adro digadank-gadang LAGE … 150311


Target ADRO 2011 Rp3.200

Oleh: Ahmad Munjin
Pasar Modal – Selasa, 15 Maret 2011 | 04:14 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Laju saham ADRO, Selasa (15/3) diprediksi melanjutkan penguatan. Ekspektasi peningkatan demand batu bara dari Jepang pasca gempa dan tsunami jadi katalisnya. Saatnya buy!

Senior researcher HD Capital Yuganur Wijanarko mengatakan, untuk pulih dari gempa dan tsunami, Jepang harus membangun infrastruktur. Karena itu, negeri sakura ini membutuhkan baja sekaligus batu bara untuk pembakarannya. Belum lagi, untuk jangka panjang, ada ekspektasi peralihan energi dari nuklir ke batu bara.

Kebetulan, menurutnya, ADRO termasuk salah satu emiten yang mengekspor batu bara dalam jumlah besar ke Jepang sehingga sentimennya menjadi sangat positif. “Saya merekomendasikan buy. Saya targetkan Rp3.200 untuk saham ini hingga akhir tahun,” katanya kepada INILAH.COM.

Pada perdagangan Senin (14/3) saham ADRO ditutup menguat Rp75 (3,22%) jadi Rp2.400 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp2.325. Harga intraday tertingginya mencapai Rp2.425 dan terendah Rp2.300. Volume transaksi mencapai 77,8 juta unit saham senilai Rp185,4 miliar dan 2.199 kali. Berikut ini wawancara lengkapnya:

Setelah menguat Rp75, bagaimana Anda memperkirakan, laju saham ADRO hari ini?

Saya melihat potensi penguatan di saham PT Adaro Energy. Ini terutama, karena sentimen positif dari Jepang. Sebab, setelah diguncang gempa 8,9 skala richter yang disusul gelombang tsunami, Jepang membutuhkan baja dalam jumlah yang banyak seiring berbagai bagunan dan infrastruktur yang runtuh. Karena itu, dibutuhkan batu bara untuk pembakaran baja. Sebab, baja yang sudah rusak tidak mungkin didaur ulang.

Akan bergerak di kisaran berapa?

ADRO berpeluang mengarah ke level resistance Rp2.500 dan Rp2.350 sebagai level support-nya. Saya yakin ADRO akan terus menguat Selasa (15/3) ini. Apalagi, secara teknikal, kenaikan saham ini belum seberapa dibandingkan saham-saham batu bara yang lain.

Bagaimana dengan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Jepang yang dua kali meledak?

Untuk jangka panjang, kondisi itu diekspektasikan pasar, bahwa negeri sakura itu akan beralih ke energi batu bara. Sebab, dari sebelas reaktor yang dimiliki Jepang tak satupun dioperasikan. Kebetulan, ADRO termasuk salah satu emiten yang mengekspor batu bara dalam jumlah besar ke Jepang sehingga sentimennya menjadi sangat positif.

Tapi, untuk jangka pendek, naiknya permintaan batu bara dari Jepang, lebih dipicu kenaikan permintaan baja untuk pemulihan pascagempa dan tsunami. Di antaranya adalah pembangunan gedung dan infrastruktur lain. Belum lagi, permintaan baja dari industri otomotifnya.

Lantas, apa rekomendasi Anda untuk ADRO?

Saya merekomendasikan buy. Saya targetkan Rp3.200 untuk saham ini hingga akhir tahun. [mdr]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: