adro saat asien-K jual saham indon … 101210


Cermati Saham BUMN & Batu Bara
Headline
inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Asteria & Natascha
Pasar Modal – Jumat, 10 Desember 2010 | 06:44 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Bursa saham Indonesia Jumat (10/12) masih akan melanjutkan penguatan. Saham BUMN yang akan membagikan dividen serta saham batu bara dapat menjadi pilihan investor hari ini.

Analis Jakarta Securities Teuku Hendry Andrean mengatakan, IHSG masih bisa menguat pada perdagangan akhir pekan ini. Imbal hasil yang menarik, karena suku bunga tinggi, menjadi daya tarik utama investor masuk ke bursa domestik, “Apalagi Indonesia diperkirakan segera mencapai level invesment grade,”ujarnya kepada INILAH.COM.

Menurutnya, pasar lebih banyak dipengaruhi faktor ekstenal, karena internal sudah terfaktorkan. Namun, ia menilai, kekhawatiran pasar akan pengetatan likuiditas di China, tidak perlu ditanggapi secara berlebihan.

Pasalnya, hal ini tidak terlalu berpengaruh besar ke Indonesia. Aliran dana asing (capital inflow) ke pasar Asia, termasuk Indonesia masih besar, terindikasi dari tingginya cadangan devisa. “Kondisi ini membuka peluang Window Dressing,” katanya.

Selain itu, Hendry menilai, China sebenarnya tidak terlalu agresif melakukan pengetatan likuiditas, dengan ekspektasi pertumbuhan ekonomi (GDP) negeri Tirai Bambu ini yang akan mencapai 10%. “Dengan tingginya GDP, agresivitas pengetatan akan mimimal,” paparnya.

Ia menuturkan, yang seharusnya dikhawatirkan pasar adalah situasi pengelolaan kredit di Eropa. Kendati Irlandia sudah di-bailout, negara lain di Eropa masih berkutat dengan defisit anggaran yang tinggi.“Risiko inilah yang seharusnya diwaspadai pasar,” ujarnya.

Senada dengan Syaiful Adrian, analis dari Ciptadana Securities yang melihat ada potensi penguatan IHSG lebih lanjut, seiring membaiknya kondisi regional. “Untuk pekan depan, IHSG bisa mencapai level 3.800,” katanya dihubungi terpisah.

Saham yang menjadi pilhannya di tengah kenaikan harga batubara dan harga minyak adalah Adaro Energy (ADRO), Harum Energy (HRUM) dan TB Bukit Asam (PTBA). “Saham-saham ini masih berpeluang menguat,” katanya.

Adapun untuk memanfaatkan Window Dressing, Hendry melihat ada peluang trading atas saham-saham pelat merah yang akan membagikan dividen. Pilihannya adalah Telekomunikasi Indonesia (TLKM), Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI). “Investor bisa trading buy saham-saham ini,” tutupnya.

Pada perdagangan Kamis (9/12), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 16,104 poin (0,42%) ke level 3.786,097. Perdagangan di bursa cukup ramai, dimana volume transaksi tercatat sebesar 12,959 miliar lembar saham, senilai Rp 7,019 triliun dan frekuensi 154.984 kali.

Sebanyak 141 saham naik, 90 saham turun dan 77 saham stagnan. Kendati menguat, investor asing mencatatkan aksi jual dengan nilai transaksi jual bersih (net foreign sell) mencapai Rp336 miliar. Dimana nilai transaksi jual sebesar Rp2,153 triliun dan nilai transaksi beli mencapai Rp1,817 triliun. [mdr]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: