pasar ambil laba, adro MENGAKUI : 270410


Waspadai Kenaikan Tinggi, Pasar Ambil Untung
Selama transaksi, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 2.944,44 dan terendah 2.932,05.
SELASA, 27 APRIL 2010, 12:20 WIB
Arinto Tri Wibowo

VIVAnews – Sentimen negatif indeks bursa regional dan aksi sebagian pemodal yang merealisasikan keuntungan jangka pendek (profit taking) memicu pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pada akhir transaksi sesi pertama Selasa 27 April 2010, IHSG terkoreksi 2,75 poin (0,09 persen) ke level 2.941,95. Namun, pelemahan IHSG masih lebih baik dibanding saat pembukaan transaksi yang turun 4,09 poin (0,14 persen) menjadi 2.940,61.

Selama transaksi, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 2.944,44 dan terendah 2.932,05.

Volume transaksi saham mencapai 8,02 juta lot senilai Rp 1,89 triliun dengan frekuensi 65.296 kali. Sebanyak 95 saham menguat, 92 melemah, 77 stagnan, dan 234 saham lainnya tidak terjadi transaksi.

Tim riset PT Reliance Securities Tbk dalam ulasannya di Jakarta, mengatakan, pelemahan IHSG di antaranya karena minimnya sentimen positif dari eksternal. Hal itu terlihat dari tipisnya pergerakan indeks-indeks di bursa luar.

“Investor sebaiknya waspada terhadap pergerakan harga-harga saham yang kemungkinan sudah cukup tinggi saat ini,” kata tim riset itu.

Di bursa Asia, indeks bergerak bervariasi, dengan Hang Seng melemah 215,19 poin (1 persen) ke posisi 21.371,87, Nikkei 225 menjadi 11.196,23 atau menguat 30,44 poin (0,27 persen), dan Straits Times terkoreksi 16,99 poin (0,57 persen) ke posisi 2.985,63.

Saham-saham yang mendorong penurunan IHSG di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) melemah Rp 600 (1,27 persen) ke posisi Rp 46.400, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) terkoreksi Rp 50 (0,63 persen) menjadi Rp 7.850, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun Rp 50 (0,56 persen) ke level Rp 8.850.

Sementara itu, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) juga melemah Rp 50 (2 persen) menjadi Rp 2.450, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) terkoreksi Rp 25 (1,13 persen) ke posisi Rp 2.175, dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) melemah Rp 25 (0,59 persen) menjadi Rp 4.150. (hs)

arinto.wibowo@vivanews.com

• VIVAnews

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: