minyaaa($85)aak … 301110


Selasa, 30 November 2010 | 15:05 oleh Barratut Taqiyyah, Bloomberg kontan
HARGA MINYAK
Harga minyak melorot seiring penguatan dolar dan spekulasi kebijakan China

SINGAPURA. Kontrak harga minyak mengalami penurunan dari posisi tertingginya dalam dua minggu terakhir. Salah satu pemicu utamanya adalah kecemasan kebijakan China yang bisa membuat permintaan minyak dari Negeri Panda itu akan melorot.

Kontrak harga minyak mengalami penurunan sebesar 0,8% seiring melorotnya bursa saham China. Sekadar informasi saja, kemerosotan bursa China terkait dengan beredarnya spekulasi kalau pemerintah China akan menaikkan suku bunga acuannya untuk meredam pertumbuhan ekonomi. Penurunan harga minyak juga disebabkan oleh penguatan dolar yang membuat pesona minyak hitam ini memudar.

“China ingin mendinginkan lonjakan pasar saham untuk menekan laju inflasi,” kata Ken Hasegawa, commodity derivatives sales manager Newedge, Tokyo. Dia menambahkan, pergerakan harga minyak sejalan dengan pergerakan pasar saham.

Pagi tadi, kontrak harga minyak untuk pengantaran Januari turun 68 sen menjadi US$ 85,05 sebarel di NYMEX. Pada pukul 15.01 waktu Singapura, kontrak yang sama berada di posisi US$ 85,42 sebarel. Sepanjang bulan ini, harga minyak sudah naik 4,9% dan 7,6% sepanjang tahun ini.

Kemarin, harga minyak naik 2,4% ke posisi US$ 85,73, yang merupakan harga tertinggi sejak 11 November setelah data AS menunjukkan adanya kenaikan pembelian barang pada musim liburan Natal. Hal itu meningkatkan ekspektasi akan lonjakan permintaan minyak seiring pulihnya perekonomian.

Minyak naik di New York setelah para pemerintah di Eropa menambah jumlah dana bantuan hingga US$113 miliar untuk membayar utang Irlandia dan juga terpicu oleh aksi para pembeli AS yang memacu optimisme terhadap permintaan bahan bakar.

Sumber : BISNIS.COM

SINGAPORE, Nov 30, 2010 (AFP)
Crude prices edged lower in Asian trade Tuesday as traders took profits from gains made on the previous day, analysts said.

New York’s main contract, light sweet crude for January delivery, dipped 28 cents to 85.45 dollars a barrel.

Brent North Sea crude for January slid 14 cents to 87.20 dollars.

Investors were cashing out of crude markets after prices rallied on Monday, said Jason Feer, Asia-Pacific vice-president of Argus Media energy market analysts in Singapore.

“People decided to take some of the profits today… It’s fairly common to have prices spike up and people taking short-term profits,” he told AFP.

Crude markets had surged on Monday after debt-stricken Ireland agreed to the terms of a massive 113 billion dollar (85 billion euro) bailout package, momentarily easing eurozone debt contagion fears.

A massive leak of classified US diplomatic cables by Wikileaks also boosted prices by highlighting geopolitical tensions in the oil-producing Middle East, a move analysts said could jack up oil prices.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: