punya doku, beli tukh adro … 300410


30/04/2010 – 08:39
ADRO Masih Mendapat Rekomendasi Beli
Mosi Retnani Fajarwati

(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta – Kendati terkoreksi pada perdagangan kemarin, saham PT Adaro Energy (ADRO) berpotensi besar untuk terus melaju. Sentimen fundamental dan tren kenaikan harga batubara menjadi katalisnya.

Direktur PT Bridge Capital, Aji Martono mengungkapkan, secara teknikal potensi penguatan ADRO masih ada. “Dilihat dari perdagangan kemarin saja, investor masih melakukan akumulasi beli,” ujarnya kepada INILAH.COM, Jumat (30/4) petang.

Pada penutupan perdagangan Kamis (29/4), saham ADRO ditutup terkoreksi 25 poin ke Rp2.125, dengan pergerakan di kisaran 2.125-2.175. Sementara volume perdagangan mencapai 29.307.500, diiringi nilai transaksi yang mencapai Rp62,9 miliar dengan frekuensi 779 kali. “Penurunan terjadi karena profit taking,” ujarnya

Sepanjang 2009, perseroan yang bergerak di pertambangan batubara ini mencatatkan kenaikan laba bersih hingga 392% ke Rp4,4 trliun, dibandingkan 2008 yang hanya Rp887 miliar. Kenaikan juga terjadi pada pos pendapatan usaha 49% ke Rp26,9 triliun dan EBITDA 147% ke Rp11 triliun, yang merupakan rekor barunya. “Kinerjanya tidak mengecewakan,” ujarnya.

ADRO mencatatkan laba bersih per saham untuk tahun buku 2009 sebesar Rp136,5. “Ekspektasi perolehan dividen yang lebih baik, juga menjadi penyumbang sentimen positif,” tuturnya. Untuk tahun buku 2008, manajemen ADRO membagikan dividen sebesar 42,5% dari laba atau sama dengan Rp337,43 miliar.

Tren kenaikan harga batubara dunia yang dipicu oleh penguatan harga minyak, juga menjadi cambuk bagi saham ADRO untuk melaju. Minyak pada perdagangan kemarin, kembali berada pada level US$83,22. Para analis memprediksikan, sepanjang 2010 ini harga minyak akan berada pada kisaran US$80-85 per barel.

Untuk perdagangan Jumat (30/4), saham ADRO diperkirakan berada pada kisaran Rp2.000-2.250. “Dalam jangka menengah bisa mencapai Rp2.400,” ujarnya. Ia merekomendasikan beli saham ADRO baik jangka pendek, menengah, maupun panjang. “Akumulasi beli untuk jangka pendek, menengah, panjang,” ungkapnya. [ast/mdr]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: