elsa bagi dividen … 060410


06/04/2010 – 06:14
Cermati Saham Infrastruktur & Tambang
Natascha & Asteria

(inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berpotensi melanjutkan penguatan. Beberapa emiten yang mendapat rekomendasi positif adalah SMGR, ADHI, ELSA, ADRO, ITMG dan BUMI.

Analis Bumiputera Capital Ridwan Novayanto mengatakan, IHSG, Selasa (6/4) masih berpotensi menguat. Saham sektor konsumsi dan sensitif suku bunga, yang diwakili perbankan dan Astra masih akan diminati investor dan menjadi penggerak indeks.

IHSG pada perdagangan kemarin menguat dipicu kenaikan saham perbankan dan saham Astra. Realisasi pasar atas deflasi Maret kemarin, menimbulkan ekspektasi BI akan mempertahankan suku bunga di level 6,5%. “Saham Astra, yang pendapatannya diperoleh dari penjualan mobil dan motor diuntungkan karena didukung pembiayaan dari kredit,” katanya kepada INILAH.COM.

Terkait hal ini, Ridwan lebih merekomendasikan saham yang belum banyak bergerak. Meskipun secara teknikal sudah overbought, IHSG dinilai masih berpeluang naik. Ini berarti masih ada potensi pembelian saham dari investor.

Salah satu sektor yang direkomendasikan adalah infrastruktur. Ekspektasi suku bunga rendah akan menguntungkan emiten di sektor ini. Saham-saham pilihannya adalah PT Adhi Karya (ADHI) dan PT Semen Gresik (SMGR). Lepasnya kepemilikan Rajawali akan mendongkrak harga SMGR. “Karena untuk melepas kepemilikan dan keluar dari SMGR, membutuhkan harga yang tinggi,” paparnya.

Sedangkan saham PT Elnusa (ELSA) juga dijagokan, seiring beredarnya kabar di pasar bahwa untuk jangka pendek, harga sahamnya akan diangkat ke Rp700, terkait kinerja keuangan yang membaik. Selain itu, naiknya harga minyak mentah ke level US$ 85 per barel, akan membuat rata-rata harga minyak kuartal pertama 2010 tinggi. “Apalagi ELSA akan membagi dividen sebesar Rp44-45,”ujarnya.

Sedangkan untuk batubara, saham pilihannya adalah PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) dan PT Adaro Energy (ADRO). Sementara PT Bumi Resources (BUMI) lebih disarankan koleksi untuk jangka panjang. Pasalnya, masih ada permintaan ekspor dari Jepang dan China untuk produksi KPC dan Arutmin.

Pada perdagangan Senin (5/4), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tajam 57,250 poin (2,02%) ke level 2.887,246. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dimana volume transaksi mencatat 5,309 miliar lembar saham, senilai Rp5,308 triliun dan frekuensi 119.980 kali. Sebanyak 121 saham naik, 91 saham turun dan 81 saham stagnan.

Saham PT Astra International (ASII) memimpin penguatan dengan naik Rp2.200 ke Rp46.700. Saham kelompoknya seperti PT United Tractor (UNTR) mengikuti penguatannya dengan naik Rp850 ke level Rp19.450.

Beberapa emiten yang menguat antara lain PT Bank Mega (MEGA) naik Rp400 ke Rp2.400, PT Bank Central Asia (BBCA) naik Rp300 ke Rp5.750, PT Indika Energy (INDY) naik Rp300 ke Rp2.750, dan PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp250 ke Rp8.950.

Sedangkan emiten-emiten yang melemah antara lain PT Indospring (INDS) turun Rp225 ke Rp2.000, PT Astra Argo Lestari (AALI) turun Rp200 ke Rp24.600, PT International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp100 ke Rp4.600, PT Bukit Asam (PTBA) turun Rp50 ke Rp18.000, PT Charoen Pokphand (CPIN) turun Rp75 ke Rp2.725. [mdr]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: