adro TURUN PAM0R … 160910


Di tengah pelemahan harga komoditas dan prediksi berlanjutnya musim hujan, produksi batubara akan menurun. Investor ADRO pun akan beralih ke ITMG. Benarkah?

Stefanus Juanda dari JP Morgan Indonesia mengatakan, sektor batubara masih dibayangi resiko penurunan produksi, seiring berlanjutnya musim hujan pada kuartal tiga 2010,”Ini berarti, pada full year 2010, akan terjadi penurunan laba dari perusahaan batubara,” ujarnya kepada INILAH.COM.

Di tengah kondisi ini, Stefanus menyarankan investor untuk waspada terhadap saham Adaro Energy (ADRO). Menurutnya, emiten ini memiliki banyak faktor negatif, seperti penurunan produksi dan penurunan pendapatan.

Selain itu, valuasi terhadap saham ADRO sudah mahal. Dengan Price Earning (PE) ratio industri 2011 sebesar 13,1 kali, PER ADRO mencapai 16,3 kali. “Rekomendasi underweight unutk ADRO karena harga saham sudah mahal,” katanya.

Ia pun memprediksikan, para investor akan beralih ke saham Indo Tambangraya Megah (ITMG). Salah satunya karena secara valuasi ITMG lebih murah, dimana PER perseroan mencapai 10,9 kali, “Ada switching hari ini dari ADRO ke ITMG,” ujarnya.

Pelepasan saham mayoritas ITMG dari Banpu Minerals Singapore Pte Ltd (Banpu), meningkatkan jumlah saham publik yang beredar, likuiditas pun naik. Hal ini mengindikasikan adanya review yang akan memberikan target harga baru untuk ITMG.

Seperti diketahui, Ban

Sumber : INILAH.COM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: