adro-2500-2900-2700 … 280111


Saham Batu Bara Cocok di Akhir Pekan

Oleh: Asteria
Pasar Modal – Jumat, 28 Januari 2011 | 06:41 WIB

INILAHCOM, Jakarta – Bursa saham Indonesia Jumat (28/1) akan melanjutkan kenaikan. Kali ini, saham tambang batu bara diprediksi menopangpenguatan bursa.

Yuganur Wijanarko, analis dari HD Capital mengatakan, IHSG pada perdagangan akhir pekan ini masih berpeluang menguat. Menurutnya, bila IHSG bisa ditutup di atas resistance kunci 3.530 hari Jumat secara mingguan dan bulanan, maka tren penurunan jangka pendek secara resmi akan berakhir.

“Indeks akan berusaha melampaui level 3.530 dan bila tembus, akan mengarah ke resistance selanjutnya di 3.630-3.700,” ujarnya kepada INILAH.COM.

Ia menilai, IHSG pada perdagangan kemarin bergerak volatilitas karena sentimen negatif dari diturunkannya peringkat kredit Jepang oleh S&P dan Fitch Rating, menjadi AA- . Langkah ini diambil karena kekhawtiran PM Jepang tidak akan mampu untuk mengatasi utang Jepang.

Adapun akhir pekan ini, Yuga melihat, apresiasi indeks akan ditopang sektor pertambangan batu bara dan konsumer. “Setelah saham sektor perbankan kemarin menguat, sekarang giliran batu bara,” katanya.

Beberapa saham yang direkomendasikan dari sektor batu bara adalah Adaro Energy (ADRO), TB Bukit Asam (PTBA) dan Bumi Resources (BUMI). Menurutnya, ketiga emiten ini masih memiliki peluang kenaikan yang cukup besar. “Rekomendasi beli untuk ketiga emiten ini,”ucapnya.

Yuga menuturkan, valuasi PTBA kembali menarik dengan proyeksi pendapatan tetap. Apalagi secara teknikal, stochastic oscillator 5 harian mengkonfirmasi pola tweezers bottom candlestick, “Ini menunjukan potensi PTBA rally menembus 5-MA Rp20.500 menuju resistance berikutnya di 50-MA Rp21.700,” katanya.

Sedangkan ADRO menarik karena emiten batu bara ini siap keluar dari formasi sideways dan mencoba menguji resistance di 50-day MA (Rp2.500). Bila kenaikan berlanjut, maka tren penurunan jangka pendek dari level tertinggi Rp2.900 tiga pekan ini, secara resmi berakhir dan berubah menjadi minor uptrend ke Rp2.700.

Adapun daya tarik BUMI berasal dari pergerakan harga batubara yang diperkirakan menembus $160/ton tahun ini. Hal ini mengingat emiten ini memiliki 90% pangsa ekspor. “Saat ini pasar menunggu BUMI keluar dari formasi konsolidasi (trading range) untuk menembus ke Rp.3.200,” ujarnya.

Pada perdagangan Kamis (27/1), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 12,907 poin (0,36%) ke level 3.514,624. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia, didukung volume transaksi sebesar 4,78 miliar lembar saham, senilai Rp 6,04 triliun dan frekuensi 130.826 kali.

Sebanyak 121 saham naik, 104 saham turun dan 94 saham stagnan. Penguatan bursa didukung aksi beli asing, yang mencatatkan nilai transaksi beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp723 miliar. Rinciannya adalah transaksi beli sebesar Rp2,421 dan transaksi jual mencapai Rp1,697 miliar. [mdr]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: