berau coal 2 do ipo … 250710


Berau Coal Targetkan Dana IPO Rp 2,8 Triliun
Friday, July 23rd, 2010
oleh : Eva Martha Rahayu

Emiten yang tercatat di papan utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bertambah satu lagi. Adalah PT Berau Coal Energy (BCE), induk perusahaan PT Berau Coal akan melepas 7 miliar saham perdananya dalam Initial Public Offering (IPO) di harga Rp 300-400 per lembar. Dari hasil IPO itu, dana yang ditargetkan berkisar Rp 2,1 triliun hingga Rp 2,8 triliun.
Perseroan mencatatkan total saham yang dimiliki pemegang saham lama berjumlah 31,5 miliar lembar saham, sehingga pasca IPO nanti jumlah saham pemilik lama, yakni PT Bukit Mutiara akan terdilusi menjadi 81,82% dari jumlah sekarang 99,99%. Sementara pemegang saham lainnya PT Bentara Energi Asia Utama hanya memiliki 0,001%. Dengan demikian, setelah penawaran umum jumlah saham yang dicatatkan sebanyak-banyaknya 38,5 miliar lembar saham.
Dana hasil IPO akan digunakan 8% untuk membayai akuisisi. BCE hendak mengakuisisi seluruh saham Maple Holdings Limited yang dimiliki oleh Regulus International Pte Ltd. melalui anak usahanya yang bernama Seacoast Offshore Inc. Nilai akuisisi 100% saham Maple ditaksir mencapai US$ 206,023 juta atau setara Rp 1,92 triliun.
Dana tersebut akan disalurkan kepada Seacoast dalam bentuk pinjaman. Pinjaman itu berjangka waktu 5 tahun dengan tingkat bunga 2,5% pertahun dan akan dibayar kembali secara tunai. Rencananya, dana hasil pembayaran kembali tersebut, akan dipergunakan untuk modal kerja perseroan untuk membeli batu bara sebagai bahan baku campuran (blending) batu bara yang diproduksi BCE.
Selain 8% untuk akuisisi, sisa dana IPO 92% bakal dipergunakan untuk belanja modal (capital expenditure/capex). Manajemen BCE memperkirakan perolehan pernyataan efektif IPO pada 6 Agustus 2010. Masa penawaran pada 10-12 Agustus 2010. Pencatatan di BEI (listing) pada 19 Agustus 2010.
Setelah IPO, struktur pemegang saham Berau Energy adalah PT Bukit Mutiara sebanyak 31.499.999.500 saham (81,81%), PT Bentara Energi Asia Utama sebanyak 500 (0,01%), masyarakat sebanyak 7.000.000.000 (18,18%).
Selain itu, BCE memastikan telah mendapatkan dana sebesar US$ 750 juta, di luar dana hasil IPO. Dana tersebut didapatkan dari penerbitan obligasi global sebesar US$ 400 juta, dan pinjaman bank-bank asing sebesar US$ 350 juta. “Pinjaman bank ini di-lead oleh Credit Suisse dan Deutche Bank,” kata Komisaris Berau Coal Energy, Rosan P. Roeslani. Dana ini akan dipergunakan untuk refinancing utang dalam rangka pengambilalihan Berau kepada PT Bukit Mutiara kepada Credit Suisse sebesar US$ 600 juta. “Dan sisanya akan dipergunakan untuk capex,” jelasnya.
Menurut Rosan, pinjaman bank yang didapatkan tersebut berjangka waktu 4 tahun dengan bunga LIBOR plus 4,75 basis poin. “Lebih rendah dari bonds, karena harus membayar beserta pokoknya,” imbuhnya. Sementara untuk bond-nya, BCE mendapatkan bunganya 12,5% dengan jangka waktu 5 tahun.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: