elsa dan capitalinc @lelang, MAU … 191110


Lelang wilayah migas tahap I tuntas
OLEH NURBAITI Bisnis Indonesia

Pemerintah mendapatkan komitmen investasi eksplorasi untuk empat wi layah kerja migas senilai US$28 juta

Tender reguler dilanjutkan tahun depan JAKARTA: Pemerintah mendapatkan komitmen investasi eksplorasi untuk empat wilayah kerja migas senilai US$28 juta dan signature bonus US$4,2 juta selama 3 tahun pertama eksplorasi.
Komitmen investasi tersebut didapatkan dari empat pemenang lelang penawaran langsung wilayah kerja (WK) migas tahap I 2010, yang dibuka sejak 12 Juli 2010 hingga 25 Agustus 2010.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Evita Herawati Legowo mengemukakan dari enam WK migas yang ditawarkan melalui mekanisme penawaran langsung itu, hanya empat WK saja yang diminati investor.

“Total investasi komitmen eksplorasi untuk keempat wilayah kerja migas itu sebesar US$28 juta, sedangkan signature bonus yang akan diterima langsung oleh pemerintah sebesar US$4,2 juta untuk 3 tahun masa eksplorasi,“ jelas dia kemarin.

Keempat pemenang lelang WK migas itu yakni PT Ephindo Oil and Gas Holding Inc untuk WK North Sokang yang berlokasi di lepas pantai timur Natuna, Kepulauan Riau dengan total investasi US$10,2 juta.

Selanjutnya, konsorsium Awe Limited-PT Baruna Recovery Energy-PT Sillo Maritime Perdana untuk WK Titan di lepas pantai timur laut Pati, Jawa Tengah senilai US$8,3 juta.

Selain itu, Mitra Energy Limited untuk WK Bone di lepas pantai Bone, Sulawesi Selatan dengan investasi US$6,1 juta, dan BP Exploration Indonesia Limited untuk WK North Arafura di daratan dan lepas pantai Akimeugah, Papua sebesar US$3,4 juta.

Perincian komitmen pasti eksplorasi tersebut berupa studi geologi dan geofisika US$2,1 juta, survei seismik dua dimensi sepanjang 2.880 km sebesar US$10,8 juta, repro data dua dimensi sepanjang 1.000 km senilai US$100.000, dan pengeboran dua sumur eksplorasi US$15 juta.

Untuk inisiasi kontrak kerja sama keempat WK migas tersebut, lanjut dia, akan dilakukan pada 22 November, sedangkan penandatanganannya dijadwalkan pada 26 November 2010.
Data minim Dia menjelaskan dalam lelang penawaran langsung WK migas tahap I tahun ini, pemerintah menawarkan enam WK, tetapi dua di antaranya, yakni WK East Baronang di lepas pantai timur Natuna, Kepulauan Riau dan Onin di lepas pantai Bintuni-Misool, Papua tidak ada peminatnya.

Menurut dia, ketidaktertarikan investor terhadap dua WK migas itu disebabkan oleh minimnya data yang disampaikan pemerintah.

Dia menambahkan, dari empat WK migas yang sudah ada pemenangnya, pengeboran sumur eksplorasi hanya dilakukan di North Sokang dan Titan, masing-masing satu sumur.

“Didapatkan Blok North Sokang diperkirakan memiliki cadangan gas sekitar 600 miliar standar kaki kubik (BCF) dan Titan 300 BCF, sedangkan pengeboran dua blok lainnya, Bone dan North Arafura masih memerlukan pendalaman data.“

Sementara itu, untuk WK East Baronang dan Onin yang tidak diminati investor, Evita menjelaskan pihaknya akan melengkapi data kedua blok migas tersebut, sehingga bisa dimasuk kan dalam daftar tender reguler pada 2011.

Terkait dengan ketidakikutsertaan PT Pertamina (Persero) dalam lelang penawaran langsung WK migas tahap I itu, Vice President Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun mengungkapkan pihaknya tengah berkonsentrasi membidik pengelolaan blok migas yang sudah berproduksi.

“Pertamina tidak ikut karena menurut kami konsentrasinya berbeda. Kami kan ada konsentrasi yang lebih besar yang kami bidik, di antaranya Blok Mahakam. Jadi kami ingin fokus dulu ke situ. Ini [lelang] kan blok-blok eksplorasi,“ ujar Harun.

Lelang WK migas tahap I itu, pemerintah menawarkan 12 blok melalui tender reguler, yang terdiri dari Blok Sokang di lepas pantai timur Natuna, Singkil di lepas pantai Sibolga, Sumut, Nias di lepas pantai Sibolga, Sunda Strait II di lepas pantai selatan Jawa, Sunda Strait III di lepas pantai selatan Jawa, dan Sunda Strait IV di lepas pantai Bengkulu.

Selain itu, Blok South Kangean I di lepas pantai utara Jawa Timur, South Kangean II di lepas pantai utara Jawa Timur, South West Makassar di lepas pantai Sulawesi Selatan, Wokam I di lepas pantai Bintuni-Palung Aru, Papua, Wokam II di lepas pantai, Palung Aru, dan Digul di lepas pantai Akimeugah, Papua.
(ibeth.nurbaiti@bisnis.co.id)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: