ihsg 3900 di depan mata: adro @3000 … 091210


Ayo, Trading Buy Saham Komoditas!
Headline
inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Asteria
Pasar Modal – Kamis, 9 Desember 2010 | 06:49 WIB

INILAH.COM, Jakarta – Bursa saham Indonesia pada perdagangan Kamis (9/12) diperkirakan akan melanjutkan penguatan. Saham dari sektor komoditas masih menarik untuk trading buy.

Analis Erdikha Sekuritas Roby Haas memprediksikan, IHSG hari ini masih akan terus menguat. Bursa masih berada dalam tren positif, setelah konsolidasi beberapa hari. Salah satu pemicunya berasal ekspektasi rating investment grade yang akan segera diperoleh Indonesia.

“Investor tidak ingin ketinggalan momentum ini, karena investment grade ini akan membawa IHSG menuju level 4.000-an pada kuartal pertama 2011,” ujarnya kepada INILAH.COM.

Namun, ada faktor eksternal yang akan sedikit menghambat laju penguatan bursa. Yakni spekulasi China akan menaikkan suku bunga dan memanasnya kembali situasi di semenanjung Korea.

Menurutnya, masalah di China telah menekan indeks Shanghai dan indeks Hang Seng sehingga anjlok, “Kondisi ini dikhawatirkan akan menghambat pergerakan indeks Asia lainnya,” tuturnya.

Roby menambahkan, Indonesia saat ini sedang mencermati naiknya inflasi dalam negeri. Namun, sangat kecil kemungkinan Bank Indonesia akan menaikkan suku bunga BI rate-nya. BI mungkin baru akan melakukan penyesuaian tingkat bunga pada 2011. “Reaksi pasar pun biasanya jauh-jauh hari sebelum data inflasi keluar,” paparnya.

Di tengah kondisi ini, Roby menyarankan investor untuk konsentrasi pada saham komoditas. Terutama karena sektor finansial sudah tidak terlalu menarik lagi, setelah semua berita keluar, seperti data inflasi dan laporan Rapat dewan Gubernur (RDG). “Jadi saham yang sensitif suku bunga sudah kehilangan momentum,” ujarnya.

Sedangkan saham berbasis komoditas menarik, terkait harga beberapa produk energi yang menguat di pasar internasional. Harga minyak mentah yang masih cukup tinggi di kisaran US$89-90 per barel, mendorong saham di sektor ini naik.

Beberapa saham di sektor tambang yang menjadi pilihannya adalah Adaro Energy (ADRO), Aneka Tambang (ANTM), Timah (TINS), Indo Tambangraya Megah (ITMG) dan TB Bukit Asam (PTBA). Sedangkan untuk sektor perkebunan, Roby merekomendasikan saham-saham seperti Sampoerna Agro (SGRO), London Sumatra (LSIP) dan Gozco (GZCO), “Trading buy untuk saham-saham ini,” pungkasnya.

Pada perdagangan Rabu (8/12), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 47,646 poin (1,28%) ke level 3.769,993. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dengan volume transaksi tercatat sebesar 5.792 juta lembar saham, senilai Rp 7,874 triliun dan frekuensi 119.211 kali.

Sebanyak 108 saham naik, 109 saham turun dan 76 saham stagnan. Penguatan bursa didukung aksi beli asing yang mencatatkan pembelian bersih (net foreign buy) sebesar Rp195 miliar. Dimana transaksi beli asing mencapai Rp3,753 triliun dan transaksi jual sebesar Rp3,558 triliun. [nat/ast]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: