energi terbarukan: sawitETANOL … 200111


Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) memperoleh tawaran investasi pembangunan industri bioetanol senilai US$40 juta di Kabupaten Luwu Timur dari Sintesa Group of Companies.

Vice President Bussines Development Sintesa Group of Companies Yono Reksoprodjo di Makassar, Rabu (19/1), menjelaskan, industri bioetanol tersebut rencananya akan dilakukan oleh Sinar Indonesia Merdeka yang merupakan salah satu anak perusahaannya.

Industri yang ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2012 dengan kapasitas 100 ribu liter per hari tersebut akan memanfaatkan lahan Hak Guna Usaha (HGU) seluas 3.500 hektare yang sebelumnya dimanfaatkan untuk mengembangkan kelapa hibrid.

Ia mengaku, akan kembali mengajukan perpanjangan pemanfaatan lahan untuk pengembangan tanaman sorgum dan kenaf karena izin HGU yang dimiliki pihaknya telah berakhir 2010 lalu. Sorgum sebagai bahan baku industri merupakan salah satu jenis tanaman serealia yang selama ini dimanfaatkan untuk bahan pangan, pakan ternak, dan bahan baku industri.

Selain sorgum, bahan baku lainnya yang akan digunakan industri ini adalah kenaf yakni jenis tanaman yang banyak tumbuh di rawa-rawa dan telah dimanfaatkan oleh Jepang sebagai bahan baku pembuatan trim mobil.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo meminta Sintesa Group of Companies memulai pembangunan industri tersebut pada Maret mendatang. Pasalnya, cukup banyak investor yang datang ke Sulsel, namun tidak dapat merealisasikannya.

Sumber : MEDIAINDONESIA.COM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: