minyaaa($84)aak … 140410


Laporan IEA jatuhkan harga minyak
Rabu, 14/04/2010 06:33:39 WIBOleh: Antara
NEW YORK (Antara): Harga minyak jatuh pada Selasa, karena Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan tentang risiko potensial untuk pemulihan ekonomi yang ditimbulkan oleh tingginya biaya energi.

Kontrak berjangka utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman Mei turun 29 sen menjadi US$84,05 per barel.

Minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Mei juga tergelincir lima sen menjadi US$84,72.

IEA merevisi naik proyeksi permintaan minyak dunia pada 2010 sebesar 30.000 barel per hari karena aktivitas ekonomi tak terduga yang kuat di Amerika Amerika, Asia dan Timur Tengah.

Namun, IEA juga memperingatkan dalam laporan bulanan terakhirnya bahwa harga minyak di atas US$80 per barel bisa menghambat pemulihan ekonomi.

“Adapun subsidi harga yang sedang berlangsung dapat melindungi konsumen non-OECD dari realitas dari setiap potensi lonjakan baru dalam harga, ini, ditambah kredit yang ketat dari dua tahun lalu, bisa menghambat pemulihan ekonomi OECD atau membuat OECD lebih `kekurangan-minyak` daripada bayangan kita saat ini,” kata IEA.

“Pada akhirnya, berbagai hal bisa berubah berantakan bagi produsen jika US$80-US$100 per barel hanya dilihat sebagai baru US$60-US$80 per barel, pengerdilan pemulihan ekonomi sementara memicu bangkitnya kembali pasokan investasi non-minyak dan non-OPEC.”

Harga minyak melonjak di atas US$80 pekan lalu setelah diperdagangan dalam kisaran US$70-US$80, tingkat yang dianggap memuaskan oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan konsumen.

“Harga minyak mentah cenderung mendapatkan beberapa dukungan menyusul nada bullish dari laporan bulanan IEA yang menunjukkan bahwa rata-rata permintaan minyak mentah dunia akan mencapai rekor tertinggi sebesar 86,6 juta barel per hari (MBD) pada 2010,” kata analis Sucden Financial Research, Myrto Sokou.

IEA juga meningkatkan perkiraan untuk pasokan minyak dari negara-negara seperti Kanada dan Rusia yang tidak termasuk OPEC – yang bersama negara-negara anggota memompa sekitar 40% minyak mentah dunia.

Produksi non-OPEC direvisi naik 220.000 barel per hari menjadi 52,0 juta barel per hari untuk 2010 “menegaskan kembali pandangan pasokan lebih optimistis di tengah tingkatan harga tinggi.”

IEA menawarkan nasihat tentang kebijakan energi kepada Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD), sekelompok dari 30 negara maju dunia.

Badan Informasi Energi AS pada Rabu akan mempublikasikan laporan mingguan persediaan minyak, indikator kunci untuk pasar minyak.

“Mengingat bahwa harga-harga sangat sangat tinggi, dan persediaan sekarang dinamis yang membebani harga secara agak bearish, harga tidak runtuh, tapi Anda bisa melihat harga mengikis lebih lanjut sampai ada data ekonomi positif yang signifikan untuk meningkatkan sentimen ekonomi jangka menengah,” kata Jason Schenker dari Prestige Economics. (mrp)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: