minyaaa($77)aak … 220610


22/06/2010 – 16:10
IHSG Istirahat, Setelah Menguat 7 Hari Terakhir
Asteria

(inilah.com)
INILAH.COM, Jakarta – Setelah sepekan penuh menguat, indeks saham akhirnya masuk ke zona negatif. Saham sektor tambang dan industri dasar memimpin pelemahan bursa.

Pada perdagangan Selasa (22/6), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 7,314 poin (0,24%) ke level 2.934,589. Indeks saham unggulan LQ45 turun 1,380 poin (0,24%) ke level 570,963.

Indeks saham di awal perdagangan bergerak volatile. Setelah dibuka melemah, indeks segera menguat 0,18% ke level 2.947. Namun, memburuknya bursa regional, membawa indeks kembali turun ke 2.936 pada sesi siang dan akhirnya ditutup di 2.934.

Analis dari PT Panin Sekuritas Purwoko Sartono mengatakan, indeks saham terkoreksi menyusul bursa regional dan Wall Street yang ditutup negatif. Indeks juga berbalik turun didorong aksi ambil untung para investor, setelah sempat menembus level tertingginya. “Aksi ambil untung muncul ketika indeks bergerak mendekati level 3.000,” ujarnya.

Turunnya harga komoditas terutama minyak dan emas, menjadi sentimen negatif lain yang menekan saham berbasis komoditas. Harga minyak di pasar Asia turun US$ 0,39 (0,5%) menjadi US$ 77,43 per barel, harga emas juga melemah US$ 3 (0,24%) ke level US$ 1.237,7 per troy ounce. “Sedangkan turunnya mata uang euro di bawah US$ 1,24 meredam kepercayaan diri investor untuk masuk pasar,”pungkasnya.

Sektor industri dasar memimpin pelemahan sebesar 1,4%. Disusul sektor tambang yang melemah 1,13%, perdagangan 0,6%, properti 0,35%, finansial 0,23% dan perkebunan 0,13%.

Sedangkan beberapa sektor lain seperti konsumsi, manufaktur, infrastruktur dan aneka industri masih menunjukkan penguatan.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dimana volume transaksi tercatat sebesar 4,770 miliar lembar saham, senilai Rp 3,465 triliun, dengan frekuensi 80.123 kali. Sebanyak 71 saham naik, 132 saham turun dan 79 saham stagnan.

Asing mencatatkan transaksi beli bersih (foreign net buy) sebesar Rp220 miliar. Dimana nilai transaksi beli mendominasi sebesar Rp1,384 triliun dan nilai transaksi jual mencapai Rp1,163 triliun.

Beberapa emiten yang melemah antara lain Goodyear (GDYR) turun Rp 500 ke Rp 12.500, Indocement (INTP) turun Rp 350 ke Rp 16.250, Bukit Asam (PTBA) urun Rp 150 ke Rp 17.050, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 ke Rp 5.750.

Sedangkan emiten-emiten yang menguat antara lain HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 1.150 ke Rp 19.100, Unilever (UNVR) naik Rp 450 ke Rp 17.400, Bank Mega (MEGA) naik Rp 150 ke Rp 3.000, Eatertainment International (SMMT) naik Rp 140 ke Rp 720.

Bursa regional didominasi pelemahan. Hanya indeks komposit Shanghai yang ditutup naik 0,1% (2,49 poin) ke level 2.588,70, dipicu janji pemerintah untuk meningkatkan fleksibilitas nilai tukar yuan. Namun, penguatan terhambat jatuhnya mata uang China terhadap dolar AS.

Sedangkan indeks Kospi di Korsel turun 8.20 poin (0.5%) menjadi 1731.48., setelah empat hari mencatat menguat. Demikian pula indeks Nikkei melorot 125.12 poin (1.2%) menjadi 10,112.89 atas aksi profit-taking pada saham komoditas yang kemarin menguat tajam.

Bursa Eropa pun dibuka melemah. Dimana indeks Stoxx 600 Eropa turun 0,3% pada 257,40, indeks FTSE 100 London tergelincir 0,6% di 5269,8, indeks DAX Frankfrut merosot 0,1% menjadi 6.287,43 dan indeks CAC-40 Paris turun 0,4% menjadi 3.720,15. [mdr]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: