brau 2 go FA$+3R… 110810


11/08/2010 – 15:53
Investor Antri Pesan Saham Berau Coal
Agustina Melani

(inilah.com/ Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta – Puluhan orang mengantri mengambil formulir untuk memesan saham perdana PT Berau Coal Energy Tbk.

PT Berau Coal Energy Tbk telah melakukan penawaran umum perdana saham sejak Selasa (10/8) lalu.

Dari pantauan INILAH.COM, penawaran umum perdana saham Berau Coal cukup diminati oleh investor ritel.

Penawaran umum saham perdana PT Berau Coal Energy Tbk bertempat di Menara Dea. Tampak security dan pihak kepolisian menjaga penawaran umum saham perdana PT Berau Coal. Puluhan orang pun mengantri mengambil

formulir untuk memesan saham perdana PT Berau Coal Energy Tbk. Sambil mengantri, para investor yang ingin mengambil formulir pemesanan saham Berau Coal juga diiringi musik yang dimainkan oleh pemain band.

Masa penawaran saham perdana ini berlangsung hingga besok (12/8).

Salah satu investor ritel PT Panin Sekuritas Jimmy Gunawan yang ditemui INILAH.COM mengatakan selama satu jam mengantri untuk mengambil formulir memesan saham perdana PT Berau Coal Energy. Jimmy tertarik beli saham PT Berau Coal Energy karena saham perdananya termasuk murah dan bergerak di sektor batubara yang cenderung menarik. Jimmy berencana memesan 25 lot untuk saham Berau Coal Energy. “Untuk investor ritel, saham Berau Coal termasuk murah dan buat investasi,” ujar Jimmy, Rabu (11/8).

Jimmy tertarik berinvestasi di saham sejak 1980. Menurutnya, ketika harga saham turun dan saat itu sedang membutuhkan dana untuk biaya sekolah anak merupakan pengalaman menarik dan mendebarkan. Tetapi ia tetap berminat untuk investasi di pasar modal.

Direktur Investment Banking PT Danatama Makmur Vicky Ganda Saputra mengatakan saham perdana yang dilepas sekitar 3,4 miliar saham. Sekitar 98% dialokasikan untuk fixed alotement dan sisa sekitar 2% belum

dialokasikan. Penawaran saham umum perdana ini sekitar 80%-85% ditujukan untuk investor institusi dan sekitar 10%-15% untuk investor ritel. “Dari investor insituti yang berminat sekitar 80%-85% maka lebih 50% adalah asing,” ujar Vicky saat dihubungi INILAH.COM, Rabu (11/8).

Vicky menambahkan pihaknya menargetkan investor institusi karena memiliki horison investasi jangka panjang dibandingkan investor ritel. Seperti diketahui, PT Berau Coal Energy Tbk mendapatkan ijin efektif

dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) pada 6 Agustus 2010, masa penawaran 10 Agustus-12 Agustus 2010 dan pencatatan di BEI pada 19 Agustus 2010. [cms]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: