minyaaaa($103)aak … 030311


Kamis, 03/03/2011 11:55 WIB
Gejolak Timteng Dorong Harga Minyak RI Tembus US$ 103
Wahyu Daniel – detikFinance

Jakarta – Selama Februari 2011, harga rata-rata minyak mentah Indonesia mencapai US$ 103,31 per barel. Naik US$ US$ 6,22 per barel dibanding Januari 2011 yang US$ 97,09 per barel.

Demikian hasil laporan Tim Harga Minyak Indonesia yang dikutip dari situs Ditjen Migas Kementerian ESDM, Kamis (3/3/2011).

Peningkatan harga minyak mentah Indonesia tersebut sejalan dengan perkembangan harga minyak mentah utama di pasar internasional, yang diakibatkan oleh beberapa faktor yaitu pergolakan politik di Timur Tengah dan Afrika Utara seperti Mesir, Algeria, Yaman, Bahrain, dan Libya, telah meningkatkan kekhawatiran terhambatnya suplai minyak mentah dan penurunan produksi.

Libya sebagai pemasok minyak mentah dengan tingkat produksi 1,6 juta barel per hari atau sekitar 1,8% suplai minyak mentah dunia, diperkirakan telah kehilangan produksinya sebesar 0,5-1 juta barel per hari.

Penyebab lainnya, OPEC menilai peningkatan harga bukan karena fundamental pasar melainkan respons spekulatif atas kerusuhan di Timur Tengah dan Afrika.

Beberapa pemerintah anggota OPEC memerlukan peningkatan pendapatan secara cepat untuk menyediakan perlindungan sosial dan keamanan, menghadapi kemungkinan pergolakan politik di wilayahnya sehingga menyarankan harga minyak tetap tinggi sepanjang masih dapat diserap oleh pasar.

“Musim dingin yang berkepanjangan di sejumlah wilayah belahan bumi bagian utara seperti Eropa, AS dan Kanada, berdampak pada peningkatan konsumsi produk minyak khususnya fuel oil yang diindikasikan dari menurunnya stock fuel oil AS sebesar 4,2 juta barel dibandingkan dengan bulan sebelumnya,” ujar Tim Harga Minyak Indonesia.

Peningkatan harga minyak dunia juga disebabkan oleh meningkatnya perkiraan permintaan minyak mentah dunia berdasarkan beberapa sumber. International Energy Agency (IEA) dan Energy Information Administration (EIA) dalam laporan bulan Februari 2011 memperkirakan konsumsi minyak global rata-rata 1,5 juta barel per hari di 2011 yang ditopang oleh konsumsi negara-negara Non OECD khususnya China, Brazil, dan Timur Tengah serta pertumbuhan konsumsi di negara OECD Amerika Utara.

Selain itu, OPEC dalam laporan Februari 2011 memperkirakan pertumbuhan permintaan minyak global 2011 sebesar 1,4 juta barel per hari. Utamanya ditopang oleh meningkatnya aktivitas manufaktur di AS dan China yang disebabkan oleh stimulus dan insentif perekonomian yang diberikan oleh pemerintahnya.

Untuk kawasan Asia Pasifik, peningkatan harga minyak mentah juga dipengaruhi oleh tetap tingginya permintaan minyak mentah dari China yang mencapai 10,4 juta barel per hari dan peningkatan permintaan gasoline dan gasoil di India.

Selengkapnya harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada bulan Februari 2011 dibandingkan bulan sebelumnya, sebagai berikut:
WTI (Nymex) naik sebesar US$ 0,16 per barel dari US$ 89,58 per barel menjadi US$ 89,74 per barel.
Tapis (Platts) naik sebesar US$ 7,41 per barel dari US$ 100,35 per barel menjadi US$ 107,76 per barel.
Basket OPEC naik sebesar US$ 7,02 per barel dari US$ 92,83 per barel menjadi US$ 99,85 per barel.

(dnl/hen)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: