minyaaa($85)aak … 300410


30/04/2010 – 08:08
Wow! Harga Minyak Melesat Lagi di Atas US$85
Mosi Retnani Fajarwati

(IST)
INILAH.COM, New York – Harga minyak mengikuti penguatan pasar saham pada perdagangan Kamis (29/4). Harga acuan minyak untuk kontrak Juni naik US$1,95 ke US$85,17 per barel pada New York Mercantile Exchange.

Harga minyak mengikuti pasar saham, dipicu oleh kinerja kuartal I 2010 yang positif serta data pengangguran yang dipaparkan Departemen Tenaga Kerja AS kemarin.

Beberapa perusahaan migas seperti Exxon Mobil Corp., ConocoPhillips and Occidental Petroleum Corp. menyatakan, kinerja kuartal I mereka naik secara signifikan dan Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan klaim insentif pengangguran turun pada pekan lalu.

Nilai tukar dolar AS pun melemah terhadap mata uang utama dunia lainnya, sehingga minyak menjadi makin menarik bagi para trader. Pada perdagangan Nymex lainnya, harga minyak cair naik 2,22 sen ke US$2,25 per galon dan gasolin naik 2,29 sen ke US$2,35 per galon. Di London, harga Brent naik 74 sen ke US$86,9 pada ICE futures. [mre/san/cms]
Harga Minyak Tembus USD85, Gas Alam Kena Imbas
Jum’at, 30 April 2010 – 09:04 wib

Andina Meryani – Okezone

NEW YORK – Harga minyak mentah dunia kembali merangkak di atas USD85 per barel setelah laporan terbaru yang menunjukkan perekonomian Amerika Serikat (AS) yang semakin menguat.

Namun, peningkatan harga minyak ini berimbas pada penurunan tajam pada harga gas alam setelah pemerintah menyatakan persediaan yang ada melebihi yang diharapkan di tengah melemahnya permintaan minyak dan gas.

Harga gas alam turun USD8,5 persen setelah Administrasi Informasi Energi, Departemen Energi AS menyatakan bahwa persediaan gas alam yang ada di penyimpanan bawah tanah di 48 negara bagian tumbuh lebih rendah sebesar 83 miliar kaki kubik menjadi sekitar 1,912 triliun kaki kubik pada 23 April.

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Platts, informasi energi lengan McGraw-Hill Cos tingkat persediaan 18,8 persen di atas rata-rata lima tahun dan 5,6 persen di atas tingkat penyimpanan tahun lalu .

Gas alam untuk pengiriman Juni turun 36,8 sen menjadi mantap pada USD3,98 per 1.000 kaki kubik di New York Mercantile Exchange.

Perusahaan baru lebih mencari sumber gas alam, analis Hamza Khan dari Laporan Schork mengatakan bahwa harapannya adalah bahwa gas akan digunakan sebagai pengganti batu bara untuk menjalankan pembangkit listrik lebih banyak, karena pembakarannya lebih bersih dengan sedikit emisi. Untuk saat ini, permintaan untuk listrik dan gas alam menjadi lemah dalam ekonomi pulih.

“Kami mengharapkan membangun besar dalam gas alam dan itulah yang kami lihat,” kata analis Hamza Khan sebagaimana dikutip AP, Jumat (30/4/2010).

Sementara itu, baik minyak dan bensin eceran naik untuk hari kedua meskipun persediaan minyak mentah meningkat. Analis berpikir pedagang mencari kejayaan yang terjadi pada masa lalu untuk tanda-tanda ekonomi membaik.

“Intinya adalah bahwa gejala terus berubah, tetapi sumber kekuatan yang mendasari adalah harapan bahwa pemulihan ekonomi tak terbatas akan memberi kita permintaan lebih tinggi. Sepertinya cukup baik untuk harga minyak, bahkan jika itu masuk akal bagi kita.” kata konsultan energi AS Cameron Hanover.

Benchmark minyak mentah untuk pengiriman Juni naik USD1,95 menjadi USD85,17 per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mengikuti pasar saham yang lebih tinggi, yang mendukung laporan laba dari sejumlah perusahaan dan tanda-tanda ekonomi kuat. Exxon Mobil Corp, ConocoPhillips dan Occidental Petroleum Corp mengatakan keuntungan mereka kuartal pertama melonjak secara signifikan terhadap harga minyak yang lebih tinggi, dan Departemen Tenaga Kerja mengatakan, klaim awal untuk tunjangan pengangguran jatuh pekan lalu.

Dolar melemah terhadap mata uang global lainnya, membuat komoditas seperti minyak, yang dihargai dengan dollar, lebih menarik bagi pembeli di luar negeri.

Dalam perdagangan NYMEX lain dalam kontrak Mei, minyak pemanas naik 2,22 sen menjadi pada USD2,2512 per galon, dan bensin memperoleh USD2,29 sen menjadi pada USD2,3556 per galon. Kedua kontrak berakhir Jumat.

Di London, minyak mentah Brent naik 74 sen menjadi mantap pada USD86,90 di bursa berjangka ICE.(adn)

(rhs)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: