laba ADRO, tapi tergeru$ : 301010


Biaya Tambang Bengkak, Laba Adaro Tergerus
Pendapatan usaha konsolidasi meningkat enam persen hingga US$1,98 miliar.
Jum’at, 29 Oktober 2010, 19:37 WIB
Arinto Tri Wibowo

VIVAnews – Kenaikan biaya penambangan yang disebabkan oleh peningkatan nisbah kupas dan jarak angkut lapisan penutup yang lebih jauh, memicu peningkatan beban pokok pendapatan PT Adaro Energy Tbk sebesar 22 persen.

Kondisi itu menyebabkan laba operasi Adaro menurun 16 persen menjadi US$593 juta selama sembilan bulan pertama 2010. Akibatnya, laba bersih juga terkikis 43 persen menjadi US$186 juta, atau turun 52 persen menjadi Rp1,69 triliun dibanding periode sama 2009 senilai Rp3,51 triliun.

Sementara itu, laba bersih per saham turun menjadi Rp53 dari sebelumnya Rp109,9.

“Tahun ini cukup menyulitkan bagi perseroan karena curah hujan yang abnormal. Namun, prospek jangka panjang perseroan diklaim lebih baik dibanding sebelumnya,” kata Presiden Direktur Adaro Energy, Garibaldi Thohir, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat 29 Oktober 2010.

Namun, Garibaldi mengklaim dapat mempertahankan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) sebesar US$701 juta dan margin yang lebih tinggi dibanding rata-rata industri sebesar 35 persen.

Sedangkan pendapatan usaha konsolidasi selama periode tersebut meningkat enam persen hingga US$1,98 miliar, karena pertumbuhan produksi sebesar 12 persen. Walau demikian, pencapaian harga jual rata-rata turun tujuh persen.

Volume produksi dan penjualan Adaro Energy pada periode sembilan bulan 2010 masing-masing meningkat 12 persen menjadi 31,84 juta ton dan 32,36 juta ton.

Selanjutnya, dengan rasio utang bersih terhadap ekuitas sebesar 0,45 kali dan akses kas US$1,2 miliar, kebijakan keuangan Adaro yang dijalankan secara hati-hati menghasilkan struktur permodalan yang diklaim kuat dan memberikan akses positif di pasar modal.

Adaro juga berkomitmen untuk melanjutkan pertumbuhan tahunan secara organik dan meningkatkan efisiensi rantai pasokan batu bara yang terintegrasi secara vertikal.

Upaya itu dimungkinkan meliputi integrasi ke hilir dengan merambah segmen pembangkit listrik. Selain itu, perseroan akan mengakuisisi atau berinvestasi pada cadangan batu bara yang berskala besar dan berkualitas tinggi di Indonesia.
• VIVAnews

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: