adro dan energi terbarukan … 040710


02/07/2010 – 04:33
PT Adaro Energi
Komitmen Sosial Tinggi Bagi Masyarakat

PT Adaro Energy memberikan bantuan sapi kepada masyarakat di sekitar lokasi penambangan sebagai salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.
(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta – Produsen batubara PT Adaro Energy berkomitmen meningkatkan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) untuk melestarikan lingkungan serta meningkatkan status sosial ekonomi masyarakat.

“Adaro menyadari bahwa setiap perusahaan memiliki kewajiban moral untuk menciptakan lingkungan sehat dan mendukung upaya pemberdayaan masyarakat sekitar,” kata Deputy Corporate Secretary Adaro Devindra Ratzarwin, di Tanjung, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, kemarin.

Karena merupakan perwujudan tanggung jawab sosial, menurut Davindra, seluruh kegiatan CSR ini tidak berorientasi pada pada hasil semata. Tetapi lebih ditekankan terhadap pemberdayaan komunitas masyarakat lokal.

“CSR ini sekaligus untuk mempersiapkan kehidupan ekonomi masyarakat sekitar pasca-kegiatan pertambangan, sehingga dapat diharapkan berkembangnya ekonomi masyarakat yang berbasis pada sumber daya lokal,” demikian urainya.

Pada 2008 lalu, Devindra melanjutkan, PT Adaro Indonesia telah mengalokasikan dana CSR sebesar Rp28,5 miliar, kemudian pada 2009 bertambah menjadi Rp30, 32 miliar dan di 2010 meningkat jumlahnya menjadi Rp32,6 miliar.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk pengembangan ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosio-kultural, anggaran operasional dan proyek khusus. Proyek khusus yang sudah berjalan antara lain program peternakan sapi, pembiakan unggas, dan tutorial untuk persiapan siswa lokal dalam ujian nasional.

Wilayah binaan CSR itu melingkupi daerah terdekat dengan jalur tambang PT Adaro. Daerah tersebut antara lain meliputi Kalimantan Selatan (Kabupaten Tabalong, Balangan, Hulu Sungai Utara, Barito Kuala) dan Kalimantan Tengah (Barito Selatan dan Barito Timur).

Dalam program pembinaan pengembangan ekonomi, Adaro membiayai program koperasi di bidang pertanian dan industri perkebunan seperti karet dan minyak kelapa sawit. “Selain itu juga Adaro memberikan bantuan untuk proyek peternakan dan pembiakan unggas,” imbuhnya.

Lebih lanjut Devindra menjelaskan, untuk sektor pertanian/perkebunan karet sepanjang 2008 dikembangkan program budidaya memperluas area perkebunan rakyat seluas 500 hektar. Mencakup binaan 615 rumah tangga tersebar di 20 desa.

Dalam pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah, Adaro membentuk Lembaga Pengembangan Bisnis Adaro-Pama yang telah menyediakan pelatihan untuk mendukung 743 pengusaha UMKM. “Kami juga memiliki pertimbangan program reklamasi tambang kerjasama dengan United Tractors untuk mengembangkan pilot project minyak Bio Diesel,” jelasnya.

Kedua perusahaan tersebut, menurutnya, akan memulai proyek minyak biodiesel dari Jatropha dan tanaman bahan baku lainnya yang ditanam di wilayah bekas tambang. Hasil dari pengolahan biodiesel tersebut akan digunakan untuk mengoperasikan kendaraan-kendaraan yang berbahan bakar biodiesel. [mdr]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: