produksi 2H 2010 naek, adro … 200910


20/09/2010 – 06:45
Awal Pekan, Cermati Tambang-Properti
Asteria

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – Bursa saham Indonesia Senin (20/9) masih berpeluang menguat, meski aksi profit taking terus membayangi. Beberapa saham yang menarik berasal dari sektor tambang batu bara dan properti.

Yuganur Wijanarko, analis dari HD Capital mengatakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini masih berpotensi melanjutkan penguatan. Namun, kenaikan ini cukup riskan, mengingat indeks akhir pekan lalu ditutup mendekati 3.390 dengan volume transaksi cukup tinggi. “Saham grup Bakrie memberi kontribusi yang cukup besar kemarin,” ujarnya kepada INILAH.COM.

Menurutnya, saat ini investor beralih ke saham sektor komoditas tambang dan properti, karena kenaikan sektor perbankan dan consumer goods sudah tinggi, sehingga valuasnya mahal. “Dengan saham berkapitalisasi besar di sektor tambang, ada kemungkinan IHSG akan menuju 3.500 pekan ini,” katanya.

Yuga menilai, saham komoditas, terutama batu bara menarik, terutama dipicu penguatan saham PT Bumi Resources (BUMI). Hal ini karena semakin dekatnya batas akhir konversi utang ke saham BUMI pada Selasa (21/9) pekan ini. “Dengan harga konversi yang ditetapkan di Rp2.366, maka BUMI akan dikerek ke atas Rp2.000,” ujarnya.

Apresiasi anak usaha Bakrie ini pun diyakini akan memicu naiknya saham batu bara lain. Indikator positif berasal dari naiknya produksi batu bara pada semester dua 2010, ketimbang enam bulan pertama kemarin. Hal ini terjadi meski gangguan cuaca membayangi laju produksi di sektor ini. “Saham batu bara lain yang masih bagus adalah Adaro Enegy (ADRO),” ucapnya.

Yuga juga melihat potensi pada saham sektor properti. Selain ada peralihan dari sektor perbankan, daya tarik dari sektor ini berasal dari suku bunga BI rate yang diekspektasikan masih rendah, berlanjut pada peningkatan daya beli masyarakat dan pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). “Lonjakan penjualan selama 2010 juga mengindikasikan adanya pertumbuhan penjualan,” paparnya.

Saham pilihannya adalah PT Bakrieland Development (ELTY) dan PT Sentul City (BKSL). Hal ini terkait spekulasi pemindahan ibukota ke Jonggol, Jawa barat. ELTY terlebih dulu bergerak naik, karena memilki porsi land bank terbesar di bukit Jonggol. Sedangkan BKSL, yang hanya memiliki land bank kecil, juga diuntungkan karena masih lagging, ketimbang ELTY yang sudah mahal. “Rekomendasi trading buy untuk kedua emiten ini,” pungkasnya.

Senada dengan analis Water Front Securities Isfan Helmy Asad yang merekomendasikan saham properti. Ia mengunggulkan saham PT Alam Sutera Realty (ASRI) dan PT Bumi Serpong Damai (BSDE), dengan alasan lokasi land bank , yang terletak di kawasan pinggiran Jakarta, yang sudah lengkap infrastrukturnya. “Investor bisa akumulasi saham-saham ini untuk jangka menengah panjang,” ucapnya.

BSDE adalah emiten dengan land bank terbesar di kawasan barat Jakarta. Sedangkan ASRI adalah emiten dengan segmen menengah ke atas. Ini berarti, kenaikan harga akibat semakin lengapnya infrastruktur, tidak mematikan permintaan.

Pada perdagangan Jumat (17/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melesat 43,021 poin (1,28%) ke level 3.384,653. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia sangat ramai, dimana volume transaksi tercatat sebesar 11,115 miliar lembar saham, senilai Rp 6,528 triliun dan frekuensi 162.963 kali.

Sebanyak 175 saham naik, 68 saham turun dan 59 saham stagnan. Asing mencatatkan nilai transaksi beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp314 miliar. Dimana transaksi beli mencapai Rp1,941 triliun dan transaksi jual mencapai Rp1,626 triliun. [nat/mdr]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: