inflasi di bawah 1% memicu adro … 010211


Sesi Dua, Sektor Batu Bara-CPO Jadi ‘Mover’
Headline
inilah.com
Oleh: Ahmad Munjin
Pasar Modal – Selasa, 1 Februari 2011 | 12:07 WIB
TERKAIT

* Asing Masuk Lagi, IHSG Selasa Dibuka Naik 0,24%
* Listing Saham Garuda Lebih Baik Ditunda?
* Koreksi, Cermati Saham Komoditas-Infrastruktur
* Inilah Saham Pilihan Selasa (1/2/2011)
* Mesir & Laba Emiten Picu Bursa AS Bergerak Mixed

INILAH.COM, Jakarta – Rebound IHSG siang ini diperkirakan akan berlanjut hingga penutupan. Investor bisa cermati saham penggerak dari sektor batu bara dan perkebunan.

Pada sesi pertama perdagangan Selasa (1/2), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 28,98 poin (0,85%) ke level 3.438,142. Indeks saham unggulan LQ45 juga naik 6,41 poin (1,07%) ke angka 604,262.

Laju indeks siang ini kurang ramai, hanya didukung oleh volume transaksi yang tercatat mencapai 1,431 miliar lembar saham, senilai Rp1,934 triliun dan frekuensi 49.802 kali. Sebanyak 121 saham menguat, sedangkan 56 saham melemah dan 77 saham stagnan.

Pergerakan bursa kembali diwarnai aksi beli asing yang mencatatkan transaksi nilai beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp167,9 miliar. Rinciannya, transaksi beli mencapai Rp926 miliar sedangkan transaksi jual sebesar Rp758,09 triliun.

Mayoritas sektor saham mendukung penguatan indeks. Sektor petambangan memimpin kenaikan 2,31%, disusul industri dasar 2,18%, aneka industri 1,74%, manufaktur 1,41%, perkebunan 1,25%, konsumsi 0,65% dan keuangan 0,41%. Hanya tiga sektor yang melemah, properti 0,46%, infrastruktur 0,35% dan perdagangan 0,10%.

Praska Putrantyo, analis Infovesta Utama memperkirakan, pergerakan indeks saham domestik hingga penutupan sore nanti akan menguat. “Indeks akan mengarah ke level resistance 3.480 dan 3.387 sebagai level resistance-nya,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Selasa (1/2).

Menurutnya, penguatan indeks saham hari ini dipicu oleh positifnya pergerakan bursa regional dan global. Pasalnya, data-data ekonomi yang dirilis di AS menunjukkan angka yang positif terutama indeks aktivitas bisnis yang naik ke level 68,8.

Dari dalam negeri, lanjut Praska, penguatan indeks juga mendapat dukungan dari antisipasi pasar atas inflasi Januari yang sesuai ekspektasi 0,5%-0,8%. “Dengan inflasi di level tersebut, maka pergerakan market kembali ngebut,” paparnya.

Praska menambahkan, kalaupun inflasi dirilis di luar ekspektasi hingga mencapai kisaran 1%, indeks saham masih akan tetap bertahan di teritori positif. Hanya saja, penguatannya jadi terbatas. Sebab, indeks masih kuat didorong kenaikan harga minyak mentah dunia ke level US$92 per barel setelah sebelumnya sempat melemah ke US$85 per barel.

Karena itu, sektor saham penggerak indeks hari ini adalah pertambangan batu bara dan perkebunan.

Saham-saham pilihannya adalah PT Adaro Energy (ADRO), PT Perusahaan Tambang Bukit Asam (PTBA), PT Astra Agro Lestari (AALI) dan PT Semen Gresik (SMGR). “Saya rekomendasikan buy untuk saham-saham tersebut karena relatif tahan terhadap sentimen inflasi,” imbuh Praska. [ast]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: