0,65 persen ke 12.560,18. Indeks Standard & Poor’s 500 naik 11,70 poin atau 0,88 persen ke 1.340,68. Dan Nasdaq Composite Index tumbuh 31,79 poin atau 1,14 persen ke 2.815.

http://economy.okezone.com/read/2011/05/19/213/458576/dow-jones-cs-menguat-didorong-harga-minyak

Sumber : OKEZONE.COM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: