ada yang berminat … 210510


Jumat, 21/05/2010
EKSPLORASI
18 Wilayah migas ditawarkan
Cetak
JAKARTA: Pemerintah menawarkan 18 wilayah kerja minyak dan gas bumi pada periode penawaran tahap pertama 2010 dari total 34 wilayah kerja yang ditargetkan untuk dilepas pemerintah tahun ini.

Selain 18 wilayah kerja migas, pemerintah juga menawarkan sembilan blok gas metana batu bara (coal bed methane/CBM).

Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Evita Herawati Legowo mengatakan dari total 18 wilayah kerja atau blok migas yang ditawarkan, 12 blok melalui tender reguler dan enam blok lainnya ditawarkan melalui pengajuan langsung atau studi bersama.

Menurut dia, jumlah blok yang ditawarkan tersebut masih merupakan penawaran tahap pertama dari total 34 wilayah kerja yang ditargetkan untuk dilepas tahun ini. (Bisnis/raf)
20/05/2010 – 14:57
Pemerintah Buka Lelang 9 Gas Metana Batubara
Makarius Paru

(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta – Pemerintah kembali mengumumkan pembukaan tender eksplorasi dan eksploitasi 9 wilayah kerja Gas Metana Batubara (GMB) yang terdiri atas lima blok regular tender dan empat blok GMB direct proposal tender.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Evita Legowo mengumumkan 9 WK GMB yang dibuka tendernya adalah lima GMB regular yang terdiri dari GMB Kampar yang berada di Sumatera, GMB Pelalawan (Sumatera), BMG Penajam Pasir I (Kalimantan), GMB Penajam Pasir II (Kalimantan), GMB Kendang (Kalimantan), Direct proposal tender, GMB Sijunjung (Sumatera), Kutai Barat (Kalimatan), Kutai Timur (Kalimantan), dan Kapuas (Kalimantan)

Untuk tender langsung (direct offer), akses dokumen mulai dibuka 30 Juni sampai 13 Agustus 2010, forum klarifikasi dimulai 5 Juli sampai 20 Agustus 2010, pengumpulan dokumen partisipasi pada 18 Agustus 2010.

Sementara untuk yang regular tender, akses dokumen dimulai pada 30 Juli sampai Oktober 2010, forum klarifikasi dari 5 Juli 2010 sampai 22 Oktober 2010, pengumpulan dokumen partisipasi pada 29 Oktober 2010. [cms]
Pemerintah Tawarkan 18 Sumur Migas dan Gas Metana
KAMIS, 20 MEI 2010 | 16:12 WIB

TEMPO/Maha S Adi.

TEMPO Interaktif, Jakarta – Pemerintah menawarkan 18 wilayah kerja minyak dan gas bumi serta sembilan wilayah kerja gas metana batu bara atau coal bed methane kepada para investor tahun ini.

“Penawaran ini merupakan yang pertama untuk 2010,” kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Evita Herawati Legowo dalam acara penutupan Seminar dan Pameran Indonesian Petroleum Association ke-34 di Jakarta, Kamis (20/5).

Penawaran wilayah kerja tersebut terbagi dalam dua metode tender, yaitu penawaran langsung (direct proposal) dan tender biasa (regular tender).

Dalam penawaran langsung, investor yang berminat pada satu wilayah kerja bisa melakukan uji awal dan diberikan prioritas utama ketika melakukan tender. Sementara dalam tender biasa, para investor bersama-sama melakukan penawaran, dan pemerintah akan menunjukkan yang paling baik dan menguntungkan negara.

Evita mengatakan, terdapat enam wilayah kerja minyak dan gas bumi yang melalui penawaran langsung, yaitu North West Natuna (Riau), North Sokang (Riau), Titan (Jawa Timur), Bone (Sulawesi Selatan), Onin (Papua), North Arafura (Papua).

Sebanyak 12 wilayah kerja minyak dan gas bumi ditawarkan biasa, yaitu Sokang (Riau), Singkil (Sumatera Utara), Nias (Sumatera Utara), Sunda Strait IV (Selat Sunda), Sunda Strait III (Selat Sunda), Sunda Strait II (Selat Sunda), South Kangean II (Jawa Timur), South Kangean I (Jawa Timur), South West Makassar (Sulawesi Selatan), Wokam I (Papua), Wokam II (Papua), Digul (Papua)

Untuk penawaran wilayah kerja gas metana batu bara, terdapat empat yang ditawarkan langsung, yaitu Sijunjung (Sumatera Barat), Kutai Barat (Kalimantan Timur), Kutai Timur (Kalimantan Timur), dan Kapuas (Kalimantan Selatan).

Terakhir lima wilayah kerja gas metana batu bara ditawarkan biasa, yaitu Kampar (Riau), Pelalawan (Riau), Penajam Pasir I (Kalimantan Timur), Penajam Pasir II (Kalimantan Timur), Kedang (Kalimantan Timur).

Pemerintah menargetkan total investasi dari penawaran wilayah kerja minyak dan gas serta gas metana batu bara tahun ini mencapai US$ 13 miliar. “Kami tunggu investasi Anda,” tutur Evita di depan para pelaku minyak dan gas bumi.

Presiden Indonesian Petroleum Association Ron Aston dalam pidato penutupan mengatakan, Indonesia memiliki penawaran yang atraktif untuk investasi. “Permintaan energi di Indonesia tumbuh cepat dan banyak investasi diperlukan untuk memenuhi permintaan tersebut,” katanya.

Namun, banyak isu yang masih menjadi kekhawatiran para investor, terutama soal konsistensi dan kepastian hukum serta aturan cost recovery (biaya operasional yang akan dikembalikan kepada kontraktor minyak) yang belum selesai.

SORTA TOBING

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: