bipi @ elsa, RESAH … 010710


Selasa, 29/06/2010 09:02:08 WIB
Memahami masalah administrasi akuisisi Elnusa
Oleh: Bastanul Siregar
Rencana PT Benakat Pe tro leum Energy Tbk me nuntaskan akuisisi PT El nusa Tbk terus tertunda. Perseroan mengklaim itu disebabkan masalah administrasi belaka. Benarkah?
Benakat mengakuisisi 2,71 mi li ar setara 37,15% saham Elnusa milik PT Tridaya Esta melalui sebuah perjanjian yang diteken tengah malam 10 Februari 2010. Itu beberapa jam sebelum otoritas bursa memencet tombol tanda per dagangan perdana saham Be na kat di lantai bursa.

Sebuah transaksi yang dramatis. Bukan hanya karena momen it u sudah didahului permintaan s a ham perdana Benakat yang melebihi hampir 12 kali lipat dan meroketnya harga saham berkode BIPI itu hingga 67% pada debutnya, melainkan juga karena ru mitnya proses transaksi itu sen diri.

Perlu segera ditambahkan, El nusa, yang 41,10% sahamnya di kua sai PT Pertamina, adalah pe main tunggal di bisnis jasa hulu mi gas terintegrasi di Indonesia. La yanan yang ditawarkannya te ren tang mulai dari survei geoseismik, pengeboran, produksi, sampai ke jasa-jasa pendukung.

Dengan harga minyak yang te rus mendaki sejak 2008, peluang Elnusa menjadi pemain global terbuka lebar. Prospeknya men jan jikan. Ini menjelaskan kenapa ta waran serta-merta berdatangan, be gitu Tridaya mengumumkan ren cana divestasi 37,15% sahamnya di Elnusa pada April 2009.

Dari berbagai tawaran tersebut, awal Juni 2009, Tridaya yang di bantu dua perusahaan sekuritas yak ni PT CIMB Securities dan PT Ba hana Sekuritas memilih PT Sa ra toga Capital, menyisihkan se jumlah penawar lain seperti Per ta mi na dan PT Ciptadana Capital.

Tridaya memberi tempo 8 pe kan kepada Saratoga untuk me nun taskan transaksi itu, terhitung mu lai 11 Juni 2009. Namun, Sa ra to ga tak kunjung berhasil me nye lesaikan. Akhirnya, Oktober 2009, tenggat itu diperpanjang, hingga 4 bulan kemudian Be na kat sekoyong-konyong datang.

Yang menarik, Benakat datang de ngan memberikan harga pem be lian saham Elnusa yang lebih ren dah dari harga yang diajukan Sa ratoga, Rp330 per lembar. Di sisi lain, Saratoga juga menawar harga yang lebih rendah ketimbang harga yang dipatok Pertamina, Rp450 per lembar.

Pengusaha Anton Sugiyono yang memiliki Tridaya jelas bu-kan orang bodoh yang lebih ba ha gia jika asetnya dibeli dengan harga rendah. Sebaliknya, direksi Pertamina juga bukan mau beramal dengan menawarkan harga yang bahkan dinilai terlalu tinggi, ko non hingga Rp455 per lembar.

Begitu pula dengan Saratoga dan Benakat. Keduanya tidak se dang bermain hom pim pa. Pilihan mereka jelas tak ber pijak pada ruang hampa, sam pai akhir nya Benakat mengeluarkan Rp592,51 miliar guna membeli 24,6% dari total 37,15% saham Tridaya di Elnusa per 12 Maret 2010.

Dalam keterbukaan informasinya saat itu, Benakat berencana merampungkan akuisisi 12,55% sisa saham milik Tridaya di Elnusa senilai Rp302,30 miliar per 12 April, atau sebulan kemudian. Namun, sampai tenggat tersebut terlewati, transaksi yang direncanakan tak kunjung terealisasi.

Akhirnya, tenggat akuisisi itu diundur ke 12 Mei, lalu mundur lagi ke 12 Juni, dan kini ke 12 Juli-siapa tahu nanti meleset ke 12 Agustus. Pertanyaannya di sini, seberapa rumit sebetulnya masalah administrasi yang di hadapi Benakat untuk menuntas kan akuisisi tersebut?

Saham gadai

Sayang, apa yang terjadi di balik akuisisi itu tak benar-benar di buka. Manajemen Benakat hanya terus mengulang penjelasan bahwa ada masalah administrasi, tanpa memerinci. Namun, dari fakta yang terserak di sana sini, paling tidak ada 5 petunjuk yang niscaya akan membantu menjelaskan.

Pertama, 37,15% saham Elnusa milik Tridaya yang dibeli Benakat masih dalam status gadai ke Dharma Investments Pte Ltd, per usahaan investasi yang berbasis di Singapura. Saham tersebut di gadaikan Tridaya pada 16 September 2008 atau sebelum peluit kick off divestasi ditiup.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: