ga mempan @bumi, beralih ke adro : 030610


03/06/2010 – 09:47
Jual ADRO Jika Sentuh Rp1.910
Ahmad Munjin
… selama 2009, analis pro amat suka memprediksikan tingkat harga bumi … 2010, kesukaan itu tampaknya mulai beralih ke saham2 lain, dan saat ini ke adro … well, liat aja dah

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – Saham ADRO, Kamis (3/6) diprediksikan bergerak sideways seiring negatifnya sentimen regional. Beli di atas Rp2.000, dan jual jika ADRO turun di bawah level Rp1.910!

Muhammad Alfatih, technical analyst Samuel Securities mengatakan, potensi sideways-nya pergerakan saham PT Adaro Energy (ADRO), hari ini salah satunya dipicu faktor teknis.

“ADRO akan bergerak dalam kisaran support Rp1.910 dan Rp2.000 sebagai level resistance-nya,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (2/6).

Pada perdagangan kemarin, ADRO ditutup menguat Rp10 (0,52%) menjadi Rp1.930 dibandingkan sebelumnya di level Rp1.920. Harga tertingginya mencapai Rp1.970 dan terendah Rp1.880. Volume transaksi mencapai 89,7 juta unit saham senilai Rp172 miliar dan frekuensi 3.434 kali.

Alfatih kembali memaparkan, sejak awal Januari 2010, saham ADRO sudah mengalami penguatan dari level Rp1.725 hingga Rp2.250. Tapi, seiring penurunan market, Adaro mengalami koreksi hingga sempat menyentuh level Rp1.700 per saham. “Tapi, dalam dua pekan terakhir saham batubara ini menguat hingga level Rp1.930 kemarin,” ujarnya.

Menurutnya, pergerakan saham ADRO dalam jangka pendek, mengalami sideways di level support dan level resistance-nya. Karena itu, arah selanjutnya akan sangat ditentukan level support dan resistance jangka pendek.

“Jika melihat dari pertengahan April, saham ADRO sudah berada pada tren penurunan,” ucapnya. Karena itu, kemungkinan turun lebih besar dari pada peluang penguatannya.

Ia memprediksikan, jika ADRO turun di bawah Rp1.910, saham ini berpeluang terus melemah ke arah Rp1.800-1.700. ADRO akan meneruskan tren turun yang sudah terjadi sejak akhir April itu. “Tren turun jangka menengah ini akan berakhir jika ADRO bisa naik di atas angka Rp2.000,” timpalnya.

Peluang koreksi ADRO, lanjut Alfatih, lebih dipicu sentimen market terutama regional yang masih khawatir atas krisis fiskal di Eropa. Bursa regional pada umumnya sedang mengalami tekanan.

“Apalagi, harga batubara dunia sejak awal Mei mengalami penurunan ke level US$96 per metrik ton dari sebelumnya di level US$108 berdasarkan harga di Newcastle,” imbuhnya.

Begitu juga harga minyak mentah dunia yang saat ini masih berada di level US$72 per barel dari sebelumnya US$80-an per barel . Ini menjadi sentimen negatif bagi batubara termasuk saham di sektor ini seperti ADRO.

Sementara itu, aksi korporasi Adaro yang mengandalkan kas internal untuk membiayai pembelian 25% saham PT Indonesian Coal Project (ICP) di Maruwai, Kalimantan Tengah senilai US$335 juta, menurutnya tidak akan berpengaruh banyak pada pergerakan ADRO hari ini.

“Memang ini akan menambah pemasukan, tapi pasar harus mencermati pembeliannya di harga berapa,” tukasnya. Menurutnya, pasar harus mengetahui, apakah pembelian itu di harga premium atau di harga diskon. Sebab, hal itu akan mempengaruhi persepsi market. “Jika ADRO beli di harga premium tentunya tidak akan menjadi sesuatu yang menguntungkan. Pasar juga harus mencermati pembagian dividen,” timpalnya.

Alfatih merekomendasikan beli jika ADRO naik di atas Rp2.000. Sebab level ini menunjukkan, tren kenaikannya sudah muncul. “Tapi, pemodal harus siap beralih (switching) ke saham lain jika ADRO turun ke bawah Rp1.910 per saham,” pungkas Alfatih. [mdr]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: