adro DALAM TREN PANJANG … 201110


Adaro Teken 3 Kontrak Jangka Panjang
Headline

Oleh:
Pasar Modal – Sabtu, 20 November 2010 | 15:50 WIB

INILAH.COM, Jakarta – PT Adaro Energy Tbk (ADRO), melalui anak usaha PT Adaro Indonesia telah menandatangani 3 kontrak baru yang bersifat jangka panjang dan inovatif, yang diharapkan dapat memperkuat rantai pasokan segmen tongkang dan menurunkan biaya angkut sekitar 15%.

Dalam siaran pernya yang dikutip INILAH.COM Sabtu (20/11) disebutkan transaksi ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan produksi, meningkatkan efisiensi dan meningkatkan kehandalan serta memperpanjang perjanjian kontrak tongkang. Setelah melalui proses penawaran dan negosiasi yang ketat, Adaro telah menandatangani beberapa perjanjian yang menggunakan kondisi dan syarat yang sama dengan tiga dari enam kontraktor yang sudah ada yaitu PT Pulau Seroja Jaya (PSJ), anak perusahaan dari Seroja Investments Pte. Ltd. yang tercatat di bursa Singapura (SGX), PT Mitra Bahtera Segara Sejati (MBSS) dan PT Mandiri Abadi Maritim (MAM).

Presiden Direktur Adaro, Garibaldi Thohir mengatakan telah menandatangani kontrak tongkang yang inovatif, di mana Adaro dapat menurunkan biaya angkut tongkang. “Hal ini merupakan upaya kami dalam mempertahankan rekam jejak pertumbuhan produksi organik selama 19 tahun serta menyempurnakan rantai pasokan batubara guna menjaga loyalitas dan kepuasan pelanggan serta menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham secara berkelanjutan,” ujarnya.

PSJ sebagian dimiliki oleh 2 dari 5 pemegang saham utama Adaro, Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga Uno yang keduanya secara individu merupakan pemegang saham minoritas Adaro, sedangkan MBSS dan MAM bukan merupakan pihak terkait.

Perjanjian ini diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan dari armada tongkang yang ada dan yang akan datang. Dengan menunjuk lebih dari satu pemenang tender dalam mengantisipasi kebutuhan tongkang, Adaro membagi volume pengangkutan batubara di antara 3 pemenang tender dan menciptakan kondisi yang kompetitif, di mana tambahan volume angkutan batubara akan diberikan kepada kontraktor yang memiliki kinerja terbaik.

Untuk memperoleh tambahan volume angkutan batubara para kontraktor harus menunjukan kemampuan dalam menurunkan konsumsi bahan bakar dan cycle times secara progresif setiap tahunnya dan meningkatan ketersedian tongkang serta tetap menjaga standar keamanan yang tinggi. Melalui beberapa perjanjian tongkang yang kompetitif ini, Adaro berharap dapat menurunkan biaya angkut sampai dengan 15%.

Perjanjian kontrak ini merupakan tindak lanjut dari akuisisi perusahaan tongkang dan angkutan yang dilakukan Adaro di tahun 2009 yaitu OML (Orchard Maritime Logistics Pte. Ltd.), yang telah menyempurnakan rantai pasokan batubara Adaro dari pit to port. Akuisisi OML, perusahaan yang telah memberikan jasa kepada Adaro selama 15 tahun, telah berhasil menurunkan biaya angkut (freight & handling) sebesar 6% di tahun 2009. Mayoritas aset OML telah direstrukturisasi ke dalam PT Maritim Barito Perkasa (MBP), perusahaan pelayaran nasional yang memiliki izin domestik, untuk memenuhi Cabotage Law. Transaksi tersebut juga dilakukan agar Adaro dapat lebih memahami bisnis tongkang guna meningkatkan kehandalan, menurunkan risiko dan mendapatkan posisi tawar yang baik. [cms]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: