minyaaa($86)aak … 071110


Minyak Dunia Raih Harga Tertinggi Selama 2 Tahun
Headline
IST
Oleh:
Ekonomi – Minggu, 7 November 2010 | 18:40 WIB

INILAH.COM, New York – Harga minyak naik ke level tertinggi dalam dua tahun pada Jumat kemarin. Hal ini setelah membukukan kenaikan beruntun pada pekan pertama November ini.

Pada saat pencapaian rekor kemarin, pergerakannya nampak flat seiring dukungan dari laporan pekerjaan AS yang lebih kuat dari perkiraan menutupi pengaruh reboundnya dolar AS. Harga minyak mentah AS bergerak ke puncak intraday di atas US$87 per barel. Kondisi ini menjelang laporan nonfarm payrolls, ketika dolar lemah, daya tarik komoditas terus terdorong oleh program Federal Reserve minggu ini untuk meningkatkan perekonomian.

Dolar rally pada laporan pekerjaan yang kuat, telah berada di bawah tekanan setelah Federal Reserve pada hari Rabu berkomitmen untuk membeli $600 milyar obligasi pemerintah AS untuk mendorong pemulihan tidak stabil.

Minyak mentah AS untuk pengiriman Desember naik 36 sen menjadi US$86,85 per barel, yang merupakan penutupan tertinggi sejak Oktober 2008. Harga tertinggi Jumat di US$87,43 dicapai dalam perdagangan pasca settlement merupakan harga tertinggi intraday sejak US$89,82 yang diciptakan pada tanggal 9 Oktober 2008.

Harga naik US$5,42, atau 6,6%, untuk minggu ini, persentase kenaikan terbesar sejak minggu 19 Februari. Di London, minyak mentah Brent ICE Desember naik 11 sen menjadi US$88,11. [hid]Minggu, 07 November 2010 | 19:11 oleh Dupla Kartini
PEREKONOMIAN GLOBAL
Harga minyak dunia masih berpotensi naik

JAKARTA. Harga minyak mentah masih berpeluang melaju satu pekan kedepan. Lemahnya dolar AS seiring rencana pengucuran stimulus US$ 600 miliar, serta membaiknya data ketenagakerjaan AS, bakal menopang pergerakannya.

Sebelumnya, sepekan terakhir, harga minyak sudah melesat 6,2% dari posisi sebelumnya (29/10) di US$ 81,43 sebarel. Akhir pekan (5/11) lalu, kontrak minyak untuk pengiriman Desember 2010 di Bursa NYMEX-AS ditutup menguat di level US$ 86,85 sebarel.

Melambungnya harga minyak masih dipicu faktor stimulus yang menekan dolar AS, sehingga mengangkat daya tarik komoditas, sebab harganya lebih murah. Apalagi didukung membaiknya data tenaga kerja AS untuk Oktober. Jumat (5/11) lalu, AS merilis angka pengangguran tetap di level 9,6%. Adapun, data lapangan kerja (payrolls) menunjukkan penambahan 151.000, dari sebelumnya direvisi turun 41.000. Data ini memberi sinyal terjadi pemulihan ekonomi.

Mayoritas analis hasil survei Bloomberg, Jumat (5/11) lalu, memprediksi pekan ini minyak mungkin masih akan menguat karena tekanan pada dollar AS. Likuiditas di pasar akan melimpah dengan dikucurkannya stimulus sekitar US$ 75 miliar setiap bulannya. Meskipun, cadangan minyak mentah AS menunjukkan peningkatan 1,95 juta barel menjadi 368,2 juta, per pekan lalu.

Pekan lalu, OPEC memprediksi konsumsi minyak dunia akan meningkat 5,1% menjadi 89,9 juta barel sampai 2014.

Analis Askap Futures, Ibrahim menyebut proyeksi kebutuhan yang disampaikan OPEC bisa menyebabkan pergerakan minyak ke US$ 90 sebarel hingga akhir November. Namun, di akhir tahun dia menduga akan kembali terkoreksi ke US$ 85.

Ibrahim menilai saat ini harga minyak sudah terlalu tinggi. Namun, faktor stimulus dan permintaan dari China menjadi faktor kuat yang mendukungnya tetap naik. Lanjutnya, kegiatan manufaktur di AS juga menggeliat, sehingga kebutuhan minyak akan bertambah.

Satu pekan kedepan ini, Ibrahim memprediksikan minyak masih berpotensi naik di kisaran US$ 86-US$ 88 sebarel. “Namun, mulai terbatas, karena dengan cadangan masih tinggi, mungkin sewaktu-waktu minyak untuk terkoreksi,” ujarnya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: