guling kok tukeran seh … 171110


… kalo liat besaran persentase saham yang dilibatkan dalam transaksi akuisisi ini jelas jumlahnya material sekale … seharusnya transaksi material yaitu melibatkan jumlah lebih dari 10 persen harus melalui persetujuan RUPSLB … well, liat aja dah

Inilah Alasan Recapital Jual Saham BRAU ke Vallar!
Headline
inilah.com/Agung Rajasa
Oleh: Agustina Melani
Pasar Modal – Rabu, 17 November 2010 | 12:47 WIB

INILAH.COM, Jakarta – CEO Recapital Roesan Roslani mengatakan, pihaknya tertarik dengan Vallar karena membuat Recapital dan BUMI akan mengontrol lebih 60% saham di Vallar.

“Saya setuju karena Recapital dan BUMI akan mengontrol lebih dari 60% dari kepemilikan Vallar. Buat kita ini sebetulnya bendera Indonesia dan pertama kali perusahaan Indonesia listing di London,” ujar Roesan, dalam konfrensi pers, Selasa (16/11) lalu.

Roesan menuturkan transaksi penukaran saham tersebut dilakukan pada 16 November jam 13.30 waktu Singapura. Lebih lanjut ia mengatakan, aksi korporasi yang dilakukan Berau dengan Vallar ini membuka akses lebar untuk pendanaan dan good corporate governance akan lebih bagus. “Dengan adanya partner baru good corporate governance akan lebih bagus, bukan hanya BEI dan Bapepam saja yang mengawasi tetapi juga pihak lain, ” tambah Roesan.

Dengan Berau Coal Company melepas sekitar 75% saham Bukit Mutiasa ke Vallar, Roesan menuturkan, perseroan mendapatkan dana tunai dari penjualan saham Bukit Mutiara sebesar 35% dan penukaran saham sebesar 40% ke Vallar. “Dengan adanya share swap sehingga kita menjadi pemilik di Vallar sebesar 24 persen,” tutur Roesan.

Seperti diketahui, Vallar salah satu perusahaan tercatat yang baru mencatatkan saham di London Stock Exchange pada Juli 2010. Vallar memiliki aset sebesar US$1 miliar.Vallar yang dimiliki oleh Rothschild melakukan share swap dengan Bakrie and Brothers dan Berau senilai US$3 miliar. Dalam proses ini, Vallar akan berganti nama menjadi Bumi Plc. Dengan aksi korporasi tukar guling saham ini, perseroan mengharapkan produksi batu bara sebesar 140 ton pada 2013. [cms]
Rabu, 17/11/2010 17:40 WIB
BEI Pelajari Transaksi Tukar Guling Bakrie, Berau dengan Rothschild
Whery Enggo Prayogi – detikFinance

Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mempelajari skema pencatatan saham jalur belakang (backdoor listing) PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) bersama Recapital Advisors-melalui PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) di Bursa Efek London.

Jika dimungkinkan, BEI akan panggil pihak manajeman untuk menjelaskan transaksi tukar guling saham dan akuisisi dengan keluarga Rothschild ini.

“Beberapa dokumen baru masuk bursa sore. Kami sedang pelajari bersama tim. Kita melihat implikasi dan skema transaksi keduanya,” ungkap Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Eddy Sugito kepada detikFinance di Jakarta, Rabu (17/11/2010).

Grup Bakrie bersama Recapital telah bersepakat dengan perusahaan investasi Rothschild, berupa aksi tukar saham (swap) antara saham Vallar Plc dengan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) milik BNBR, serta saham PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) milik Recapital melalui PT Bukit Mutiara.

BNBR akan melepaskan 5,2 miliar (25%) saham BUMI di harga Rp 2.500 per saham, senilai Rp 13 triliun kepada Vallar Plc. Vallar akan barter dengan 90,1 juta saham baru Vallar seharga GBP 10 per saham kepada BNBR. Dengan demikian BNBR akan menguasai 43% saham Vallar Plc, sedangkan Vallar Plc akan memiliki 25% saham BUMI.

Recapital, melalui anak usahanya PT Bukit Mutiara yang menguasai 90% saham BRAU akan melepaskan 26,175 miliar saham BRAU atau setara dengan 75% saham BRAU kepada Vallar.

Mekanisme terbagi dua. Pertama, Vallar akan membeli 12,215 miliar (35%) saham BRAU di harga Rp 540 per saham secara tunai yang nilainya Rp 6,596 triliun. Sedangkan sisanya sebanyak 13,960 miliar (40%) saham BRAU akan ditukar guling dengan 52,2 juta saham baru Vallar (24,9%).

Skema multicomplex ini lah yang menjadi fokus BEI dalam beberapa waktu mendatang. Namun, Eddy belum dapat komentar banyak termasuk apakah skema ini melanggar peraturan pasar modal yang berlaku di Indonesia.

“Karena kita masih periksa, belum bisa berkomentar lebih jauh. Kita tunggu dulu,” tegasnya.

BEI juga tidak menutup diri untuk memanggil manajeman terkait, jika diperlukan pendalaman materi atas aksi mereka.

“Kalau struktur membingungkan, pasti kita akan undang. Wajar atau tidak wajar bukan itu pokoknya, tapi kalau butuh pendalaman kita akan diskusikan. Sebaiknya gitu,” tambahnya.

(wep/qom)
Selasa, 16/11/2010 18:01 WIB
Gandeng Rothschild, Bakrie- Recapital Masuk di Bursa London
Indro Bagus – detikFinance

Jakarta – Grup Bakrie bersama rekanannya Recapital Advisors melakukan pencatatan saham jalur belakang (backdoor listing) di Bursa Efek London melalui transaksi tukar guling saham dan akuisisi dengan keluarga Rothschild senilai Rp 27 triliun.

Penandatanganan perjanjian jual beli saham telah dilakukan antara PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Recapital Advisors dan Vallar Plc pada Selasa (16/11/2010). Mekanisme transaksi raksasa senilai Rp 27 triliun ini dilakukan melalui 2 cara, yaitu tukar guling saham dan pembayaran tunai oleh Rothschild.

BNBR akan melepaskan 5,2 miliar (25%) saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) di harga Rp 2.500 per saham atau total senilai Rp 13 triliun kepada Vallar Plc. Perusahaan investasi milik Rothschild ini akan ‘membayar’ pembelian saham BUMI ini dengan memberikan 90,1 juta saham baru Vallar seharga GBP 10 per saham kepada BNBR.

Dengan transaksi ini, BNBR akan menguasai 43% saham Vallar Plc, sedangkan Vallar Plc akan memiliki 25% saham BUMI.

Recapital, melalui anak usahanya PT Bukit Mutiara yang menguasai 90% saham PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) akan melepaskan 26,175 miliar saham BRAU atau setara dengan 75% saham BRAU kepada Vallar.

Mekanismenya dibagi menjadi 2 cara, Vallar akan membeli 12,215 miliar (35%) saham BRAU di harga Rp 540 per saham secara tunai dengan total Rp 6,596 triliun, sedangkan sisanya sebanyak 13,960 miliar (40%) saham BRAU akan ditukar guling dengan 52,2 juta saham baru Vallar atau setara dengan 24,9% saham Vallar.

Usai transaksi ini, kepemilikan Bukit Mutiara di BRAU tersisa 15% saham, sedangkan Vallar menguasai 75% saham BRAU. Transaksi ini juga menyebabkan terjadinya perubahan pengendali saham, sehingga Vallar wajib melakukan tender offer atas sisa saham publik BRAU di harga Rp 540 per saham.

Konsolidasi raksasa ini menyebabkan BNBR dan Bukit Mutiara menjadi induk usaha Vallar, dimana Vallar akan menguasai 25% saham BUMI dan 75% saham BRAU. Vallar pun akan berganti nama menjadi Bumi Plc.

Skema ini membuat kelompok bisnis grup Bakrie dan Recapital bersama-sama merambah bursa London. Vallar merupakan perusahaan investasi milik keluarga Rothschild yang merupakan bankir terkaya di dunia. Vallar baru saja menggelar IPO raksasa di Bursa London senilai US$ 1,07 miliar atau sekitar Rp 9 triliun pada Juli 2010.

Secara otomatis, BNBR akan menjadi pengendali baru Vallar atau yang akan diberi bendera Bumi Plc. Struktur pemegang saham Bumi Plc terdiri atas BNBR 43%, Bukit Mutiara 24,9%, pemegang saham pendiri 3,8% dan pemegang saham publik 28,3%.

Sebagai pengendali penuh, BNBR memiliki kewenangan untuk menempatkan orang-orang kepercayaan Bakrie di pucuk-pucuk pimpinan, tentunya grup Recapital tak ketinggalan juga boleh menempatkan orang-orangnya.

Berikut daftar calon-calon manajemen Vallar/Bumi Plc:

* Chairman : Indra Bakrie.
* Co-Chairman : Nathaniel Rothschild.
* Deputy Chairman : Sir Julian Horn Smith.

* CEO : Ari Saptari Hudaya.
* Finance Director : Andrew Beckham.
* Business Development and Strategy Director : James Campbell.
* Non Executive Director : Rosan P Roeslani.

(dro/qom)

Selasa, 16/11/2010 16:37 WIB
Lepas 75% Saham Berau, Recapital Kuasai 24,9% Saham Vallar
Whery Enggo Prayogi – detikFinance
Jakarta – PT Bukit Mutiara, anak usaha Recapital Advisors melepaskan 75% sahamnya di PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU). Bukit Mutiara akan memperoleh dana tunai Rp 6,596 triliun dan 24,9% saham Vallar Plc, perusahaan milik keluarga Rothschild.

Menurut Chief Executive Office Recapital, Thomas W. Shreve dalam paparannya di gedung Recapital, Jakarta, Selasa (16/11/2010), pelepasan 75% saham BRAU ini akan dilakukan melalui 2 cara.

“Sebesar 35% saham BRAU akan dibayar tunai pada harga Rp 540 per saham senilai Rp 6,596 triliun, sedangkan 40% saham BRAU akan akan ditukar guling dengan 52,2 miliar saham Vallar Plc atau sekitar 24,9,” ujarnya.

Usai transaksi ini, Recapital melalui Bukit Mutiara akan memiliki 24,9% saham Vallar Plc, sedangkan Vallar Plc akan memiliki 75% saham BRAU. Bukit Mutiara secara langsung juga masih memiliki 15% saham. Sebelum transaksi ini, Bukit Mutiara menguasai 90% saham BRAU.

“Saham BRAU akan diterima Vallar pada 8 bulan masa lock-up setelah IPO Vallar pada Juli 2010 lalu,” ujarnya.

Vallar Plc merupakan perusahaan investasi milik keluarga Rothschild yang merupakan bankir terkaya di dunia. Vallar baru saja menggelar IPO raksasa di Bursa London senilai US$ 1,07 miliar atau Rp 9 triliun pada Juli 2010.

“Kami senang mengambil langkah penting ini, strategi yang dilakukan tepat pada waktunya, saat Vallar IPO,” ucap Co-Founder and Director Vallar, Nathaniel Rothschild.

(dro/qom)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: