lapkeu elsa 2010,


PT Elnusa Tbk (ELSA) membukukan laba bersih pada tahun 2010 sebesar 63,9 miliar. Hal ini kurang baik bila di bandingkan dengan periode yang sama di tahun 2009 sebesar 466,2 miliar. Dengan demikian, laba bersih per saham setara dengan Rp 8.76 per lembar.
… per riil kasar elsa 2010 : 8.76/295= 33.67 X … berarti valuasi mahal, kayanya …

Berikut Laporan keuangan ELSA Tahun 2010 :

Last Price 290
Share Out. 7.3 B
Market Cap. 2116.6 B

Balance Sheet
Cash 724.6 B
Total Asset 3678.6 B
S.T. Borrowing 403.3 B
L.T. Borrowing 425.8 B
Total Equity 1937.3 B

Income Statement
Revenue 4210.8 B
Gross Profit 409.9 B
Operating Profit 134.1 B
Net. Profit 63.9 B
EBITDA 395.0 B
Interest Expense 79.6 B

Ratio
EPS 8.76
PER 33.11x
BVPS 265.44
PBV 1.09x
ROA 1.74%
ROE 3.30%
EV/EBITDA 5.62
Debt/Equity 0.43
Debt/TotalCap 0.3
Debt/EBITDA 2.1
EBITDA/IntExps 4.96

PT Elnusa Tbk (ELSA) mencatatkan laba bersih sepanjang 2010 sebesar Rp63,9 miliar atau anjlok 86,3% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp466,2 miliar.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan di Jakarta, Rabu (16/3, disebutkan juga pendapatan usaha perseroan mengalami peningkatan sebesar 14% menjadi Rp4,21 triliun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp3,66 triliun.

Namun, laba usaha perseroan turun drastis sebesar 51,4% menjadi Rp134 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp276 miliar.

http://www.imq21.com/news/read/23737/20110316/124041/Laba-Bersih-ELSA-Anjlok-86-3-.html

Sumber : IMQ JAKARTA

Esso, anak usaha Exxon Mobil Corporation, dikabarkan tengah melakukan penawaran atas 37,15% saham PT Elnusa Tbk (ELSA) yang dimiliki PT Benakat Petroleum Energy Tbk (BIPI).

Menurut salah seorang pelaku pasar yang membisikkan kepada IMQ21, divestasi ini dilakukan lantaran BIPI terjerat utang sebesar Rp894,81 miliar melalui penerbitan Promissory Notes kepada PT Indotambang Perkasa, induk usaha BIPI untuk mengakuisisi 37,15% saham ELSA tahun lalu.

Utang sebesar Rp302,5 miliar telah dilunasi BIPI pada akhir 2010 dengan menjaminkan 12,55% saham ELSA kepada Amadia Investment, sehingga tersisa utang sebesar Rp592,31 miliar berjaminan 24,6% saham ELSA.

“Promissory Notes telah diperpanjang jatuh temponya dari 12 Maret 2011 menjadi 12 September 2011, namun BIPI tetap berencana menjual sahamnya di ELSA. Info yang beredar, Esso tengah melakukan penawaran,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur BIPI Firlie Ganindito memang mengatakan akan menjual kepemilikannya di ELS. Alasan utamanya karena kinerja ELSA tidak sesuai harapan BIPI.

“Ketika kami mengakuisisi ELSA, kami berencana masuk untuk jangka panjang. Namun, situasi tidak sesuai harapan,” imbuh Firlie.

BIPI mengambilalih 37,15% saham ELSA pada Juli 2010 dari PT Tridaya Esta, perusahaan milik Anton Sugiono yang juga menguasai perusahaan properti PT Duta Graha Tbk (DGIK).

http://www.imq21.com/news/read/23689/20110316/092237/Esso-Incar-Saham-ELSA-Milik-Benakat.html

Sumber : IMQ JAKARTA
PT Elnusa Tbk (ELSA) membukukan penurunan laba bersih sebesar 86,29% di 2010 menjadi Rp63,91 miliar dibanding perolehan 2009 sebesar Rp466,23 miliar.

Dalam laporan keuangan Perseroan Rabu (16/3) dijelaskan penurunan laba bersih 2010 ini dipicu penurunan laba usaha menjadi Rp134,1 miliar dari 2009 sebesar Rp276,29 miliar. Selain itu Perseroan juga mencatatkan kerugian selisih kurs sebesar Rp8,29 miliar dibanding 2009 yang meraup untung Rp43,06 miliar.

“Tahun 2010 merupakan tahun yang penuh dengan tantangan bagi Perseroan. Beberapa pembelajaran dapat diambil Perseroan dari kinerja tahun 2010 antara lain meningkatkan fokus pada deployment untuk realisasi proyek, peningkatan monitoring pelaksanaan investasi, monitoring pergerakan dan utilisasi alat serta peningkatan project management dan pengelolaan risiko. Sudah cukup banyak perbaikan yang telah dan akan terus dilakukan oleh manajemen Perseroan seperti melakukan pembenahan untuk menurunkan beban pokok pendapatan usaha (HPP) yang dirasakan masih tinggi agar dapat meningkatkan competitiveness Perseroan. Selain itu, Perseroan juga terus memperkuat struktur dan bisnis usaha Perseroan agar lebih baik lagi dimasa mendatang,” ujar Direktur Utama Perseroan Suharyanto.

PT Elnusa Tbk memimpin pasar di bidang jasa hulu migas terintegrasi berhasil meraih pendapatan usaha per 31 Desember 2010 sebesar Rp4,21

Sumber : INILAH.COM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: