energi alternatif, WAJIB dapat insentif lah … 270510


AS usul pemberian insentif pajak bagi clean energy
Rabu, 26/05/2010 15:42:45 WIBOleh: Linda Tangdialla
JAKARTA (Bisnis.com): Amerika Serikat menginginkan negara-negara menerapkan kebijakan pajak yang meringankan industri energi ramah lingkungan (clean energy).

Menurut Menteri Perdagangan AS Gary Locke, selama ini negara-negara mengandalkan bahan bakar fosil sebagai energi utama mereka, tetapi dengan kecenderungan kelangkaan energi berbasis fosil di masa mendatang maka perhatian harus diarahkan pada pengembangan energi ramah lingkungan.

Dia menilai industri energi ramah lingkungan perlu mendapatkan perlakuan khusus, “agar tercipta level playing field yang sama dengan industri berbasis fosil.”

Dia menyampaikan hal itu kepada media seusai acara makan siang dengan Kadin AS di Jakarta, hari ini.

Locke berada di Indonesia sejak kemarin, bersama wakil dari 10 perusahaan AS yang bergerak di energi ramah lingkungan, dalam misi perdagangan tingkat kabinet pertama pemerintahan Obama.

Kedatangannya itu terkait dengan rencana kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Indonesia pada Juni minggu kedua atau ketiga. Tak ada satu pun pejabat pemerintah AS maupun Kedubes AS di Jakarta yang bersedia mengungkapkan kapan persisnya Obama tiba di Jakarta dan berapa lama dia akan berada di Indonesia.

Namun, mereka memastikan bahwa Obama akan membawa keluarganya, mengingat anak-anaknya sudah libur sekolah pada Juni. Obama sempat dua kali menunda kedatangannya ke Indonesia karena masalah domestik yang mendesak di negaranya.

Locke mengatakan perusahaan-perusahaan yang ikut dalam misi dagangnya ke Indonesia itu berada di garda depan gerakan untuk memenuhi kebutuhan dunia akan energi bersih.

“Ketika mereka memperluas kehadiran mereka di negara-negara yang berkembang pesat seperti Indonesia, mereka dapat membantu memecahkan berbagai tantangan besar yang berkaitan dengan energi dan lingkungan, sekaligus menciptakan pekerjaan dengan upaya yang baik bagi rakyat Amerika dan Indonesia. Ini adalah keuntungan bagi semua pihak yang terlibat,” katanya.

Selama dua hari di Indonesia, Locke dan anggota delegasinya terlibat dalam sejumlah pertemuan membahas energi ramah lingkungan dengan para pejabat Indonesia dan perwakilan bisnis, serta mengadakan pertemuan bilateral dengan pejabat-pejabat pemerintah senior.

Menurut Locke, seorang menteri AS keturunan China, pertemuannya dengan pejabat Indonesia sangat produktif karena memberi informasi langsung mengenai peluang-peluang teknologi bersih dan iklim usaha di Indonesia.

“Perusahaan Amerika yang ikut dalam misi kami berharap mendapat manfaaat berupa kesempatan untuk melakukan usaha baru di Indonesia,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan harapannya bahwa Indonesia membuka lebih banyak bidang usaha bagi investor asing. Perusahaan AS yang ikut dalam rombongan Locke adalah Capstone Turbine Corp, Caterpillar, Echelon Corp, Emerson Electric, General Electric Co, Lockheed Martin Global Inc, Oshkosh Corp, Peabody Energy, Pratt & Whitney Power Systems Inc, dan Prime Engineering Inc.(fh)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: