minyaaa($81)aak … (190410)


Minyak terpangkas dipicu laju investasi ke US$
Senin, 19/04/2010 17:20:21 WIBOleh: Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Harga minyak mentah kembali terpangkas untuk ketiga harinya seiring aksi investor mengalihkan investasinya ke aset yang dinilai tidak terlalu berisiko akan gejolak di pasar, yakni dolar AS.

Aksi pengalihan investasi ini setelah regulator pasar modal AS, Securities and Exchange Commission (SEC), menuntut Goldman Sachs Group Inc atas tuduhan penipuan obligasi terkait subprime mortgage senilai lebih US$1 miliar.

“Investor cenderung mengalihkan investasi dari komoditas ke dolar AS untuk mengantisipasi gejolak pasar,” kata Analis Komoditas PT Harumdana Berjangka Nanang Wahyudin kepada Bisnis.com, hari ini.

Dia menambahkan dolar AS cenderung menjadi pilihan ketika terjadi gejolak di pasar (safe haven), dengan demikian dolar AS biasanya menguat ketika sentimen pasar negatif, sedangkan aset lainnya terkoreksi khususnya minyak mentah. Koreksi ini akan berlanjut hingga ada keputusan atas kasus Goldman.

Sentimen negatif, lanjut Nanang, datang dari kasus Goldman versus SEC, serta ada kemungkinan Yunani akan menarik pinjamannya.

Harga minyak untuk kontrak pengiriman Mei turun 2,1% menjadi US$81,51 per barel melalui transaksi elektronik di New York Mercantile Exchange. Harga sudah terpangkas delapan kali dalam sembilan hari transaksi setelah sempat menyentuh level US$87,09 pada 6 April, level tertinggi sejak Oktober 2008.

Pada saat SEC mengumumkan tuntutannya kepada Goldman, pada 16 April, harga kontrak minyak pengiriman Mei, yang akan berakhir Selasa, langsung terpangkas US$2,27 menjadi US$83,24 per barel, penurunan terbesar sejak 5 Februari.

Analis komoditas CWA Global Markets Pty Toby Hassall seperti dikutip Bloomberg mengatakan penguatan dolar AS terhadap euro menurunkan daya tarik komoditas, ditambah lagi diperkirakan persediaan minyak di AS akan lebih banyak dari rata-rata.

Dengan demikian organisasi negara-negara pengekspor minyak (OPEC) akan menunggu turunnya persediaan minyak sebelum memutuskan untuk menaikkan pasokan. Energy Information Administration (EIA) dalam situs resminya memproyeksikan konsumsi minyak mentah dunia bertumbuh 1,5 juta barel per hari pada 2010 dan 1,6 juta barel per hari pada 2011.

Pertumbuhan ini seiring dengan pemulihan ekonomi global. Dengan demikian EIA memproyeksikan harga minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) berpotensi melanjutkan fluktuasinya dalam transaksi hariannya dan rata-rata di level US$81 per barel pada 2010 dan US$85 per barel pada kuartal IV/2011.

Euro melemah hingga level terendah sepekan terhadap dolar AS setelan para menteri keuangan Uni Eropa memberitahu kepada pemerintah Yunani untuk bertahan untul paket bailout dari dana moneter internasional (IMF). Dolar AS ditransksikan pada level US$1,3444 per euro dari US$1,3503.(yn)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: