minyaaa($107-109)aak … 120411


Harga minyak mentah dunia di Asia pada perdagangan Selasa (12/4) turun. Pasar merespon saran Goldman Sachs supaya investor mengurangi keuntungan di pasar komoditas.

Minyak mentah jenis Light sweet untuk pengiriman Mei turun US$1,94 menjadi US$107,9 per barel walaupun sempat menyentuh level US$107,87. Sementara minyak mentah jenis Brent turun US$1,7 menjadi US$122,28 per barel, yang dikutip dari finance.yahoo.com.

Goldman menilai dalam jangka panjang harga komoditas masih akan terus naik sehingga menyarankan kepada kliennya untuk mengambil keuntungan. Dalam jangka pendek harga ada kemungkinan naik maupun turun. Tetapi ada tanda-tanda dari turunnya permintaan minyak di AS dan kemungkinan gencatan senjata di Libya. Walaupun akan ada pemilu di Nigeria yang menambah risiko pasokan minyak ke pasar.

“Tanda-tanda baru di pasar minyak mentah mulai muncul pada awal April, ini mencerminkan masuknya dana spekulasi di pasar. Laporan Goldman meredam kecenderungan itu, setidaknya untuk saat ini mengingat sudah overshoot di pasar,” kata analis energi di Tokyo.

IMF juga telah memperingatkan tentang kecenderungan ekonomi global tertekan inflasi. Hal ini karena harga minyak mentah dunia yang dapat menimbulkan risiko bagi perekonomian. Walaupun saat ini belum cukup kuat untuk menekan perekonomian dunia.

Jepang sebagai negara konsumen terbesar ketiga di dunia juga mengalami penurunan permintaan. Apalagi setelah perluasan zona radiasi nuklir tingkat tinggi. Sebab selama ini daerah tersebut terus dilanda gempa susulan.

http://ekonomi.inilah.com/read/detail/1410322/minyak-mentah-di-asia-turun-menjadi-us1079

Sumber : INILAH.COM
SINGAPORE, April 12, 2011 (AFP)
Crude prices plunged in Asian trade on Tuesday as traders took profit amid fears that high oil prices would stall a fragile US economic recovery, analysts said.

New York’s main West Texas Intermediate (WTI) futures contract, light sweet crude for delivery in May, dived $1.27 to $108.65 per barrel in the afternoon.

Brent North Sea crude for May delivery slipped $1.26 to $122.72.

Crude traders were engaged in “profit-taking after the highs we saw on Monday,” said Ong Yi Ling, investment analyst with Phillip Futures in Singapore.

The benchmark WTI had on Monday brushed $113.46 — a peak last seen in September 2008 — before retreating, and ended the day at $109.92, down $2.87 from Friday’s closing level.

Analysts fear that rocketing crude prices would undermine the delicate recovery in the United States, the world’s biggest economy.

“There is the fear that of oil prices trending higher, that demand will fall and the US economic recovery will be impacted,” Ong said.

The US is the world’s biggest oil consumer according to the International Energy Agency, therefore the state of its economy is a major factor which has a significant impact on crude markets.

The International Monetary Fund (IMF) also said that while the global economy is firmly on the mend in 2011, it faces rising headwinds, particularly from higher oil prices.

“The key downside risk to growth relates to the potential for oil prices to surprise further on the upside because of supply disruptions,” the IMF warned in its latest world economic forecasts released Monday.

“New downside risks are building on account of commodity prices, notably for oil, and, relatedly, geopolitical uncertainty, as well as overheating and booming asset markets in emerging market economies,” it said.

Surging oil prices have sparked fears of a return to the record levels above $147 seen in 2008, when high food and commodity prices sparked political unrest in some countries.

The IMF said its forecast for the global economy to expand 4.4 percent this year from 5.0 percent last year assumed an average oil price of $107 a barrel in 2011, after $79 in 2010.

It projected the US economy to grow a modest 2.8 percent this year.

Setelah berhari-hari melenggang di kisaran US$112-US$113 per barel, gejolak harga minyak mulai mereda sejak munculnya niat pemerintah untuk mengajak kelompok pemberontak bernegosiasi. Menguatnya dolar AS juga berperan dalam menekan harga minyak kali ini.

Bahkan penurunan harga minyak pada perdagangan Senin (11/4) mencapai 2,5%, penurunan terbesar dalam satu hari perdagangan.

Untuk harga minyak jenis light sweet untuk kontrak pengiriman Mei anjlok $2,87, atau 25%, menjadi $109,92 per barel di New York Mercantile Exchange, ketika pasar diwarnai aksi jual sejak awal perdagangan.

Pada perdagangan akhir pekan lalu, harga minyak mentah ditutup dengan kenaikan tertinggi sejak September 2008, yakni menguat 2,3% pada hari itu dan 4,5% selama sepekan lalu.

Apa yang membuat investor melakukan aksi profit-taking? Ternyata kabar bahwa ada kemungkinan terjadi perundingan damai antara pasukan pemerintah Libya dengan kelompok pemberontak untuk menyelesaikan konflik yang menjadi penyebab investor melepas kepemilikan mereka atas minyak. Tak cuma itu, penguatan tipis dolar AS terhadap beberapa mata uang utama dunia juga ikut berperan.

Adalah Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma, yang mewakili Uni Afrika dalam memfasilitasi perundingan damai, yang menyatakan bahwa Pemimpin Libya Moammar Kadhafi telah menerima rencana perdamaian untuk mengakhiri konflik di negeri kaya minyak itu.

Sepinya berita baru terkait dengan gejolak politik di Timur Tengah dan fokus pada potensi penurunan permintaan akibat rendahnya pertumbuhan ekonomi sejumlah negara plus tingginya harga, tak bisa dilepaskan dari anjloknya harga minyak, kata Matt Smith, analis dari Summit Energy di Kentucky.

Dana Moneter Internasional mengatakan pemulihan ekonomi akan terus berlangsung meski ada gempa di Jepang dan tingginya harga komoditas, namun melambungnya harga minyak bisa merusak upaya pemulihan ekonomi itu.

Komentar seperti itu langsung membentuk anggapan bahwa tingginya harga minyak merupakan ancaman terhadap permintaan, tutur Tim Evans, analis dari Citi Futures Perspective.

http://www.imq21.com/news/read/27154/20110412/085848/Kejutan-Minyak-Anjlok-di-Bawah-US-110.html

Sumber : IMQ JAKARTA

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: