semifinalis elsa: bipi … 210610


Senin, 21/06/2010 15:27 WIB
Finalisasi Akuisisi 12,55% Saham Elnusa oleh Benakat Terkatung-Katung
Whery Enggo Prayogi – detikFinance
Jakarta – PT Benakat Petroelum Energy Tbk (BIPI) hingga saat ini belum juga menyelesaikan akuisisi 12,55% saham PT Elnusa Tbk (ELSA) milik PT Tridaya Esta (TDE). Proses penyelesaiannya masih terhambat berbagai masalah administratif.

Menurut Komisaris BIPI dan juga ELSA, Erry Firmansyah, realisasi finalisasi akuisisi masih terhambat berbagai masalah kelengkapan yang bersifat administratif. Sayangnya, ia enggan membeberkan detilnya.

Namun menurut kabar yang diterima detikFinance, realisasi akuisisi sisa 12,55% saham tersebut terhambat lantaran saham-saham milik TDE itu masih tersangkut pada krediturnya. TDE dikabarkan belum dapat membebaskan 12,55% saham tersebut lantaran belum dapat melunasi utang gadai sahamnya.

Kabar lain mengatakan pinjaman dari PT Indotambang Perkasa, pemegang saham BIPI untuk mengakuisisi ELSA memang belum dapat dicairkan seluruhnya lantaran adanya masalah pada saham-saham ELSA milik TDE yang belumd apat dibebaskan. Sayangnya, Erry enggan membeberkan detil masalahnya.

“Masih terus berjalan. Kalau batal juga diumumkan. Tenang saja,” ujar Erry kepada detikFinance, Senin (21/6/2010).

Semula, manajemen BIPI berkomitmen dapat merampungkan seluruh proses akusisi pada 12 Juni 2010. Rupanya, target finalisasi akuisisi molor lantaran adanya masalah administratif.

Kendati demikian, manajemen menargetkan finalisasi akuisisi dapat diselesaikan dalam 2-4 minggu mendatang. Pada Februari 2010, BIPI menyebutkan rencananya untuk akusisi saham ELSA, di harga Rp 330 per saham, atau total Rp 894,82 miliar. Kesepakatan ini tertuang dalam Conditional Share Sale and Purchase Agreement (CSSPA) tertanggal 10 Februari 2010. BIPI dan TDE juga telah menyelesaikan pemenuhan syarat CSSPA pada 12 Maret 2010.

Hingga 12 Maret 2010, BIPI baru memiliki 24,60% saham ELSA. Dana yang telah disetor sebesar Rp 592,5 miliar. Sedangkan sisa pembayaran tahap II, sebesar Rp 302,5 miliar (12,55%) ditargetkan rampung tahun ini.

Pelepasan Saham Patrakom

Tender penjualan PT Patra Telekomunikasi Indonesia (Patrakom), siap dilakukan usai penawaran kepada pemegang saham minoritas dilakukan, yaitu PT Tanjung Mustika. Perusahaan yang disebut terakhir hanya memiliki 20% di Patrakom.

Sedangkan ELSA dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), mempunyai 40%. Kedua emiten tersebut telah bersepakat untuk menjual saham mereka yang ada di Patrakom.

“Kalau HMETD sudah dilakukan ke pemegang minoritas, baru kita akan tender. Sampai kini peminat sudah ada dan cukup besar,” jelas Santun.

Direktur Utama TLKM, Rinaldi Firmansyah sebelumnya menyebut, divestasi Patrakom menjadi target perseroan dapat rampung di tahun 2010.

Pelepasan ini dilakukan agar perseroan fokus pada inti bisnis perseroan, hingga tidak terjadi tumpang-tindih di antara anak usaha perseroan lainnya.

(wep/dro)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: