minyaaa($81)aak … 181010


Harga minyak dekati titik terendah 2 pekan
Senin, 18/10/2010 06:38:26 WIB
Oleh: Bloomberg
MELBOURNE: Harga minyak mendekati titik terendah dalam dua pekan ini di New York setelah dolar menguat karena pelaku pasar berspekulasi bahwa Federal Reserve akan melanjutkan kebijakan pelonggaran moneter.

Harga minyak berjangka jatuh 1,7% pada15 Oktober setelah mata uang AS menguat terhadap euro, menahan daya tarik komoditas sebagai investasi alternatif. Gubernur bank sentral AS Ben S. Bernanke mengatakan pada saat yang sama bahwa stimulus moneter tambahan akan diberlakukan.

Harga minyak mentah untuk pengiriman November adalah US$81,33 per barel, naik 8 sen, dalam perdagangan secara elektronik di bursa New York Mercantile Exchange pukul 9:08 waktu Sydney. Harga kontrak tersebut turun US$1,44 menjadi US$81,25 pada 15 Oktober, harga terendah sejak 30 September. Tahun ini harga minyak sudah naik sebesar 2,6%.

Dolar diperdagangkan sedikit berubah pada US$1,3958 per euro setelah naik 0,8% menjadi US$1,3977 pada 15 Oktober.

Harga minyak brent untuk pengiriman Desember naik 5 sen menjadi US$82,50 per barel, dalam bursa ICE Futures Europe exchange di London. Harga kontrak ini sempat turun US$1,75 atau 2,1% menjadi US$82,45 pada 15 Oktober. (t04)
Harga minyak dunia kembali melorot di New York. Penurunan harga minyak terjadi di tengah spekulasi kalau pengembang di AS hanya membangun sedikt perumahan di September. Selain itu, penurunan harga minyak juga disebabkan oleh penguatan dolar terhadap euro. Dua faktor tadi membuat permintaan minyak sebagai komoditas investasi alternatif melorot.

Sekadar tambahan informasi, 56 ekonom yang disurvei Bloomberg memprediksi pembangunan rata-rata rumah di AS hanya mencapai 580.000 unit pada September atau turun 3% dari Agustus. Departemen Perdagangan AS dijadwalkan akan merilis data ini esok hari.

“Harga minyak akan mengalam tekanan seiring dengan penguatan dolar,” kata Ben Westmore, ekonom National Australia Bank Ltd di Melbourne.

Pagi tadi, kontrak harga minyak November turun 69 sen atau 0,9% menjadi US$ 80,56 sebarel di NYMEX. Pada pikul 11.08 waktu Singapura, harga minyak bertengger di posisi US$ 80,77.

Sumber : KONTAN.CO.ID

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: