minyaaa($74)aak … 150610


Selasa, 15 Juni 2010 | 15:09

HARGA MINYAK MENTAH

Harga Minyak Kembali Melorot

JAKARTA. Harga minyak mentah dunia kembali jatuh dan tidak berhasil mempertahankan penguatannya hari ini. Hingga pukul 14.00 WIB minyak mentah sudah jatuh ke US$ 74,80 per barel, padahal tadi pukul 10.45 WIB minyak sempat mengungguli level kemarin yaitu di US$ 75,37 per barel.

Jatuhnya kembali harga minyak mentah karena kekhawatiran atas gagal bayar utang Eropa. Kecemasan investor ini melebihi spekulasi meningkatnya permintaan bahan bakar setelah produksi industri di Eropa dan AS naik.

Sebelumnya, minyak menguat karena spekulasi meningkatnya produksi industri Amerika Serikat sebesar 0,9% pada Mei lalu dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Apalagi cadangan minyak Negeri Uwak Sam diprediksi turun 1,75 juta barel untuk pekan ketiga ini dari total 361,4 juta barel pekan sebelumnya.

Harga minyak mentah juga menguat setelah laporan ekonomi zona Eropa menunjukkan pertumbuhan yang terbesar sejak data mulai dikumpulkan 1991 silam. Namun, pemotongan rating obligasi Yunani dari A3 menjadi Ba1 atau posisi non investment grade kembali menggoyang harga minyak mentah.

Dupla Kartini
kontan
SINGAPORE, June 15, 2010 (AFP)
Oil dipped slightly in Asian trade Tuesday as Greece’s credit standing suffered another knock, which offset positive European industrial production numbers, analysts said.

New York’s main futures contract, light sweet crude for delivery in July, slid seven cents to 75.05 dollars a barrel.

Brent North Sea crude for July delivery — which expires later Tuesday — eased a cent to 75.19 dollars.

Oil prices were restrained by the Moody’s downgrade of debt-laden Greece’s sovereign rating to “junk” status on Monday, said Victor Shum, senior principal of the Purvin and Gertz energy consultancy in Singapore.

“What happened was really the market was reacting to the news that Moody’s downgraded Greece’s government’s credit ratings to junk, therefore the market has pulled back moderately reacting to that,” he said.

However, Shum said the dip was limited as “most market participants really expected that… it was not really taken by surprise”.

Stronger-than-expected numbers for industrial production released by the European Union on Monday would also keep oil prices above 75 dollars, he said.

Eurozone industrial output jumped 0.8 percent in April from March, nearly double the gain expected by analysts.

“Those better industrial production numbers helped to push oil pricing above 75 dollars,” Shum said.

Selasa, 15/06/2010 06:35:58 WIB
Harga minyak kembali turun
Oleh: M. Rochmad Purboyo
JAKARTA (Bisnis.com): Harga minyak mentah di New York turun seiring dengan kekhawatiran akan krisis Eropa yang membayang-bayangi peningkatan permintaan produksi bahan bakar.

Minyak mentah untuk pengiriman Juli, menurut Bloomberg, turun sebesar 37 sen atau 0,5% menjadi US$74,75 per barel di New York Mercantile Exchange. Minyak mentah berada dalam level US$74,85 per barel pada pukul 6:19 a.m. waktu Singapura.

Kontrak minyak kemarin naik US$1,34 menjadi US$75,12. Ini diperkirakan karena dolar melemah setelah data menunjukkan sebuah peningkatan dalam produksi industri zona euro yang sedang berjuang melawan krisis defisit anggaran.

Minyak mentah Brent North Sea di London untuk pengiriman Juli, menurut AFP yang dikutip Antara, naik 85 sen menjadi US$75,20 per barel.

Pasar menerima dorongan setelah Uni Eropa melaporkan bahwa produksi industri di 16 negara zona euro tumbuh sebesar 0,8% pada April dari tingkat Maret dan naik 9,5% pada basis 12 bulan.

Data lembaga Uni Eropa mengatakan, angka-angka disesuaikan musiman menunjukkan 0,5% kenaikan bulanan untuk semua 27-negara Uni Eropa, yang juga mencakup raksasa non-zona euro Inggris dan negara industri kuat timur Polandia, dan naik 7,8% secara 12 bulan.

“Rilis data produksi industri Eropa yang lebih baik dari perkiraan mengangkat euro dan pasar energi pada Senin,” analis di BMO Capital Markets mengatakan dalam sebuah catatan kepada kliennya.

Bertahan terus di atas US$75 untuk kontrak utama minyak New York “akan mendorong untuk bullish dengan target kenaikan berikutnya di … US$76,75,” kata mereka.

“Sektor manufaktur telah menjadi pendorong utama ekonomi zona euro sejauh pada 2010, diuntungkan dari peningkatan permintaan domestik dan terutama permintaan ekspor serta pembangunan kembali persediaan,” kata analis IHS Global Insight, Howard Archer, yang berbasis di London.

Dia mengatakan bahwa kenaikan zona euro 12-bulan sebesar 9,5% merupakan rekor lompatan, tapi mencatat bahwa tingkat pertumbuhan bulanan melambat, “ada petunjuk bahwa kemajuan sektor hanya memulai bendera start.”

Euro lebih tinggi terhadap dolar pada Senin, memperpanjang kenaikan di tengah harapan bahwa data positif berarti krisis utang zona euro tidak akan menggelincirkan pemulihan ekonomi global, kata para dealer.

Sebuah pelemahan dolar meningkatkan permintaan untuk komoditas yang dihargakan dalam dolar karena mereka menjadi lebih murah untuk pembeli yang memegang mata uang saingan.

Hanya seminggu yang lalu, euro merosot ke terendah empat tahun terhadap dolardi akibat kekhawatiran tentang krisis utang zona euro dan defisit, mencapai US$1,1877 pada 7 Juni.

“Tampaknya risk appetite (selera terhadap risiko) kembali lagi di atas meja karena pasar ekuitas global pulih dengan kuat, sementara melemahnya dolar AS masih mendukung untuk kenaikan lebih lanjut di pasar energi,” kata analis Sucden Financial Myrto Sokou. (t03/mrp)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: